http://www.tempointeraktif.com/hg/nasional/2007/02/20/brk,20070220-93752,id.html
Tim Pembarantasan Akan Periksa Pejabat KBRI di Manila Selasa, 20 Pebruari 2007 | 15:51 WIB TEMPO Interaktif, Jakarta:Tim Koordinasi Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi akan memeriksa pejabat Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Manila, Filipina, mengenai dugaan korupsi kunjungan rombongan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono ke Cebu, Filipina. "Saya sudah minta izin Menteri Luar Negeri agar para pejabat yang ada di Manila itu kami periksa lagi," ujar Ketua Tim Koordinasi Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi Hendarman Supandji di kantornya, Selasa (20/2). Sebelumnya tim melakukan penyelidikan terhadap dugaan penggelembungan (mark up) biaya hotel kunjungan rombongan Presiden saat menghadiri Konferensi Tingkat Tinggi ASEAN di Cebu pada 12-14 Januari lalu. Tim Koordinasi Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi telah memeriksa enam staf protokol rumah tangga Sekretariat Negara untuk menyelidiki dugaan penggelembungan tesebut. Namun, karena tidak ada alat bukti yang mendukung, penyelidikan dugaan penggelembungan pun berhenti. Wartawan The Jakarta Post yang menulis berita ini mendapat informasi mengenai dugaan penggelembungan dari pernyataan resepsionis Hotel Shangrila di Cebu dan staf Sekretariat Negara. Saat harian berbahasa Inggris tersebut memuat berita ini, Hendarman menjelaskan, ada informasi yang disampaikan secara tertulis. "Ada tambahan baru sehingga perlu diklarifikasi," kata Hendarman. Sehingga, meski dugaan penggelembungan biaya hotel berhenti, tim melanjutkan penyelidikan untuk dugaan korupsi lain. Fanny Febiana
