Kenapa tidak mungkin, mungkin saja itu terjadi selama keputusan itu memang bermanfaat bagi PENCITRAAN PARTAI.
Setelah keluar dari kabinet, mari kita saksikan para elite PKS melakukan KETOPRAK POLITIK, mereka secara bersama - sama akan tampil sebagai PEMBELA WONG CILIK tentu harapannya adalah RAKYAT MELUPAKAN DOSA - DOSA yang telah mereka lakukan selama berada dalam shaff rezim ini. Ko' mirip dengan fenomena kawin - cerai artis2 kita yah?? saat masih pacaran dipuji habis2-an saat bulan madu pun begitu, begitu merasa ga' cocok, BERLOMBA - LOMBA MEMBUKA BOROK sang pujaannya dahulu, ketika sudah jatuh TALAK, weleh, lomba buka borok dan SOK SUCI dan BERSIH pun semakin kencang. --- In [email protected], Sie Kanchil <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > > gak mungkin. pks itu kan keenakan bener berada di pemerintah sambil sekali-kali ada anggotanya yang ngritisi pemerintahnya juga. jadi kan nikmat sekali ikut merasakan semua fasilitas dan keuntungan sebagai penguasa dan merasakan juga arogansi kekuasaan. sekaligus siap-siap nanti 2009 bisa koaran lo kami dari awal juga kritis pada pemerintah SBY-JK kok. Kami kan ikut berkuasa sembari beroposisi kok! > > Ini kan akal-akalan politik lelucon yang gak ada ahlaknya. emang ada peluang sih karena sudah kacau bener pemerintah ini memerintahnya sehingga pks akan buru-buru loncat dari gerbong kekuasaan dan mau bersiap untuk pemilu sebagai parpol yang inosen, gak berdosa. asal lompatnya gak akan patah tulang nya > > sk > > > Wido Q Supraha <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > 26/02/2007 07:40 WIB > PKS Keluar dari Koalisi SBY-JK? > Arifin Asydhad - detikcom > > Jakarta - Musyawarah Majelis Syuro (MMS) DPP Partai Keadilan Sejahtera (PKS) akan segera digelar di Jakarta bulan Maret 2007. Benarkah MMS menjadi forum ketuk palu keluarnya PKS dari koalisi pendukung pemerintahan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY)-Jusuf Kalla (JK). > > Informasi yang didapatkan detikcom dari sumber terpercaya, Senin (26/2/2007), PKS kemungkinan besar akan menarik dukungan terhadap SBY- JK dalam forum tersebut. Cukup sudah PKS mendukung pemerintahan SBY- JK hanya dalam waktu 2,5 tahun saja. > > MMS 2007 nanti merupakan puncak gunung es kekecewaan PKS selama ini. PKS sudah memberikan masukan-masukan kepada Presiden dalam membangun bangsa dan mengatasi permasalahan bangsa, namun ternyata masukan-masukan itu tak pernah diindahkan. > > Karena itu, menurut salah seorang pengurus DPP PKS, sudah saatnya PKS kembali kepada rakyat. "Kami akan kembali kepada rakyat dan sudah cukup alasan untuk keluar dari koalisi pendukung SBY-JK," kata dia. > > Rencana keluarnya PKS dari koalisi pendukung SBY-JK ini merupakan masukan dari semua DPW PKS di seluruh Indonesia. Saat ini, bola tuntutan keluar dari koalisi ini sepenuhnya berada di tangan DPP PKS pimpinan Tifatul Sembiring. Dan forum MMS inilah yang akan bisa memutuskan masukan DPW-DPW PKS ini. > > Sekadar memperbarui ingatan, PKS masuk ke koalisi SBY-JK pada pemilihan presiden 2004 putaran kedua. PKS bersama partai-partai lain, antara lain Partai Demokrat, PBB, dan PKPI menyokong duet SBY- JK. Dalam perkembangannya, SBY-JK juga didukung partai-partai lain seperti PPP, PAN, dan Golkar. > > Dalam kabinet SBY-JK, ada tiga menteri yang direkomendasikan PKS. Mereka adalah Menteri Pertanian Anton Apriantono, Menteri Perumahan Yusuf Asyari, dan Menteri Pemuda dan Olahraga Adhyaksa Dault. SBY-JK juga menempatkan orang-orang rekomendasi dari partai-partai lain yang menjadi pendukungnya sebagai menteri. > > Isu PKS akan menarik dukungan koalisi pendukung SBY-JK sebenarnya sempat muncul beberapa waktu lalu. Namun, isu-isu itu termentahkan, karena DPP PKS belum berani menetapkannya. Dan kali ini, tuntutan agar PKS keluar dari koalisi ini semakin kuat. (asy/asy) > > Source : http://www.detiknews.com/indexfr.php? url=http://www.detiknews.com/index.php/detik.read/tahun/2007/bulan/02/ tgl/26/time/155744/idnews/747122/idkanal/10 > > > > > > > > --------------------------------- > Now you can scan emails quickly with a reading pane. Get the new Yahoo! Mail. >
