Hello semua, Sekedar berbagi informasi. Tanggal 15 Februari yang lalu di Universitas Thammasat Bangkok, Thailand diadakan 'Indonesia Day'. Salah satunya dengan mengadakan seminar mengenai demokratisasi di Indonesia yang kebetulan saya hadiri. Sya tertarik menghadiri pertemua tersebut bukan karena ada pembicara Indonesia yang bakal ngomong tetapi karena ada Benedict Anderson. Dari 15 menit presentasinya, ada hal yang menarik buat saya. Menurut beliau sikap oran Indonesia kebanyakan yang apriori terhadap orang Cina bukan merupakan sikap yang ada sebelumnya. Tetapi di wariskan oleh Belanda. karena menurut beliau, orang cina di Dutch Indies itu seperti "orang asing dari timur'' tetapi anehnya orang belanda tidak menganggap dirinya seperti "orang asing dari barat". Sikap ini di wariskan turun temurun dan diterjemahkan dalam kebijakan kebijakan di segala bidang baik yang tertulis maupun yang tidak yang pada ininya adalah untuk membatasi ruang gerak orang cina di dutch indies. Asimiliasi orang cina di thailand cukup sukses dan tidak ada konflik karena thailand secara fisik memang tidak di jajah, walau segala konstitusi dan aturan-aturannya dibuat bukan oleh orang thialand sendiri tetapi oleh banyak ahli dari hampir semua perwakilan penjuru dunia (hehehhe) sentimen terhadap cina menjadi tidak terlalu terlihat disini.
Mungkin Ben Anderson benar. Lantas saya bertanay pada beliau, kenapa pada sata gejolak anti kolonialisme dulu hal ini tidak diambil sebagai salah satu upaya anti kolonialisme. Seperti ang kita tahu, sebagai salah satu pembeda antara Indonesia dan penjajahnya, dipilihlah namana bahasa indonesia, tanah air indonesia, bangsa indonesia. namun demikian sentimen warisan ini tidak dijamah sama sekali. Ketika saya bilang bahwa ada proses memilih dan menseleksi mana yang akan di ambil mana yang tidak sayangnya sentimen ini tidak dirubah. Namun demikian Ben Anderson sudah kehabisa waktu untuk menjawab siapa para elit yang melakukan negosiasi, menentukan mana yang dibicarakan mana yang tidak. Mungkin ada pencerahan? yuyun
