lho kok, bukannya Republik Mimpi sudah berubah menjadi Kerajaan Mimpi?  dan 
Presiden Si Butet Jogya "SBY" sudah tidak lagi menjadi presiden,  namun sudah 
menjadi "Raja Kerjaan Mimpi" ?

: : maZagung: :  : Wed Mar 7 21: 14: [EMAIL PROTECTED],  [EMAIL 
PROTECTED];;;;;;;,  ":::maZagung:::" <[EMAIL PROTECTED]> wrote:                 
                                 
http://www.rakyatmerdeka.co.id/indexframe.php?url=situsberita/index.php?pilih=lihat_edisi_website&id=29832

‘Presiden SBY’ Harusnya Juga Jadi Korban Garuda

           Kamis, 08 Maret 2007, 10:57:29 WIB

Laporan: Dudy Novriansyah

                                                               
                              Jakarta, Rakyat Merdeka.  “Presiden SBY” 
seharusnya juga menjadi salah satu korban tragedi Garuda  Indonesia di Bandara 
Adisucipto, Jogjakarta, Rabu kemarin (7/3).  Untungnya, ia tak jadi terbang dan 
masih selamat sampai sekarang. 
 
Eits, jangan salah sangka dulu. Presiden SBY yang ini tentu saja bukan Presiden 
RI Susilo Bambang Yudhoyono, lho. Tapi yang dimaksud adalah Presiden Republik 
Mimpi yakni Si Butet dari Yogya alias Butet Kertaredjasa. 
 
Selidik  punya selidik, Butet mengaku kalau dirinya seharusnya juga ada di 
dalam  pesawat GA-200 yang naas itu. Ceritanya, ia akan pulang ke Jogjakarta  
menengok istrinya menggunakan Garuda Indonesia yang berangkat pukul  06.00 WIB 
kemarin pagi. 
 
“Sampai malam (Selasa   malam—red), aku belum dapat kepastian dari travel, 
dapat seat atau nggak. Aku batal berangkat Rabu pagi. Kalau jadi, aku mungkin 
wis modar  (sudah mati—red),” kata SBY palsu ini sambil berkelakar ketika 
ditemui  di sela acara peluncuran sebuah tabloid politik hiburan di Hotel The  
Sultan, tadi malam (8/3). 
 
Seniman panggung putra Bagong  Kussudiardjo ini mengaku masih beruntung tidak 
jadi naik pesawat yang  menewaskan 22 penumpang itu. Butet pun berterimakasih 
kepada travel  agen yang dianggap sudah menyelamatkan dirinya karena tidak jadi 
dapat seat di pesawat GA-200 itu. 
 
Karena tidak jadi pulang ke Jogja kemarin, Butet akhirnya memilih terbang Kamis 
pagi ini (8/3). Kepada Situs Berita Rakyat Merdeka tadi malam, ia memang 
berlangganan naik Garuda Indonesia setiap pulang kampung.  
 
“Aku sering naik Garuda, karena dulu pernah pakai yang    murah-murah, tapi 
banyak kecelakaan. Tapi sekarang tiket yang mahal juga tidak aman. Jadi teori 
itu mentah,” paparnya. 
 
Meski  begitu, Butet tak takut naik pesawat lagi. Karena aktivitas seninya  
mengharuskan ia bolak-balik Jakarta-Jogjakarta hampir tiga kali  sepekan, mau 
tak mau harus memakai si burung besi itu. 
 
“Ya, saya memohon maaf kepada rakyat Indonesia.  Kalau saya ada salah, trus 
saya jadi korban kecelakaan pesawat,  doakanlah saya semoga bisa masuk surga, 
kalau surga itu memang ada,”  seloroh Butet dengan suara meniru gaya SBY yang 
asli. iga  
     

---------------------------------
Never miss an email again!
Yahoo! Toolbar alerts you the instant new Mail arrives. Check it out.
      
                                    

 
---------------------------------
Sucker-punch spam with award-winning protection.
 Try the free Yahoo! Mail Beta.

Kirim email ke