SANG PEJUANG REFORMA AGRARIA DAN PEMBELA PETANI ITU TELAH PERGI Malam di hari Selasa 6 Maret 2007 pukul 21.24 WIB. Riduan Ginting Munthe, atau yang biasa dipanggil Iwan Munthe, telah pergi dipanggil sang Khaliq, setelah berjuang melawan komplikasi penyakitnya, mulai dari infeksi paru-paru, pembengkakan jantung dan ginjal. Almarhum mulai dirawat sejak tanggal 21 Februari 2006 di rumah sakit Permata Bunda, Medan, dan masuk ICU pada tanggal 27 Februari 2007. Selanjutnya karena kekurangan fasilitas rumah sakit tersebut, mantan Sekjen FSPI periode 1999-2003 ini, dipindahkan ke rumah sakit Gleneagles, Medan, pada tanggal 3 Maret 2007 dan tetap di ruang ICU. Dokter sudah menyatakan menyerah dan berharap akan adanya keajaiban. Ternyata Sang Kuasa mentakdirkan beliau untuk meninggalkan kita. Sampai akhir hayatnya, Almarhum, yang kelahiran 6 September 1965, adalah anggota MPTP FSPI sejak tahun 2003 dan sebagai Pimpinan Task Force FSPI untuk rehabilitasi dan rekonstruksi Aceh pasca tsunami. Beliau adalah orang yang berperan besar melahirkan PERMATA (Perhimpunan Masyarakat Tani) Aceh dan FSPI, pernah di SPSU pada tahun 2002 sampai 2004, serta punya andil di Flower Aceh dan Yayasan Biduk Alam, Langsa. Ia adalah seorang pejuang rakyat sejati. Almarhum meninggalkan seorang istri bernama Susilawati, aktivis yayasan KKSP (Kelompok Kerja Sosial Perkotaan), Medan dan dua orang anak bernama Laksa (laki-laki), yang diilhami dari kata Laksanakan Reforma Agraria, berumur 8 tahun dan Diah (perempuan), berumur 4 tahun. Bagi kita yang ditinggalkan, tiada lain untuk mendoakan semoga amal kebaikannya diterima Allah SWT. Tentu kita terus akan memperjuangkan apa yang dicita-citakan, dengan mencontoh semangat yang telah Almarhum gelorakan.
____________________________________________________________________________________ Expecting? Get great news right away with email Auto-Check. Try the Yahoo! Mail Beta. http://advision.webevents.yahoo.com/mailbeta/newmail_tools.html
