1. Juga penting diketahui apakah betul- > betul ada "orang-orang kuat" itu
2. > Saya pribadi percaya, bahwa kelompok-kelompok rese itu bergerak > anarkis merajalela karena dibiarkan selama ini oleh > polisi/kejaksaaan, tidak ada backing "orang-orang kuat" yang > mengeksploitir mereka. Polisi/kejaksaan Indonesia TAKUT mencekal > mereka, Lim, Demen banget nulis s123. Yey sekolah lagi aja dulu Lim, di Belanda pan biasa Mpe-Mpe masuk kampus lagi. Biar kalu pengin bikin Indonesia jadi Belanda tuh jelas runut-runutannya dan yey bisa jadi orang yang sedikit enakan diajak ngobrol. Diskusi yang tidak pernah menarik dengan orang macam jou :o) Ogah salam-salaman :) I. --- In [email protected], "Danny Lim" <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > > Di bawah ini Ida Khouw menulis "........ pokoknya gerakan2 itu jangan > diberi tempat sedikitpun. Selain karena mereka adalah piaraan orang2 > kuat, ......." Bisakah Ida Khouw menyebut beberapa nama yang > dikategorikan sebagai "orang-orang kuat" yang "memelihara" gerakan- > gerakan di bawah ini? Hal ini penting diungkapkan, sebab kitorang > mau tahu siapa "orang-orang kuat" itu dan seberapa kuatnya mereka, > dengan demikian puluhan ribu sarjana hukum Indonesia S1, S2 dan S3 > dapat mengukur diri, apakah cukup kuat atau kalah kuat > melawan "orang-orang kuat" ini. Juga penting diketahui apakah betul- > betul ada "orang-orang kuat" itu, ataukah hanya khayalan dan/atau > isapan jempol Ida Khouw saja? > > Saya pribadi percaya, bahwa kelompok-kelompok rese itu bergerak > anarkis merajalela karena dibiarkan selama ini oleh > polisi/kejaksaaan, tidak ada backing "orang-orang kuat" yang > mengeksploitir mereka. Polisi/kejaksaan Indonesia takut mencekal > mereka, sebab bisa-bisa menimbulkan amarah orang Islam se Indonesia > yang merasa "Islam diserang". Kelompok rese ini 'kan pandai memilih > nama grup-nya, Front Pembela Islam. Seakan Islam yang diserang, > mereka membelanya mati-matian. Jadi kalau FPI dihalangi, muslim se- > Indonesia akan berpikir "Waduh .... Islam diserang dua kali nih deh > sih donk bah", etc.etc. > > Jadi penting sekali mengetahui apakah ada dan siapa "orang-orang > kuat" versi Ida Khouw itu? Menurut saya, melumpuhkan "sekelompok > orang-orang kuat" lebih mudah (bukan berarti mudah) ketimbang > menyadarkan 200 juta muslim Indonesia bahwa "Islam tidak sedang > diserang oleh agama lain". Bukan begitu? > > Sebuah diskusi yang menarik dan bermanfaat. > > Salam hangat, Danny Lim, Nederland
