Ketua KNPI yang ngasih pernyataan penolakan terhadap kegiatan PGI tuh, 
jangan-jangan manusia yang turun dari planet lain ya....? Koq bisa ya, manusia 
di sana berubah begitu cepat. Sewaktu menerima sumbangan dan perhatian dunia 
Barat (yang nota bene mayoritas Kristen), koq tidak ada penolakan? Kenapa 
sekarang jadi begini?
   
  Tapi saya menduga, Ketua KNPI telah mendelegetimasi suara mayoritas 
masyarakat Aceh. Coba tanya langsung pada masyarakatnya, apa benar dengan 
adanya kegiatan PGI di Aceh, masyarakat resah dan akan terjadi kerusuhan? 
Wah....wah...
   
  Media (reporter/wartawan) pun sebaiknya lebih jeli dong memilih narsum. Kalau 
orang-orang spt Ketua KNPI ini, sebaiknya tdk usah diwawancarai kalau otaknya 
hanya ada satu kata "BERONTAK"
   
  Saya kira masih banyak narsum yang lebih kompeten. misalnya gubernur, ketua 
mui, kapolda dll. Dengan demikian pemberitaan bisa menjadi lebih sejuk, dan 
tidak perlu melukai atau menyinggung perasaan umat lain. 
   
  
Al-Mahmud Abbas <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
          Begitulah kalau agama masuk wilayah politik atau bahkan berpolitik,
terjadilah pengkaplingan-pengkaplingan atas dasar agama... seolah-olah kalau
sudah dikapling dan punya undang-undang otonomi lalu bisa meminggirkan warga
negara yang beda agama. Saya juga heran beragama koq digunakan untuk
konfrontasi apa nggak salah ?

Wassalam.

On 3/9/07, [EMAIL PROTECTED] <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
>
>
>
> Saya pikir rakyat Aceh sekarang sudah dewasa,
> sudah tahu mana yang provokator & mana yg bukan,
> sehingga bisa menyikapi ritual atau kegiatan agama
> apapun di Aceh dengan lebih toleransi..........semoga!!!
>
>
> salam,


         

 Send instant messages to your online friends http://uk.messenger.yahoo.com 

Kirim email ke