Pertama, subyek imel ini merupakan plesetan dari artikel di situs KOMPAS yang 
aslinya berjudul : “Maia ngamuk, Dhani dilempar remote”. Beberapa milis lalu 
meributkan hal ini dengan menyangkutpautkan dengan masalah KDRT segala. Saya 
tidak mau memperlebar problem internal rumah tangga ini karena arahnya malah 
bikin wartawan infotainment “girang” karena dapat bahan gossip.
   
  Sudah lama rakyat menahan kesabaran untuk ngamuk atas musibah di negeri ini 
yang silih berganti. Banjir, longsor, lumpur, sampai kecelakaan transportasi 
hanya masuk media massa untuk bisa “diambil hikmahnya” dan terus berulang. 
Ketika rakyat menuntut keadilan, meminta bertemu para wakil parpol di parlemen 
untuk curhat soal kemalangan yang menimpa mereka, eh malah menghindar dan 
sebagai gantinya “diadu” dengan aparat keamanan. Kalau rakyat marah, apa yang 
bisa dilakukan ? Atau dalam kasus ini apa yang musti dilempar ke pejabat negara 
tersebut ? Piring, botol, telur busuk, tomat, lumpur, … 
   
  Btw, kadang saya prihatin ( atau mungkin lebih tepatnya : malu ! ) kalau 
sampai presiden sendiri yang turun tangan melakukan sidak lalu menemukan 
kekacauan birokrasi maupun bobroknya pelayanan pemerintah daerah terhadap 
rakyat. Maksudnya prihatin ( sekaligus malu ) adalah jadi apa kerjanya mereka 
para aparat di daerah itu ? Apa “tugasnya” pak camat, pak bupati, pak gubernur, 
dan anggota DPR(D) itu : membuat aturan agar pajak pendapatan daerah dikerek 
setinggi mungkin biar mereka bisa nikmatin kenaikan gaji, tunjangan, insentif, 
dan tur jalan2 yang “dilegalkan” via APBD ?
   
  Untuk kaum Tionghoa, masih saja kalau ngurus perijinan ini itu masih dimintai 
surat SBKRI. Untuk kaum lemah, ngurusin surat miskin aza berbelit-belit bahkan 
sudah menjadi rahasia umum musti ada uang sogokan dulu. Beginilah kalau 
pengabdian untuk pelayanan kepada public dianggap sebagai pekerjaan atau 
obyekan mengeruk keuntungan kantong pribadi. Tidak mau berkorban, tetapi sering 
mengorbankan rakyat.
   
   
  Budi - Jkt
   

                
---------------------------------
Sekarang dengan penyimpanan 1GB
 http://id.mail.yahoo.com/

Kirim email ke