Amanat hati nurani biro iklan?...hmm...serem juga ya. Media macam begini sama saja seperti pelacur. Ada duit ada barang, ada duit ada berita. Mudah-mudahan sih nggak seperti itu. Saya yakin Kompas masih bisa menemukan taringnya sebagai media yang cukup senior. Nah tugas Pak Jacob Dkk adalah memberangus oknum-oknum pendulang duit di tubuh Kompas ini. Ayo berani nggak?...he..he..he.. Saya kira nggak terlalu sulit kok mengendus tindak tanduk "gerombolan si berat" di tubuh Kompas. Jangan sampai akibat nila setitik, rusak susu sebelangga. Kan repot toh...nanti dari "amanat hati nurani biro iklan", berubah menjadi "amanat hati nurani duit"...ih syereem... Peace ya...jangan diambil hati...
--------------------------------- No need to miss a message. Get email on-the-go with Yahoo! Mail for Mobile. Get started.
