Nah.. kalau begitu tidak perlu dan jangan pernah salahkan yang ngiming-imingi. Mari.. tugas bagi yang merasa mampu dan beliau para Ustadz memberikan pembelajaran kepada umat secara benar bahwa kita hidup di kampung bhineka, ada ajaran lain yang begini dan begitu dan tunjukkan kelebihan Islam secara proporsional. Kalau ada yang menyatakan begini jawabnya begini kalau ada yang nawarin begitu jawabnya begitu, ajari berargumentasi secara dialogis jangan asal mengkafirkan orang lain. Apa gunanya mengkafirkan orang lain tetapi umat sendiri masih ada relasi ketergantungan juga kok (simbiosis ekonomi tidak semudah menghitam putihkan kertas), nah malahan kalau telanjur menjelekkan orang lain ternyata pada kenyataannya ada umat yang anda sebut culun merasakan hal yang sebaliknya maka justru menjadi bumerang... betull ??? Kedepannya lagi efek tugas itu termasuk mencerdaskan kehidupan bangsa, kalau sudah cerdas maka tidak akan mudah di iming-imingi pula untuk berjihad membabi buta dengan menyengsarakan bangsa sendiri.. betul?? Kasihan pak brimob yang bertugas di poso dicerca di caci maki.. padahal mereka muslim juga kan..? Lha yang bikin onar.. jelas-jelas menyimpan senjata ilegal masa malah dibela kan lucu bukan ?
Wassalam. On 2/23/07, fery zidane <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > > ya kalo manusia yg belajarnya spt wan abbas sih ga masalah..lah ini org > yg culun tiba2 diiming2ngi dan sebagainya dan sebagainya jadi bukan > kesadaran sendiri utk mempelajari agama lain. > > > *Al-Mahmud Abbas <[EMAIL PROTECTED]>* wrote:
