Disertasi S2 Bung Ulil kalau tidak salah adalah mengenai Konsep Kenabian
(Prophecy).

Dalam kisahnya tentang Kuliah di Amrik Baung Ulil menulis :

Teori kenabian memang tema yang sangat "antic" dan jarang disentuh
oleh sarjana Muslim saat ini. Sarjana Muslim terakhir yang menulis
mengenai tema ini adalah Prof. Fazlur Rahman, guru Cak Nur dan Buya
Syafii Maarif, dalam bukunya yang berjudul "Prophecy in Islam:
Philosphy and Orthodoxy" yang terbit pada 1958. Setelah itu, setahu
saya, tak ada seorang sarjana Muslim yang menulis tentang tema ini.
Setelah kekosongan dalam waktu yang lama, seorang sarjana Yahudi yang
mengajar di Hebrew Univrsity, Jerusalem, Prof. Yohanan Friedman,
menulis sebuah buku tentang tema ini, "Prophecy Continuous" yang
terbit pada 1989.





Sebagai informasi tambahan Buku terakhir yang membahas tentang Konsep
Kenabian yang dimaksud Bugn Ulil adalah buku berikut :



Judul :
Prophecy Continuous, Aspescts of Ahmadi - Religious Thought and Its Medieval
Background

Penulis : Yohanan Friedmann
Institute of Asian and African Studies - The Hebrew University, Jerusalem

Penerbit : University of California Press

Contents :
List of Abbreviations
Preface
I. History
  1. The Ahmadiyya Movement: A Historical Survey
II. The Classical Background
  2. The Finality of Prophethood
  3. Substitutes for Prophecy
  4. The Idea of Religious Renewal (Tajdid)
III. The Spiritual Claim of Ghulam Ahmad
  5.Mujaddid, Muhaddath, Mahdi and Masih
  6.Prophetology and Claim to Prophethood
  7.Betwen Lahore and Qadiyan: The Doctrinal Divide
IV. Propagation of Islam
  8. Ahmadi Jihad
  9. Conclusion
Excursus: Abd Allah Atham
Appendix A. Surabadi on Quran 33.40
Appendix B. Ghulam Ahmad on his Prophethood
Appendix C. Ordinance of April 26, 1984
Glossary
Bibliography
Index

Berikut cuplikan yang menarik dari Preface buku tersebut :
"There is the question to what extent the Ahmadiyya was influenced by its
Christian missionary rivals in its emphasis on preaching and in its
organizational structure. Following H.J Fisher's work on Ahmadiyya in Africa,
special studies could be devoted to the activities of the movement in other
parts of the world. Indonesia seems to be the most promising choice in this
field."


On 2/26/07, Kartono Mohamad <[EMAIL PROTECTED]> wrote:

  Dit setahu saya Harvard juga ada di Boston. Jadi Ulil tidak perlu
terbang
dari Universitas Boston ke Universitas Harvard.
KM

-------Original Message-------

From: [email protected] <ppiindia%40yahoogroups.com>
Date: 02/26/07 13:02:36
To: [email protected] <mediacare%40yahoogroups.com>;
[EMAIL PROTECTED] <zamanku%40yahoogroups.com>
Subject: [ppiindia] Ulil: Dari Boston terbang ke Harvard


Pemikir Islam Ulil Abshar-Abdalla (40) senangnya bukan kepalang. Baru saja
menyelesaikan magister dari Universitas Boston, ia mendapat surat dari
Universitas Harvard pada Jumat 23 Februari kemarin. Ia diterima di
universitas papan atas Amerika itu untuk melanjutkan studi tingkat PhD di
Department of Near Eastern Languages and Civilizations.

Tak hanya itu. Ulil juga mendapat beasiswa penuh dari Harvard selama lima
tahun untuk berkonsentrasi dalam sejarah pemikiran Islam klasik. Anugerah
istimewa ini bisa jadi yang pertama diterima mahasiswa Indonesia dari
segala
masa yang pernah belajar di situ. "Saya akan begadang sampai larut," kata
Ulil di Boston sewaktu dihubungi dari Jakarta. "Masih menikmati
kegembiraan
yang meruap-ruap setelah dapat surat diterima di Harvard."

Rasa senangnya pun berlipat sebab pekan ini terbit pula buku barunya di
Jakarta, Menyegarkan Kembali Pemikiran Islam, Bunga Rampai Surat-Surat
Tersiar, berupa kumpulan surat Ulil dengan anggota milis Islam Liberal
sejak
ia belajar di Boston satu setengah tahun lalu. "Saya senang sekali,"
katanya
"Surat-surat saya yang semula hanya dibaca secara terbatas bisa terbit dan
dibaca oleh publik." (SAL)



http://www.kompas.co.id/kompas-cetak/0702/26/Sosok/3340603.htm


---------------------------------
Now that's room service! Choose from over 150,000 hotels
in 45,000 destinations on Yahoo! Travel to find your fit.

[Non-text portions of this message have been removed]





[Non-text portions of this message have been removed]



Kirim email ke