Betul Mang Ucup, Saya juga minggu lalu mengikuti seminar mengenal global warming ini di KL yang berdasarkan film dokumenter yang disponsori oleh Al Gore, the Unconvenient Truth, mengerikan sekali melihatnya.
Mari kita juga mengurangi sikap over-consumtif juga, menjadi salah satu cara membantu bumi mengurangi dampak global warming. Semaking banyak kita mengkonsumsi barang2 yang berkaitan dengan perusakkan lingkungan maka makin banyak kerusakan yang terjadi. Semua ini bukan karena kuasa Allah, tapi karena ketamakan manusia belaka. Jadi tidak usahlah menyalahkan Allah, Tuhan atau apa..tapi cobalah mulai sekarang, kita, manusia, lebih baik kepada Mother of Nature. Jadi kalau ada negara yang terkena banyak bencana alam, cobalah introspeksi kenapa bisa begitu. BAnyak hal terjadi karena ketamakan manusia. Di Indonesia, di mana masih ada hutan? Hampir semua dibabat habis untuk memenuhi ketamakan siapapun yang melakukan itu.. N jangan lupa korupsi...juga menyebabkan kerusakan alam juga. SAlam damai dari KL, Andri Noerwenda --- MANGUCUP <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > Dampak pemanasan global dapat jauh lebih mengerikan > akibatnya daripada > Perang Nuklir, bahkan kemungkinan terjadi kehancuran > dunia, karena pemanasan > global ada jauh lebih realistis daripada perang > Nuklir hal inilah yang > diutarakan oleh sang fisikawan agung Stephen Hawking > sang pencetus teori > Dentuman Besar. (Sumber Science Daily akhir Januari > 2007) > > Sedangkan menurut James Lovelock, pendiri dari > Greenpeace: Dampak pemanasan > global inilah yang sebenarnya dapat mengakibatkan > punahnya sepsies manusia, > sebab dampak dari perang nuklir tidak akan > menciptakan kerusakan seluas dan > sebesar seperti pemanasan global. > > Kiamat sudah ada di depan mata Bung ! > Menurut Lovelock keadaan dunia sekarang ini sudah > mirip seperti juga motor > boat yang mesinnya tiba-tiba mati saat berada di > ujung air terjun. Jadi > sudah terlambat dan tak ada yang bisa diperbaiki > lagi. Kita sudah berada di > ujung maut, satu-satunya yang masih bisa dilakukan > oleh umat manusia > sekarang ini; hanya berusaha untuk memperlambat > terjadinya kiamat ini ! Sama > seperti pasien yang sudah di vonis mati oleh sang > Dr, karena penyakit kanker > stadium empat. > > Berdasarkan laporan yang berjudul Climates Change > 2007 dari Panel > Antarpemerintah tentang Perubahan Iklim (IPCC) yang > dianggotai lebih dari > 600 penulis ilmuwan daripada 40 negara. Mereka > memprediksikan: > > Perubahan cuaca pada abad ke 21 ini akan jauh lebih > mengerikan dari pada > abad ke 20. Diperkirakan pada tahun 2100 setengahnya > dari spesies manusia > akan musnah. Bencana alam seperti Banjir, Tsunami, > Gempa, Badai akan menjadi > suguhan alam secara rutin bahkan dalam setahun bisa > terjadi berkali-kali. > Kemungkinan kenaikan suhu sampai 6,4 C yang > mengakibatkan mencairnya es > maupun glasier, sehingga akhirnya kutub utara pun > akan menghilang dengan > sendirinya. > > Berdasarkan laporan dari NASA ketebalan es di kutub > utara sekarang ini saja > sudah berkurang 40% dibandingkan dengan tahun 1960. > Diperkirakan permukaan > laut akan naik hingga 95 cm, sehingga banyak pulau > akan hilang tenggelam, > bahkan daerah yang dipinggir pantai seperti Kuta di > Bali ataupun daerah Acol > di Jakarta semuanya akan hilang. > > Meningkatnya jumlah tanah kering yang potensial > menjadi gurun, karena > kekeringan yang berkepanjangan. Memusnahkan seluruh > hasil pertanian ditambah > dengan meningkatnya frekuensi kebakaran hutan > seperti yang sering terjadi > sekarang ini di Amerika, Australia maupun di Eropa > > Menyebarnya penyakit-penyakit tropis, seperti > malaria, ke daerah -daerah > baru karena bertambahnya populasi serangga (nyamuk) > yang mengakibatkan > daerah-daerah tertentu menjadi bertambah padat dan > sesak karena terjadi arus > pengungsian. > > Jadi ramalan tentang kiamat ini bukannya berdasarkan > Wahyu para Nabi di > Alkitab saja melainkan sudah menjadi ramalan nyata > dari para saintis dan > ilmuwan sedunia. > > Hal inilah yang menyebabkan para politikus sedunia > pada saat sekarang ini > seperti juga kabakaran jenggot. Misalnya PBB yang > pada awalnya hanya > memikirkan masalah perang di dunia ini, sekarang > sudah merubah program > kerjanya dimana iklim cuaca dunia telah menjadi > priotitas utama. Presiden > Jacques Chirac dari Perancis maupun Kanslir Jerman > Angela Merkel telah > menjadi Nabi sang penabuh trompet untuk > memperingatkan kepada seluruh > politikus di dunia ini agar segera berusaha > memperbaiki iklim suhu pemanasan > global ini. > > Perusahaan-perusahaan besar seperti General > Electric, Dupont, dan Alcoa yang > pada awalnya menentang Protokol Kyoto, sekarang > bahkan kebalikannya, dimana > mereka mendesak agar Presiden George Bush segera > mengambil langkah radikal > untuk mengatasi pemanasan global ini. Akhirnya Bush > mengakui juga, bahwa > perubahan iklim ini merupakan tantangan serius bagi > kelangsungan hidup umat > manusia > > Penyebab utama dari kenaikan iklim suhu di bumi ini > adalah manusia, karena > ketamakannya yang terus-menerus yang mengeksploitasi > alam dengan alasan > perbaikan ekonomi untuk mengurangi kemiskinan. Hanya > sayangnya hal > kebalikannyalah yang terjadi dimana barisan > kemiskinan semakin diperpanjang > dan rantai kegagalan pembangunan semakin diperbesar. > > Sang Pencipta menciptakan hujan sebagai air mata dan > keringat alam untuk > dijadikan penyejuk hidup bagi manusia, embun yang > menyegarkan bagi setiap > rumput dan tanaman yang dapat menghidupkan semua > ciptaan-Nya. Tetapi karena > ulah manusia inilah yang akhirnya merubah menjadi > banjir yang meresahkan, > menghancurkan bahkan mematikan hasil Ciptaan-Nya. > Kita telah dipercayakan untuk mengelola bumi ini > oleh Sang Pencipta, tetapi > kenyataannya kita bukannya mengelola bahkan > memusnahkan hasil ciptaan-Nya. > Sejak manusia diciptakan, belum pernah ada generasi > manusia yang mempunyai > wewenang maupun kemampuan untuk menghancurkan bumi > ini seperti generasi > manusia di abad sekarang ini. > > Mang Ucup > Email: [EMAIL PROTECTED] > Homepage: www.mangucup.org > > -- > Internal Virus Database is out-of-date. > Checked by AVG Free Edition. > Version: 7.5.432 / Virus Database: 268.15.24/592 - > Release Date: 18-12-2006 > 13:45 > > > > > > ------------------------ Yahoo! Groups Sponsor > --------------------~--> > Transfer from your equities account. > Receive up to $1,000 from GFT. Click here to learn > more. > http://us.click.yahoo.com/aZttyC/X_xQAA/cosFAA/IRislB/TM > --------------------------------------------------------------------~-> > > > Web: > http://groups.yahoo.com/group/mediacare/ > > Klik: > > http://mediacare.blogspot.com > > atau > > www.mediacare.biz > > ==================== > Untuk berlangganan MEDIACARE, kirim email kosong ke: > [EMAIL PROTECTED] > > Yahoo! Groups Links > > > > > ____________________________________________________________________________________ Expecting? Get great news right away with email Auto-Check. Try the Yahoo! Mail Beta. http://advision.webevents.yahoo.com/mailbeta/newmail_tools.html
