Yth. Pak Njoo 

Wah Anda ini kok proaktif sekali ya, he he he. 

Balasan email saya kepada Bapak yang berada di 'ranah privat', Anda angkat ke 
'ranah publik', tanpa konfirmasi dulu dengan saya. Jujur saya sangat terganggu 
dengan posting Anda ke berbagai milis. Dalam pemahaman dan kesadaran saya, 
anggota milis sangat plural dan heterogen. Dan di situlah saya ingin menjunjung 
tinggi etika hubungan dengan sesama (orang lain) apalagi hal yang dibahas 
sesuatu yang bagi saya sangat sensitif. 

Tapi nasi sudah menjadi bubur. 

Untuk itu, kepada rekan-rekan yang berbeda keyakinan, mohon maaf atas tulisan 
saya yang mungkin menyinggung Anda. 

Sungguh ini tidak pernah saya bayangkan dari semula masuk ke ranah publik. Saya 
belajar banyak dari kejadian ini. Perlu lebih berhati-hati, dan positifnya saya 
semakin 'mengenal' Pak Njoo yang ternyata sangat proaktif. Sekarang, saya sudah 
berdamai dengan diri saya. Mungkin Pak Njoo 'sedang tidak tahu apa yang ia 
perbuat'. Atau  mungkin memang harus demikian terjadinya. Hanya Tuhan yang 
tahu:)  

Sekali lagi,
-Terima kasih atas pengertian Anda semua, rekan-rekan milist mediacare yang 
baik. 
-Kita tetap bersilahturahmi ya Pak Njoo.

Tabik sujud!

Krisnawan Putra

Catt: Hari ini saya baru kenal dengan Pak Njoo, setelah dia kontak saya via 
japri, menanggapi tulisan saya di milis dengan judul 'Dan Alam pun Berbicara'. 

  ----- Original Message ----- 
  From: Tionghoa Indonesia 
  To: Anton ; BMDS INTERNASIONAL ; Temu Eropa ; Hugo ; Tionghwa Indonesia ; 
Watch Indonesia ; Keuskupan Jayapura ; KP JMD ; Kincirangin ; rita Konsultan 
Mercu Buana 
  Cc: Krisnawan Putra ; Danny Lim ; Politik Mahasiswa ; 
[email protected] ; [EMAIL PROTECTED] ; Bari Muchtar ; [EMAIL 
PROTECTED] ; Front mahasiswa nasional ; [EMAIL PROTECTED] ; Wahana News ; 
[EMAIL PROTECTED] ; Tempo Ok 
  Sent: Wednesday, March 07, 2007 1:05 AM
  Subject: [mediacare] Hasil korespondensi dengan pak Putra Krisna



  Syallom pak Krisnawan,

  Memang begitulah, kita harus benar benar merinding kalau hal itu diceritakan 
secara gamblang, dan tidak pakai filosofi atau theologi atau politik segala, 
ini memang kenyataan yang sebenarnya, mau percaya atau tidak mau percaya, gitu 
saja pertanyaannya, tidak ada yang lain, kalau mau percaya kepada Tuhan Yesus 
ya diselamatkan, kalau tidak mau percaya ya langsung masuk neraka, tidak ada 
duanya.

  Salah satu anggota PARTAI DAMAI SEJAHTERA dari Korea pulang ke Indonesia, 
terus bersama sama Ibunya ke Mekkah untuk naik Haji pada bulan bulan yang lalu, 
sebelum dia naik Haji, saya beri sebuah buku yang saya dapat dari seseorang 
yang ikut dalam persekutuan Christian Business Men Committee di Salemba Jakarta 
dekat Jembatan Kereta Api.

  Lalu saya katakan, ini lho ada buku, dan saya tidak tahu apakah benar atau 
tidak, yang bisa mengetahui adalah kamu sendiri, karena kamu akan ke Mekkah. 
Itulah pesan saya, dan tentunya buku itu dibaca olehnya dengan hati yang amat 
marah atau gundah, karena dikiranya dia harus menyembah berhala dan lain 
sebagainya, pokoknya sebelum dia berangkat ke Mekkah itu marahnya seperti api 
yang baru saja melalap sebuah pompa bensin dan tidak mungkin dipadamkan.

  Saya pada waktu itu berada di Jakarta jadi bisa berjumpa juga dengan TKI itu 
lagi, dan setelah itu saya kembali ke Korea dan hanya mendoakan dia saja dari 
Korea setiap malam, dan apa yang terjadi?

  Sekembalinya dari Mekkah, dia marahnya bukan main, karena uang yang telah 
dibayarkan untuk naik Haji itu tau tau sudah ditilep oleh seseorang di Sumatra 
Selatan, jadi selama 4 hari itu dia tidak diberi makan, sedangkan posisinya itu 
di Padang Arafah, dimana tidak ada warung makan dan sukar untuk mencari air 
untuk diminum, bayangkan betapa sulitnya untuk hidup tanpa makan dan tanpa 
minum selama 4 hari di padang pasir Arafah itu.

  Dia benar benar mengucap syukur kepada saya, karena saya tetap mendoakannya, 
dan disaat itu, dia mendapat bantuan sedikit sedikit dari Calon Haji dari 
negara lain, ya walaupun sedikit tapi dia bisa makan dan bisa minum ala 
kadarnya, dan ketika dia disuruh mengelilingi Kabah, nah ini dia baru tahu, 
bahwa dia benar benar disuruh menyembah berhala.

  Sebenarnya semua Haji itu harus melakukan hal itu, tapi sebagai seorang Haji 
tentunya tidak boleh menceritakan kebenaran itu kepada calon Haji yang lain, 
hal inilah yang perlu kita dobrak, biar yang lain itu merasa takut dan taat 
kepada perintah perintah yang telah disampaikan oleh Tuhan Yesus Kristus itu, 
karena perintah perintah itu adalah perintah yang benar benar baku dan tidak 
ada duanya di bumi ini.

  Sebenarnya B I B L E  itu adalah suatu singkatan yang artinya Basic 
Information Before Leaving Earth, jadi dalam bahasa Indonesianya adalah 
Informasi dasar sebelum meninggalkan bumi. Lha kalau Informasi dasarnya saja 
tidak mau dipelajari, nanti kalau sudah benar benar meninggalkan bumi, lalu mau 
ke mana?

  Contoh yang lucu yaitu teman saya seorang pengusaha Korea yang ke Indonesia 
bersama saya, dia saya ajak ke Singapore, kemudian pagi harinya naik kapal ke 
Batam, dan dari Batam ke Jakarta, lalu dari Jakarta ke Denpasar dan dari 
Denpasar ke Singapore untuk transit ke Korea semua perjalanan itu dilakukan 
dalam waktu satu minggu lamanya.

  Orang ini sombongnya bukan main, katanya kalau sudah sekali melihat, dia 
pasti sudah bisa melakukan sendiri, jadi ketika berangkat dari Denpasar saja 
hampir hampir dia tidak mau saya antarkan ke Bandara Ngurah Rai, tapi setelah 
saya paksa, lha bener tuh, dia ada kesulitan di Bandara, karena harus membayar 
Air port tax di Ngurah Rai sebesar Rp. 100.000,-- kalau saya tidak ada, kan 
tidak bisa berangkat, karena dia tidak punya uang Indonesia lagi dan uang 
asingnya itu sama sekali juga tidak ada lagi, karena dia pikir sudah tinggal 
pulang saja ke Korea, semua sudah dihambur hamburkan untuk minum minuman keras 
ketika malam terakhir di Denpasar.

  Lalu ketika di bandara Changi di Singapura, dia benar benar mabok lho, karena 
semua kan berbahasa Inggris, dia cari connection flightnya saja sulit sekali, 
karena Bandara Changi itu besarnya hampir 3 kali Bandara Incheon di Korea, jadi 
dengan benar benar bertekuk lutut dia ingat akan kata kata saya, setiap hal 
harus tau prinsip dasarnya, kalau prinsip dasarnya nggak tahu, lalu bagaimana 
bisa menyelesaikan yang lainnya.

  Seperti itulah suatu contoh, kalau kita sudah meninggalkan bumi dan tidak 
bisa kembali lagi, tapi harus mencari jalan yang benar, yaitu ke Sorga atau ke 
Neraka, lalu mau tanya kepada siapa lagi. pada saat itu kan tidak ada Alkitab 
lagi, atau Bible, lalu cari jalannya ke Mana lho.......................

  Kalau teman saya yang di Changi Airport ini kan bisa pakai bahasa tarsan 
untuk minta bantuan dalam bahasa Korea, lalu dia bisa kembali ke Korea dengan 
selamat tapi minta ampunnya ya sudah habis habisan, dan sekarang dia benar 
benar mau dibaptiskan.

  Kita hanya perlu tanya kepada orang lain, mau membaca BIBLE atau nggak, itu 
adalah Informasi Dasar Sebelum Meninggalkan Bumi. Sungguh sayang Alkitab tidak 
bisa mewakili singkatan seperti Bible ini, karena mungkin pada waktu Alkitab 
itu diterjemahkan, mereka masih pakai istilah bahasa Arab, kalau mereka sudah 
pakai istilah aslinya, mungkin saat ini orang Indonesia sudah bisa insyaf 
semua, bahwa Bible itu adalah Informasi Dasar Sebelum Meninggalkan Bumi. Nah 
hal ini perlu disebar luaskan dengan secepatnya, agar teman teman yang lain 
langsung bisa mengerti arti sebenarnya yang dikehendaki oleh Tuhan Yesus 
Kristus karena waktunya sudah amat sempit. Terima kasih.

  Salam dalam kasihNYA

  Ir. H.L. Njoo

  krisnawanputra <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
    Yth. Bp. Ir. H.L. Njoo
    Ketua Dewan Pimpinan Komisariat
    PARTAI DAMAI SEJAHTERA
    DI REPUBLIK KOREA

    Salam kenal dan salam kasih dalam Yesus Kristus.

    Saya merinding membaca kebenaran yang dinyatakanNya melalui email Bapak. 
Sungguh memang kejadian alam ini sebagai 'buah' murka Tuhan atas bangsa kita, 
Indonesia. Saya langsung buka Alkitab Roma, 12:9-17. Dan benar adanya.

    Mumpung masih ada waktu, mari terus kita suarakan ajakan untuk 
'dengar-dengaran' dengan Tuhan melalui alamNya. Tulisan yang reflektif semoga 
ada gunanya untuk membangun kesadaran 'mereka'. Banyak cara rupanya sudah tidak 
mempan. Saya percaya Tuhan punya cara sendiri untuk mengingatkan, dan kita 
berdua ini adalah alatNya semata.

    Pak Njoo, sekadar share

    Sebenarnya, tinggal satu media yang belum pernah saya manfaatkan. Tulisan 
sudah, bisnis sudah, melatih dan mendidik sudah, pelayanan gereja sudah, 
pengurus RT sudah, pegawai negeri (Depkeu) sudah, pegawai swasta (Kompas 
Gramedia) sudah. Nah, tinggal dunia politik kenegaraan yang belum. Siapa tahu 
ini perkenalan saya dengan Bapak adalah jalan dariNya semata untuk menuju 
kebaikan bagi sesama?. Saya percaya, dalam hidup ini semua ada yang 
menggerakkan.

    Maju terus Pak Njoo dimanapun Anda berada

    Senang berkenalan dengan Bapak. Keep contact ya:)

    GBU,

    Krisnawan 


      ----- Original Message ----- 
      From: Tionghoa Indonesia 
      To: [EMAIL PROTECTED] 
      Sent: Tuesday, March 06, 2007 5:38 PM
      Subject: 'Dan Alam pun Bicara'


      Syallom Sdr. Krisnawanputra,

      Itu suatu tanda yang amat jelas, bahwa orang Kristen jangan diinjak injak 
melulu di Indonesia, bacalah di Kitab Roma 12:16 - 21, salah satu ayat disitu 
tertulis sebagai berikut:"Saudara saudaraku yang kekasih, janganlah kamu 
sendiri menuntut pembalasan, tetapi berilah tempat kepada murka Allah, sebab 
ada tertulis: Pembalasan itu adalah hakKU. Akulah yang akan menuntut 
pembalasan, firman Tuhan" (Roma 12:19)

      Oleh karena itulah alam yang dikuasai oleh Tuhan itu selalu berbicara, 
contohnya yaitu ketika di Ambon diledakkan sebuah Bom, di Padang digoncang 
goncangkan dengan Gempa sampai ke Singapore segala lho.

      Nah sampaikanlah berita ini kepada teman teman yang lain, biar orang 
Indonesia itu bisa ngerti beneran, bahwa Tuhan sedang melakukan pembalasan 
kalau orang Kristen selalu diintimidasi, baik Gerejanya dibuldozer, Gereja 
dibakar, Gereja di bom, Pendeta sedang khotbah ditembak, dan banyak ceritanya 
yang lain, Rumah Sakit Kristen di Bali yang sudah dibangun tidak diberi ijin 
untuk menggunakan bangunan, dan masih beribu ribu ceritaan yang lainnya, jadi 
lama kelamaan Tuhan juga marah beneran.

      Bacalah secara lengkap Roma 12: 9 - 21, disitu tertulis secara lengkap 
jawabannya, jadi jangan merasa heran dan jangan merasa bahwa Tuhan itu tidak 
ada karena tidak bisa kita lihat dengan mata jasmani biasa ini.

      Salam hangat

      Ir. H.L. Njoo
      Ketua Dewan Pimpinan Komisariat
      PARTAI DAMAI SEJAHTERA
      DI REPUBLIK KOREA

      krisnawanputra <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
        Belum sempat tulisan di bawah ini terposting di milist kita,
        Pagi ini, alampun kembali berbicara

        'Pesawat Garuda meledak di Jogja'

        Tanda apa lagi ini, alam?


        ----- Original Message ----- 
        From: krisnawanputra 
        To: Trainers Club 
        Sent: Tuesday, March 06, 2007 10:08 PM
        Subject: Krisnandira Voice: 'Dan Alam pun Bicara'


        Jakarta, 7 Maret 2007


        Belum tuntas tanah NTT melongsorkan diri
        Bumi Solok Padang membelah

        Belum selesai jasad Adam Air ditemukan
        Bangkai Levina terbakar, tenggelam

        Belum surut banjir menggenang
        Puting beliung sudah menyambar

        Ketika AA Gym mjd fenomena
        Maria Eva justru menggoyang 
              
        Ketika burung sedang flu, 
        Manusia justru yang banyak meninggal

        ada gerangan tanda ini kau munculkan, alam
        ada gerangan tanda ini kau sampaikan, alam
                
        
------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------

        Mencermati bicaranya alam, mengajak diri kita membaca
        Karna memang tugas alam hanya memberi tanda 
        Tugas kita lah yang harus menemukan
        Karna dibalik tanda selalu ada arah

        Membaca tanda --> menemukan arah

        Arah kemana?
        Mata batin yang mampu membaca


        "Ketika alam sudah berbicara, mari kita menjawabNya"


        Salam,
        Putra Krisna 





        MARI KITA BERSATU PADU
        UNTUK MEMBANGUN BANGSA DAN NEGARA
        KESATUAN REPUBLIK INDONESIA 
       



------------------------------------------------------------------------------
  Never miss an email again!
  Yahoo! Toolbar alerts you the instant new Mail arrives. Check it out.

   

Kirim email ke