Bener banget tuh oom, prediksi aku juga sepi, bukan hanya harga tiket mahal, 
tapi coba cek artis dalam dan luarnya, gak sebanding dengan harga tiket, kalo 
harga tiket selangit tapi pengisi acaranya banyak pilihan, gak gitu masalah 
kali buat penggemar jazz.

Mau memasyarakat kan Jazz ke masyarakat yang mana ya kalo harga tiket dan 
pengisi acaranya seadanya gitu..??!!


----- Original Message ----
From: Yulius Kristanto <[EMAIL PROTECTED]>
To: [email protected]
Sent: Tuesday, February 20, 2007 7:32:12 PM
Subject: Re: [mediacare] Java Jazz kurang peminat?

Melihat mahalnya harga tiket, memang bisa jadi bung, even ini diprediksi sepi 
pengunjung. Mungkin harus dipikirkan sama Om Peter dkk, memasyarakatkan jazz 
bisa dibuat dengan tiket yang terjangkau. Banyak loh kawan saya yang mengelus 
dada melihat harga tiketnya yang keren itu, ckckckc... Padahal animo mereka 
cukup besar untuk menyaksikan para musisi senior dan junior di ajang tersebut. 
Bagi kalangan atas, harga sejuta lebih itu ga jadi soal kali ya, tapi kalau 
buat kelas menengah, pelajar, mahasiswa dan kuli tinta kaya saya, bisa ga makan 
setengah bulan kalau maksain nonton. ( wartawan mah emang maunya gretong mulu, 
hihiihi...peace man :p )

Kalau musisi dalam negeri sampai mendapat potongan seperti itu, cukup miris 
juga dengernya. Kok bisa ya?

Oiya, soal registrasi pers juga sepertinya bakal terulang seperti tahun pertama 
penyelenggaraanya nih. Maksudnya, bisa2 banyak rekan pers yang bersungut-sungut 
karena tidak terdaftar sebagai media peliput meski datang saat presscon pertama 
di The Sultan. Padahal Om Peter dah bilang pas presscon, bahwa, "Semua rekan 
media yang hadir di sini yang akan kita buatkan ID Card resmi. Jadi jangan lupa 
mendaftar di meja depan." Nyatanya? Banyak media yang menulis nama di sana, 
saat kita konfirmasi ulang, belum juga terdaftarkan. "Masih akan kami sortir 
lagi," ujar seorang staff wanita (ga enak ah, kalo disebut namanya :p)

Ya sudah, kita lihat saja, apakah even yang kata Om Peter sukses karena salah 
satunya lewat peran media, akan menuai hasil poistif? Semoga. Salam. Maju terus 
musik Indonesia. 

Andre James Oscar <andre.sumual@ gmail.com> wrote:

Ups, Java Jazz yang megah itu ternyata sekarang kurang peminat. Atau banyak 
yang minat tapi nggak kuat beli tiket terusan yang diatas sejuta harganya. 
Karena penjualan yang seret, jadi diramal pendapatan tidak akan memenuhi 
target. Akibatnya 90% artis/musisi pendukung LOKAL, bayarannya diturunin 40% 
dari kesepakatan harga awal. Bisa ya kayak gitu?
-- 
Andre J.O Sumual
TRAX Magazine
[music & attitude, provocative & stylish]
Wisma Kosgoro lt.6
Jl. MH Thamrin No.53
Jakarta 10350
Phone : (021) 39836061, 39832381-82, ext 157 
Fax     : (021) 39832494
Mobile : 08161161874
Email   : [EMAIL PROTECTED] com,    
             andre.sumual@ gmail.com 




Sucker-punch spam with award-winning protection.
Try the free Yahoo! Mail Beta.



 
____________________________________________________________________________________
Any questions? Get answers on any topic at www.Answers.yahoo.com.  Try it now.

Kirim email ke