INDIGO

"Mereka sebenarnya menderita," ujar Mama Laurent.
"Bayangkan, setiap hari mereka harus melihat roh bergentayangan

Mama Laurent sedang berbicara tentang anak-anak Indigo yang belakangan
menjadi perhatian serius karena jumlah mereka semakin hari semakin
banyak. "Mereka muncul serentak menjelang tahun 2000," ungkap dr
Tb Erwin Kusuma, psikiater yang aktif meneliti anak-anak dengan
kemampuan khusus ini.

Anak-anak Indigo memang sering dianggap aneh. Mereka suka berbicara
sendiri, dapat melihat masa lalu dan masa depan serta cenderung lebih
matang dari usianya. Kecerdasan anak-anak Indigo juga di atas rata-rata
dan mereka mampu melakukan hal-hal yang bahkan belum pernah mereka
pelajari sebelumnya. Karena sering bicara sendiri, banyak orangtua anak
Indigo menyangka anak mereka menyandang autisme atau hiperaktif.

"Tapi para orangtua tidak perlu takut. Dengan bimbingan yang tepat,
anak Indigo bisa hidup normal di masyarakat," ujar dr Erwin.

"Kekuatan yang mereka miliki juga bisa diarahkan ke hal-hal yang
positif. Jangan sampai ada kekuatan jahat yang memanfaatkan mereka,"
kata Mama Laurent.

Karena kemampuan mereka melihat masa lalu dan masa depan, anak-anak
Indigo juga kerap dikaitkan dengan keyakinan reinkarnasi. Ario
Handyojati, misalnya. Anak Indigo berusia 12 tahun ini mengaku sebelum
lahir kembali, dia dulu adalah prajurit perang Cina. Karena itu, walau
tidak pernah diajari, Jati mampu menulis aksara Cina kuno. Bahkan ketika
neneknya akan meninggal, Jati sudah lebih dulu tahu.

Sehari-hari Jati juga mengaku melihat mahluk halus di sekitarnya.
"Rata-rata wajah mereka menakutkan," ujar bocah kelas enam
dengan IQ 127 ini. Baik Mama Laurent maupun Jati membenarkan ketika
dikonfirmasi apakah wajah-wajah hantu di film Sixth Sense – film
tentang seorang anak yang mampu melihat roh-roh yang gentayangan –
sama dengan yang biasa mereka lihat sehari-hari.

Lain cerita tentang Vincent Liong. Mahasiswa fakultas psikologi sebuah
universitas swasta ini mengaku tidak suka disebut anak Indigo.
"Kebetulan saja saya punya ciri-ciri Indigo," ujar Vincent yang
tampil di Kick Andy sembari menguraikan rumus temuannya yang diberi nama
Dekon Kompatologi. Sebuah rumus yang mengurai elemen-elemen di dalam
tubuh manusia untuk kemudian didekonstruksi. Gunanya? Antara lain untuk
menyembuhkan penyakit dan membuat kualitas hidup lebih baik.



Tayang setiap Kamis pukul 22.30 WIB dan Minggu pukul 15.05 WIB







Kirim email ke