> "Deddy Mansyur" <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > Dear Sunny, > Bangsaku, Bangsa Indonesia yang sangat rusak, kacau, kejam, biadab, > NO STRUCTURE WHATSOEVER TO GOVERN, no system, no UU yang mantep, no > law, no nothing,.......oh, bangsaku........kejam sekali......oh Ibu > Pertiwi, how can I help you? You've been sick for 350 years, 32 > years and now you are still sick...... >
Benar, saya turut prihatin dan berduka cita atas kematian nyawa seorang pejuang yang berjuang untuk memperbaiki nafkah keluarganya dimana mencuri hanya satu jalan yang masih mampu dia lakukan. Agama dan negara terbukti tak mampu menolong nafkah korban, meskipun korban rajin shalat 5x sehari tetap saja nafkahnya tidak bisa diperbaiki. Mencuri memang bukan pilihan sang korban, tapi hanya itulah kesempatan yang masih dimilikinya. Sedih hatiku, akhirnya dia menjadi korban kasih sayang umat agama damai yang datang dari Allah. Disini hanyalah satu bukti bahwa umat Islam yang telah diracuni ajaran agamanya akan berubah menjadi lebih kejam dan lebih biadab dari binatang. Meskipun mereka menganut agama damai, ternyata tidak pernah mau berdamai dengan korban sesama umatnya sendiri yang didera dengan kesulitan2 ekonomi yang bahkan negaranya sendiri tidak mampu mengatasinya. Lalu kenapa dia harus mati dibunuh ??? Cuma nurani yang bebas dari kepercayaan agama yang bisa menjawabnya secara jujur, bahwa memang agama Islam merupakan agama kejam, biadab, dan teror baik kepada sesama umatnya sendiri juga kepada umat diluar agamanya. Semoga kita semua yang adalah umat Islam mau menyadarinya, bahwa beragama Islam bukan berarti harus wajib percaya ajaran2nya, cukup saja kita beragama dalam rangka keharmonisan hubungan sosial yang saling membantu tanpa mem-beda2kan kepercayaannya. Jadikanlah agama kita se-mata2 untuk saling membahagiakan tanpa membedakan, jangan sekali2 menggunakan ajaran agama kita untuk menghakimi benar dan salahnya seseorang atau kepercayaan orang lain yang berbeda dari diri kita. Kalo ajaran Islam saja mewajibkan memotong tangan pencuri, namun keracunan ajaran Islam bukan lagi memotong tangannya melainkan malah nyawanya juga halal untuk dicuri. Semoga tulisan saya bisa dijadikan pertimbangan untuk memperbaiki tingkah laku kita dalam mengamalkan ibadah agama dalam arti hanya sebagai entertainment yang bebas dari segala anggapan bahwa agama sebagai hukum dari Allah yang wajib ditegakkan. Apa yang dialami orang lain besar kemungkinannya akan dialami anda sendiri. Ny. Muslim binti Muskitawati.
