MERTI LESTARI
Adalah sebuah karya hasil dari lokakarya proses seni komunitas selama 
6 hari di desa pinggiran berhutan-hutan jati; Ngombak, kecamatan 
Kedungjati, kabupaten Grobogan, jawa tengah dengan subyek partisipan 
warga setempat dari kanak-kanak hingga orangtua sejumlah lebih dari 
70 orang.
Men-dialog-setubuh-campur-aduk-kan unsur-unsur gerak-tari, pemeranan-
teater, rupa, bunyi-musik. Mengkontekskannya pada kenyataan situasi 
kondisi lingkungan. Mem'prek'kan dikotomi tradisional – modern. 
Meretas pakem-pakem. Menyingkap mitos karya seni adiluhung. Dan bahwa 
ternyata semua orang adalah seniman. Dan bahwa berkesenian ternyata 
adalah perihal biasa saja seperti makan. Amin.

MERTI LESTARI
Pohon-pohon tumbang
Bunga-bunga layu
Sumber-sumber kering
Tanah-tanah pecah
Udara kotor dan pengap
Hawa sumpeg dan busuk
Hewan-hewan sekarat
Manusia tanpa masa depan
Ada kehidupan yang muram
Tunas, kanak-kanak, esok …
Bakal jadi apa Saudara ?
Kecemasan menjawabnya

Ketika kita telah jadi pemangsa
Ketika kita telah jadi pemakan segala
Ketika kita rakus dan angkara
Ketika kita adigang, adigung, adiguna
Ketika kita tak lagi sahaja
Tunas, kanak-kanak, esok …
Apa jaminannya Saudara ?
Ketakutan menjawabnya

Bapa angkasa, Ibu bumi
Udara, air, tanah, api
Hutan, sungai, gunung, lautan
Burung, ikan, segala binatang
Tradisi, kemajuan, desa dan kota
Alam, kebudayaan, manusia-manusia
Harapan ya harapan kami
Saling rawat, saling menghidupi
YA MERTI LESTARI

MERTI LESTARI
Minggu 25 Maret 2007
Mulai jam 10.00 pagi
Di dalam stasiun spoor Kedungjati

MERTI LESTARI
Sugeng rawuh … Selamat mengapresiasi … Merdeka !


Kirim email ke