Dear All,
Saya senang kita dpt membahas hal ini, mungkin tidak terlalu di gembar gembor
di media masa kita. Menurut saya:
1. Kecepatan adalah suatu kekurangan dari pihak kita, tidak selalu instansi
terkait pemerintah atau swasta, tapi juga dapat terjadi pada kita.
2. Tapi jika kerusakan terjadi sebelum pesawat mendarat saya percaya pesawat
akan memberikan laporan keada'an darurat, dan para petugas berkait harus sudah
dan di pastikan stand bay sebelum pesawat mendarat, tapi jika tidak maka akan
terjadi seperti kejadian Garuda Terbakar kemaren.
3. Pengunduran diri jabatan karena tidak dapat mengendalikan transportasi di
Indonesia dan di ijinkan pula!!!, kalau saya bilang sih PECUNDANG!!!. Krn tdk
memecahkan masalah dan sudah pasti tdk membuat kemajuan sama sekali.
4. Kesimpulan semua di atas tidak akan terjawab jika runtun kejadian yang
terdapat dalam kotak hitam belum terjawab,dan tdk di buka kpd masyarakat luas
terutama pengguna jasa angkutan udara dan keluarga korban.
5. Mungkin utk sementara kita cuma dapat bersabar dan menunggu lagi (seperti
anjuran pemerintah kita), dan mendoakan saudara2 kita yang telah berpulang
dengan tidak mengucapkan "Tuh kan pesawat jatuh bukan gara2 tiket murah!!!",
maaf itu kata yang tdk sopan untuk di ucapkan, mengingat para korban akibat
angkutan udara (terutama).
--------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
Prilo Sekundiari <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
saya mencoba untuk sedikit memberikan penjelasan....
Pemadam kebakaran berada diujung, paling ujung sebelah timur dari landasan
pacu.. sebenernya pemadam kebakaran sudah bergerak ke lokasi hanya saja diujung
timur landasan pacu terdapat sebuah jalan yang merupakan jalan menuju ke AAU...
dan posisi pesawat berada di sebelah timur jalan ini... jadi jalan AAU inilah
yg menjadi jarak antara pesawat dan pemadam kebakaran..
jalan ini sendiri posisinya berada agak dibawah ( tidak sejajar rata dengan
landasan pacu bandara ) sekitar 2-4 meter, jadi tidak mungkin bagi pemadam
untuk nekat terus maju karena posisi mobil pemadam sudah berada di ujung timur
bandara...seandainya tetap maju mungkin mobil pemadam akan jatuh terjungkal dan
terguling...
Lokasi ideal terdekat untuk mencapai pesawat ya hanya di jalan AAU itu... hanya
saja untk mencapai jalan itu mobil pemadam harus mengambil jalan memutar keluar
dari area landasan pacu...mungkin dibutuhkan waktu sekitar 5-10 menit... ini
dengan syarat mengambil jalan pintas lewat instalasi radar yg berada disebelah
timur bandara jadi mobil pemadam tidak perlu keluar melewati jalan raya
jogja-solo
kl masalah jebol menjebol pagar saya tidak tau pasti.. yg jelas kl pagar
pembatas antara komplek bandara dengan lingkungan rumah2 penduduk sekitar itu
tingginya 2 meter dan diujung atasnya terdapat kawat berduri...
sedangkan untuk pagar pembatas jalan AAU dengan landasan pacu tidak terlalu
tinggi hanya sekitar perut orang dewasa hanya saja dibagian atasnya diberi
kawat berduri juga... jadi tingginya kira-kira 1 meteran lebih...
dari yang saya lihat dilokasi ( mobil pemadam yg stand still di ujung timur
landasan pacu ) disekitarnya berceceran foam...
kira2 begitu dari yang saya lihat di TKP, kl ada yg agak kurang jelas atau
membingungkan harap maklum... saya juga cuma orang awam...thx
wirajhana eka <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
Dear all,
Saya ikut merasakan duka yang mendalam dari keluarga korban meninggal pada
kecelakaan pesawat GA 200 tujuan Jogyakarta..
Melalui media televisi, kita mengetahui bahwa pesawat mengeluarkan asap
setelah beberapa saat di ujung landasan....dan pada saat asap mulai terlihat,
beberapa orang sudah dapat menyelamatkan diri keluar dari pesawat. Petugas yang
terlihat dalam tayangan adalah Angkatan Udara, Bandar Udara dan dari
masyarakat disekitar bandara.
Dalam tayangan tersebut, Saya melihat satu yang kurang lazim yang seharusnya
selalu ada di setiap kecelakaan Pesawat Udara dalam tayangan tersebut yaitu:
1. Kemana Unit Pemadam Kebakaran? Butuh waktu Berapa lama untuk berada di
lokasi kebakaran?
3. Berapa lam butuh wktu untuk menjebol pagar diluar landasan?
4. Apakah benar yang di semprotan dari pemadam kebakaran itu adalah air dan
bukan sejenis foam?
Mungkinkah kecepatan datang pemadam kebakaran juga menjadi salah satu faktor
meningkatnya jumlah korban hingga 22 orang..
Apakah ada yang dapat membantu saya untuk menjelaskan hal ini?
Hormat saya
Wirajhana
---------------------------------
We won't tell. Get more on shows you hate to love
(and love to hate): Yahoo! TV's Guilty Pleasures list.
---------------------------------
It's here! Your new message!
Get new email alerts with the free Yahoo! Toolbar.
---------------------------------
Food fight? Enjoy some healthy debate
in the Yahoo! Answers Food & Drink Q&A.