Pak Kiyai Haji Imam Ustadz Ayatollah indonebia indonebia,

DO YOU HAVE A SOLUTION THE SOLUTION TO NKRI PROBLEMS?

Astagafirullah!!!!!

Ustadz, dulu saya kenalin sama murid karate saya orang Arab di UH, Dr. 
Noureddine Anibou, masih ada hubungan?

Sudah banyak belajar bahasa Arab sama beliau?

Beliau nanya sama saya,"Where is Ustadz indonebia indonebia?"

Trus saya bilang sama beliau,"Dr. Anibou, he is hiding at a local Madrasah in 
Indonesia"

So, DO YOU KNOW HOW TO FIX OUR MESSED UP BANGSA?

salam,
brother mansyur (dulu pernah sekolah di madrasah di Cipete JKT selama 6 tahun)
university of houston
www.uh.edu/shotokan 
  ----- Original Message ----- 
  From: ati gustiati 
  To: [email protected] ; [EMAIL PROTECTED] 
  Sent: Wednesday, February 21, 2007 4:07 AM
  Subject: Re: [mediacare] Wahai umat Islam, janganlah antum mengemis kepada 
kaum kafir!


  Ah, kita memang bangsa pengemis kok, bisanya minta minta minta...kasihanilah 
kami, bantulah kami, ......dari pemerintah sampai rakyatnya bisanya 
minta..minta minta....pinjam pinjam pinjam......ini masalah mentalitas dan 
harga diri sebagai bangsa yg yg terus menerus kekurangan .

  hartono_tjahjadi <[EMAIL PROTECTED]> wrote: 
    mengemis ato tidak, itu urusan mereka, apalagi anda tidak tau kondisi
    keuangan mereka bahkan kebutuhan mereka. di masa sulit seperti ini,
    bagi mereka perayaan imlek merupakan berkah juga,dan anda tidak bisa
    melarang mereka utk berbuat hal2 semacam itu

    On 2/20/07, indonebia indonebia wrote:
    >
    >
    > Assalamu'alaikum wr wb
    >
    > Ana sungguh sedih sesedih-sedihnya. Saat menyaksikan perayaan Imlek
    > kemarin, sungguh begitu bejibun kaumku yang jadi pengemis dadakan. Ribuan
    > umat Islam di berbagai kota rela antre berjam-jam demi mendapatkan
    > angpao (mandarin: hong bao).
    >
    > Dari tahun ke tahun, jumlahnya kian bertambah banyak sahaja. Tua, muda, 
lelaki, perempuan, dan anak-anak berebutan mengais rizki dari warga yang 
merayakan Imlek di sejumlah wihara. Setelah antre berjam-jam, mereka pun pulang 
dengan bangga setelah masing-masing mengantongi uang puluhan ribu rupiah. 
Jelas, angpao bukanlah sedekah, karena istilah sedekah hanya diperuntukkan bagi 
sesama Muslim sahaja. Siapa tahu angpao itu ternyata hasil dari riba, jual beli 
babi, jual beli kenikmatan seksual, judi, transaksi narkoba dan miras, serta 
hal-hal lainnya yang jelas dilarang keras oleh Allah SWT lainnya. Masya Allah!
    >
    > Ana jadi heran, apa yang kurang dari perayaan Idul Fitri, Idul Adha
    > dan lainnya? Ribuan ton daging hewan sudah mereka dapatkan dan mereka
    > santap ramai-ramai sebagai penambah gizi saat Idul Adha. Berjuta-juta
    > amplop zakat sudah mereka terima saat menjelang Idul Fitri. Saat kita
    > naik bus kota, naik angkot, naik kereta, beredar berbagai sumbangan
    > untuk pembangunan masjid, mushola, dan panti asuhan. Saat kita lagi
    > bersantai di rumah, tiap harinya muncul tamu tak diundang yang memohon
    > sumbangan serupa. Hal yang sama kita dapati saat melewati beberapa ruas
    > jalan yang distop sejenak oleh sekelompok umat Islam yang mengimbau agar 
kita tak segan merogoh kocek dalam-dalam demi pembangunan masjid dan mushola 
nan megah berkilauan.
    >
    > Coba, apakah itu semua masih kurang? Apa karena mereka serakah sehingga
    > memanfaatkan tiap kesempatan di celah-celah kesempitan?
    >
    > Untuk itu, ana akan segera melapor ke MUI agar menerbitkan fatwa guna 
melarang umat Islam di Indonesia untuk mengemis/meminta-minta kepada
    > kaum kafir. Pasalnya, tak semua yang mereka mintai sumbangan adalah umat 
Muslim.
    >
    > Kalau permasalahan ini dibiarkan begitu sahaja, kaum kafir akan mencap
    > umat kita sebagai sekelompok pengemis!
    >
    > Agar kita tak dituding sebagai umat yang doyan mengemis-ngemis, ana
    > sarankan kepada antum semua untuk mengikuti acara di bawah ini.
    >
    > Teladanilah Rasulullah yang awalnya hanya seorang penggembala kambing 
lalu sukses banting setir menjadi pebisnis dengan menikahi janda kaya bernama 
Ukthi Khadijah.
    >
    > Wassalamu'alaikum wr wb
    >
    > Indonebia
    > pendukung tegaknya Syariat Islam di Indonesia
    >
    >Subject: [PKS] Seminar Enterpreneurship - Business Revolution
    >
    > JADIKAN MUHAMMAD SAW SEBAGAI MOTIVASI & INSPIRASI DALAM MENJALANKAN
    > BISNIS ANDA UNTUK MENJADI PENGUSAHA YANG SUKSES..!!!!
    > IKUTILAH......!!!
    > ROADSHOW SEMINAR ENTERPRENEURSHIP
    > Program pemberdayaan Ekonomi Umat Berbasiskan Masjid
    > BUSINESS REVOLUTION
    > Perspektif Muhammad SAW Seorang Pengusaha Sukses
    >
    > Minggu, 25 Februari 2007
    > 08.30 WIB - Selesai
    > MASJID DAARUT TAUHIID JAKARTA
    > Jl. Cipaku I No. 43, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan 12170
    > Pembicara
    > A.KHOERUSALIM IKHS
    > Presdir Enterpreneur Collage & Founder Country Donuts, Penulis, Motivator
    > Ir. Zainal Abidin
    > Rektor Institute Kemandirian DD Republika
    > Bintang Tamu
    > Ir. Sarwono Kusumaatmaja
    > Anggota DPD RI
    > Investasi
    > Rp. 25.000,-
    > Untuk Mahasiswa
    > Rp. 30.000,-
    > Untuk Umum
    > Included
    > Snack-Makalah- Majalah
    > Doorproze dan Peluang Bisnis lainnya..!!
    >
    > Informasi dan Pendaftaran
    > Yayasan Daarut Tauhiid Yakarta
    > Jl. Cipaku I No. 43 Kebayoran Baru, Jakarta Selatan 12170.
    > Tel. 723.5255.
    > Fax. 7235258
    >
    > Contact Person
    > (Risky) 021-684 62105
    > (Ridwan) 021-710 74129
    >
    > Pendaftaran Via Sms
    > Ketik: DAFTAR (spasi) NAMA LENGKAP
    > Contoh: DAFTAR FIRMANSYAH
    > Kirim ke: 0818 0775 7506
    >
    >Sekarang dengan penyimpanan 1GB
    > http://id.mail.yahoo.com/
    > 
    >


    Web:
    http://groups.yahoo.com/group/mediacare/

    Klik: 

    http://mediacare.blogspot.com

    atau

    www.mediacare.biz

    ====================
    Untuk berlangganan MEDIACARE, kirim email kosong ke:
    [EMAIL PROTECTED]

    Yahoo! Groups Links








------------------------------------------------------------------------------
  Don't be flakey. Get Yahoo! Mail for Mobile and 
  always stay connected to friends.  

Kirim email ke