Meski mungkin "Pria Biasa" agak menistakan Ade Armando dalam postingannya, tetapi Bang Ahmad Su'udi juga harus fair mempertimbangkan apa yang dilakukan Ade Armando terhadap istri pertamanya. Apakah bukan penistaan jika ternyata Ade Armando mengkhianati janji pernikahannya dulu. Apa bukan penistaan dan pendzoliman yang teramat sangat terhadap perempuan yang disakiti hatinya dengan keputusan Ade Armando kawin lagi? Saya pikir Bang Ahmad Su'udi bisa menilai dengan fair, bahwa yang dilakukan Ade Armando terhadap Nina, istri pertamanya adalah sesuatu penistaan besar.
salam bvd --- ahmad su'udi <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > Sesungguhnya saya telah berusaha menghindari dari > keterjebakan debat kusir semacam ini, sebab selalu > saja emosional, agitatif dan jauh dari > mengkedepankan > rasio, apalagi persaaan. > > Tetapi, akhirnya tak sanggup diam, terlebih setelah > membaca postingan 'Pria Biasa'. Kalau saya jadi Bang > Ade, mungkin saya akan melakukan yang lebih dari > memberi klarifikasi. Bisa saja saya cari 'Pria > Biasa' > dan saya minta mempertanggungjawabkan setiap > tulisannya. Karena apa yang dituslikan merupakan > penistaan yang teramat sangat. Menistakan harkat > kemanusiaan, terutama harkat kewanitaan seseorang. > > Ke depan, saya berharap ikut milis ini lebih banyak > mendapat pencerahan, bukan pemburaman pikiran akibat > tulisan-tulisan macam kiriman 'Pria Biasa'. > > > > salam risau orang riau > > ahmad s.udi/www.riauterkini.com > > > --- pak sam <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > ____________________________________________________________________________________ TV dinner still cooling? Check out "Tonight's Picks" on Yahoo! TV. http://tv.yahoo.com/
