gak mungkin. pks itu kan keenakan bener berada di pemerintah sambil sekali-kali
ada anggotanya yang ngritisi pemerintahnya juga. jadi kan nikmat sekali ikut
merasakan semua fasilitas dan keuntungan sebagai penguasa dan merasakan juga
arogansi kekuasaan. sekaligus siap-siap nanti 2009 bisa koaran lo kami dari
awal juga kritis pada pemerintah SBY-JK kok. Kami kan ikut berkuasa sembari
beroposisi kok!
Ini kan akal-akalan politik lelucon yang gak ada ahlaknya. emang ada peluang
sih karena sudah kacau bener pemerintah ini memerintahnya sehingga pks akan
buru-buru loncat dari gerbong kekuasaan dan mau bersiap untuk pemilu sebagai
parpol yang inosen, gak berdosa. asal lompatnya gak akan patah tulang nya
sk
Wido Q Supraha <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
26/02/2007 07:40 WIB
PKS Keluar dari Koalisi SBY-JK?
Arifin Asydhad - detikcom
Jakarta - Musyawarah Majelis Syuro (MMS) DPP Partai Keadilan Sejahtera (PKS)
akan segera digelar di Jakarta bulan Maret 2007. Benarkah MMS menjadi forum
ketuk palu keluarnya PKS dari koalisi pendukung pemerintahan Susilo Bambang
Yudhoyono (SBY)-Jusuf Kalla (JK).
Informasi yang didapatkan detikcom dari sumber terpercaya, Senin (26/2/2007),
PKS kemungkinan besar akan menarik dukungan terhadap SBY-JK dalam forum
tersebut. Cukup sudah PKS mendukung pemerintahan SBY-JK hanya dalam waktu 2,5
tahun saja.
MMS 2007 nanti merupakan puncak gunung es kekecewaan PKS selama ini. PKS
sudah memberikan masukan-masukan kepada Presiden dalam membangun bangsa dan
mengatasi permasalahan bangsa, namun ternyata masukan-masukan itu tak pernah
diindahkan.
Karena itu, menurut salah seorang pengurus DPP PKS, sudah saatnya PKS kembali
kepada rakyat. "Kami akan kembali kepada rakyat dan sudah cukup alasan untuk
keluar dari koalisi pendukung SBY-JK," kata dia.
Rencana keluarnya PKS dari koalisi pendukung SBY-JK ini merupakan masukan
dari semua DPW PKS di seluruh Indonesia. Saat ini, bola tuntutan keluar dari
koalisi ini sepenuhnya berada di tangan DPP PKS pimpinan Tifatul Sembiring. Dan
forum MMS inilah yang akan bisa memutuskan masukan DPW-DPW PKS ini.
Sekadar memperbarui ingatan, PKS masuk ke koalisi SBY-JK pada pemilihan
presiden 2004 putaran kedua. PKS bersama partai-partai lain, antara lain Partai
Demokrat, PBB, dan PKPI menyokong duet SBY-JK. Dalam perkembangannya, SBY-JK
juga didukung partai-partai lain seperti PPP, PAN, dan Golkar.
Dalam kabinet SBY-JK, ada tiga menteri yang direkomendasikan PKS. Mereka
adalah Menteri Pertanian Anton Apriantono, Menteri Perumahan Yusuf Asyari, dan
Menteri Pemuda dan Olahraga Adhyaksa Dault. SBY-JK juga menempatkan orang-orang
rekomendasi dari partai-partai lain yang menjadi pendukungnya sebagai menteri.
Isu PKS akan menarik dukungan koalisi pendukung SBY-JK sebenarnya sempat
muncul beberapa waktu lalu. Namun, isu-isu itu termentahkan, karena DPP PKS
belum berani menetapkannya. Dan kali ini, tuntutan agar PKS keluar dari koalisi
ini semakin kuat. (asy/asy)
Source :
http://www.detiknews.com/indexfr.php?url=http://www.detiknews.com/index.php/detik.read/tahun/2007/bulan/02/tgl/26/time/155744/idnews/747122/idkanal/10
---------------------------------
Now you can scan emails quickly with a reading pane. Get the new Yahoo! Mail.