IIIHIMsight ed. 18 Maret 2007
HIMailinglist : [EMAIL PROTECTED]
HIMtv
Sekedar ikut sharing tema yang diusung bung Naratama di milisnya beberapa
hari yang lalu. Sekitar setahun sudah ANTV mengubah logonya menjadi StarANTV
sering dengan masuknya salahsatu grup usaha media Rupert Murdoch yang mengambil
alih saham kepemilikan sebanyak 20%. Dengan masuknya pengusaha media kelas
dunia dalam industri broadcasting nasional, tentu selain soal urusan kucuran
modal, diharapkan adanya transfer teknologi dan pengembangan media layar kaca
yang lebih kompetitif. Setidaknya itu dapat terlihat dengan bagaimana
ekspansifnya ANTV kala itu merekrut banyak kalangan professional media yang
dianggap dapat mengangkat pamor stasiun televise yang kala pemunculan
perdananya berlokasi di Lampung ini.
Bagian programming pun mendapat pembenahan paling kentara, terutama dengan
memplot acara kuis dan sinetron lepas sebagai senjata andalan dalam menghadapi
gempuran sinetron dari stasiun2 lain yang ditayangkan secara harian maupun
mingguan. Program talkshow dengan topic yang ringan dengan mematok Om Farhan
mulai kedodoran ketika muncul Empat Mata yang secara tak terduga menyodok jam
tayang diatas jam sepuluh malam.
Program Superdeal 2 milyar sempat menghebohkan jagad perkuisan karena
mengubah pola pikir dimana hadiah besar yang mustinya diperoleh dengan susah
payah dan perjuangan, justru ditampilkan dengan mencoba keberuntungan alias
unsur luck lebih dominant ketimbang kerja keras maupun kecerdasan seseorang.
Sayangnya, nasib kuis Super Rejeki 1 milyar dan Super Milyarder 3 milyar
terhenti, sehingga slogan : 1, 2, 3 menjadi tidak relevan lagi. Eits,
belakangan ini ternyata ANTV pun menyiarkan sinetron bersambung di jam
primetime-nya.
Tulisan diatas hanya sekilas saja mendokumentasikan apa yang telah terjadi
dalam setahun kebelakang ini. Semoga tim kreatif dan bagian programming-nya
lebih jeli lagi melihat peluang pangsa pasar pemirsa yang mungkin belum digarap
pengelola stasiun tv lain atau istilah keren manajemennya : jangan bermain di
red ocean, temukanlah blue ocean kepunyaan sendiri. Bila momentumnya dibilang
sudah lewat, buatlah momentum versi sendiri.
Kabar teranyar : setelah sempat booming dengan realityshow Penghuni
terakhir, kabarnya akan diluncurkan pula program realityshow baru Pilih-pilih
mantu, akankah sukses menembus kegamangan StarANTV dalam mendobrak pakem
rating stasiun tv lainnya ?
HIManagement
Belakangan ini beberapa media surat kabar sering memasang iklan penghargaan
dalam 1-2 halaman koran untuk para salesman asurasi yang dianggap berhasil
dalam pencapaian target preminya. Ada yang dipromosikan jabatannya, diberi
gelar dalam kategori prestasi tertentu, sampai bonus tur ke luar negeri. Selain
iklan tentang lancarnya pencairan klaim asuransi untuk menarik perhatian calon
konsumen, iklan tentang keberhasilan para sales agent ini juga bukannya tanpa
maksud diumbar kepada publik.
Selama ini bila anda atau mungkin keluarga anda pernah didekati oleh salesman
asuransi, kesan yang pertama timbul adalah bahwa mereka hanya manis di awal
transaksi, namun ketika pengajuan klaim tiba jsutru nasabah merasa dipersulit.
Citra jelek seperti ini diperparah dengan kompetensi salesman yang kadang hanya
dididik sebentar namun langsung diterjunkan kepada calon nasabah tanpa
pengetahuan tentang keasuransian yang cukup memadai.
Asuransi memang bukan MLM yang jualan utamanya adalah (demo) produk yang bisa
dirasakan secara langsung. Unsur proteksi lebih ditekankan disini, meski
tentunya pihak asuransi pun punya kebijakan untuk memproteksi hak dan
kewajibannya seperti yang tertuang dalam polis. Intinya adalah keterbukaan dan
kejujuran, jangan sampai nasabah dianggap hanya mesin uang yang tiap periode
ditarik dananya untuk kocek perusahaan pasang iklan gede2 dan membiayai
karyawannya setiap tahun jalan2 saja.
HIM&thecity
Selama ini promosi pengembang dalam memasarkan unit propertinya kepada calon
konsumen masih melulu soal fasilitas umum dan social seperti sekolah, tempat
ibadah, arena bermain, pusat perbelanjaan, klub olahraga, sampai kemudahan
akses jalan tol. Tentunya bukan hanya soal kelengkapan sarana public saja yang
diumbar, kemudahan cara pembayaran pun seringkali dilontarkan oleh para tim
sales-nya, entah itu bunga rendah, cicilan sampai 100 kali, jangka waktu
pembayaran yang lama, sampai pakai proteksi asuransi segala bila ditengah jalan
ada konsumen mendadak tidak bisa membayar angsurannya karena satu dan lain hal.
Cara konvensional yang biasanya dipakai untuk menjaring calon konsumen
biasanya pasang iklan di harian nasional, ikut pameran, promo ke berbagai mal,
dan membuat semacam open-house gathering. Bila situs tentang karier dan cari
pekerjaan begitu banyak dan lumayan dikenal, tidak demikian halnya pemahaman
masyarakat dengan situs yang memuat info soal perumahan, kecuali mungkin
informasi tersebut hanya beredar terbatas dalam jaringan broker property saja.
Alangkah nyamannya bila ada situs yang bisa berperan seperti google-tools,
misalnya nich penulis masukan keyword : Jakarta Timur ( untuk kotak lokasi ), <
Rp 200 juta ( untuk kotak kisaran harga jual rumah ), BCA ( untuk bank yang
bisa memberikan fasilitas KPR ), dan hasil pencariannya akan menunjukkan
perkiraan lokasi pemukiman mana yang kiranya cocok untuk di-search lebih
lanjut, plus informasi sekilas fasilitas yang ditawarkan.
Tentunya bila kepastian lokasi sudah diperoleh dan gambaran bentuk rumah yang
diidamkan sudah didapatkan, maka tahap selanjutnya adalah gambaran secara umum
mengenai sistim pembayarannya seperti apa dalam bentuk simulasi bunga dan
cicilan yang musti dibayar setiap bulannya. Kira2 mungkin ada dari para pembaca
yang tahu, kira2 situs property atau perbankan apa yang bisa membantu untuk
urusan seperti itu ?
HIMtertainmentSound is provided by :
Retromantic of HardrockFM87.6
Rhytym of love of MustangFM88
Monday Back2back, Wednesday Slow Machine, & Sunday Club 80s of KISFM95.1
One Love of JAKFM101
HIMsight | HIMpersada10 | HIMoments
HIMfs : [EMAIL PROTECTED] | HIMblog! :
http://himfiles.blogs.friendster.com
HIMym : jukeboxlist | HIMailinglist : [EMAIL PROTECTED]
---------------------------------
Real people. Real questions. Real answers. Share what you know.