Ikutan nimbrung ahh, ribut-ribut soal Pilkada DKI Jakarta kok nyerempet ke soal
agama. Membahasakannya kayaknya lebih enak dengan bahasa politik, kapasitas dan
realitas persoalan yang ada di Jakarta. Yang jelas nih menurut para pengamat
bahwa adanya big koalisi yang mengusung Fauzi Bowo itu bagian yang tidak sehat
dalam demokrsi, karena mendorong dan mempersempit kepada warga yang ingin
berpartisipasi dalam pilkada.
Tionghoa Indonesia <[EMAIL PROTECTED]> wrote: Hallo pak Budi,
Ini jawabannya:
Hi, bukankah sebelum musim kampanye Fauzi Bowo sudah mencuri start ?
Mana sih bisa dicuri, startnya kan belum ada koq bisa dicuri, jangan
memfitnah begitu lah
Lalu bagaimana dengan berita tentang Fauzi Bowo yang menyogok PDS untuk
memilihnya ?
Itu dibuktikan dululah, jangan hanya main fitnah saja, tanpa bukti, itu
namanya fitnahan belaka
Apakah kamu salah seorang yang mendapat uang sogok ?
Lha ini adalah fitnahan yang sudah tulen, bukan praduga tidak bersalah lagi,
ini gawat lho
Budi P <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
Hi, bukankah sebelum musim kampanye Fauzi Bowo sudah mencuri start ?
Lalu bagaimana dengan berita tentang Fauzi Bowo yang menyogok PDS untuk
memilihnya ?
Apakah kamu salah seorang yang mendapat uang sogok ?
On 3/18/07, Tionghoa Indonesia <[EMAIL PROTECTED]> wrote: Sejarah Kota
Jakarta membuktikan bahwa peranan etnis Tionghoa sangat
besar terhadap perkembangan Jakarta. Mereka telah menjadi bagian
masyarakat Jakarta sebelum Portugis dan Belanda datang ke Pelabuhan
Sunda Kelapa.
"Pada reformasi saat ini, etnis Tionghoa sangat berperan aktif
terhadap jalannya roda perekonomian Ibukota," kata Wakil Gubernur
DKI Jakarta, Fauzi Bowo di sela-sela perayaan Tahun Baru Imlek 2558
DKI Jakarta di GOR Lokasari, Jakarta Barat, Minggu (25/2).
Fauzi mengungkapkan, etnis Tionghoa memiliki potensi yang luar
biasa. Mereka menguasai sebagian dari perdagangan di Ibukota.
Seharusnya, kepada mereka harus disampaikan penghargaan, apresiasi,
dan peluang untuk lebih berpartisipasi terhadap Kota Jakarta ini.
Fauzi Bowo berharap, agar ke depan etnis Tionghoa lebih
berpartisipasi secara aktif di berbagai sektor pembangunan. "Untuk
kepentingan Kota Jakarta yang lebih besar, warga Jakarta keturunan
etnis Tionghoa harus lebih proaktif memberikan sumbangsihnya, " ujar
mantan Sekda DKI ini.
Pada saat ini, kata Fauzi Bowo, pembaruan etnis atau naturalisasi
merupakan sebuah kebutuhan masyarakat yang mesti diwujudkan, bukan
hanya sebatas retorika belaka. Dengan demikian, lanjut Fauzi Bowo,
keberagaman atau kebhinekaan akan tercipta di Ibukota sebagai salah
satu perekat persatuan dan kesatuan bangsa.
Sementara itu, mengenai perayaan Imlek, Bang Fauzi-sapaan akrabnya,
menilai, tradisi tersebut perlu dilestarikan sebagai salah satu
khasanah budaya bangsa Indonesia. "Ini merupakan kekayaan warga
Jakarta yang mesti terus dipelihara karena ini adalah tradisi yang
sangat positif dan sekaligus sebagai sarana untuk mempererat
persatuan dan kesatuan bangsa," kata dia.
Perayaan Imlek kali ini menggambarkan persatuan dan kesatuan
antarsesama warga Ibukota.
Pada kesempatan tersebut, Ketua Panitia Perayaan Imlek 2558, Hanan
Soeharto menyampaikan ucapan terima kasih kepada Pemprov DKI Jakarta
yang telah menghapus diskriminasi terhadap etnis Tionghoa.
"Pemprov DKI telah menjadikan Jakarta sebagai kota multietnis,"
tegas Hanan.
Sedangkan perwakilan tokoh muslim Tionghoa Yusuf Hamka menilai,
Fauzi Bowo sebagai pimpinan daerah yang bersahaja dan bersih dari
perilaku korupsi, kolusi, dan nepotisme (KKN), dan selalu dekat
dengan warganya. "Ke depan, Jakarta butuh pemimpin yang dekat dengan
rakyat dan menjunjung tinggi pluralisme,"
Itu semua sudah jelas, kalau kerusuhan tetap dibiarkan seperti zamannya
Soetiyoso, kan kita akan berabe sekali, soal Banjir juga begitu, yang memberi
komando itu kan Soetiyoso, kalau beliau kepingin Jakarta kebanjiran, ya itulah
yang terjadi, bukan Kebanjiran uang, tapi kebanjiran air sehingga yang miskin
lebih miskin lagi dan rumah rumah mereka rusak semua. Kalau Gubernurnya sudah
ditopang oleh PARTAI DAMAI SEJAHTERA yang memiliki Tuhan, tentu nanti Tuhan
akan berserta kita, kalau Tuhan dipihak kita, siapa lagi musuh kita?Mazmur
124:8.
Tongkat kerajaan orang fasik tidak akan tinggal tetap di atas tanah yang
diundikan kepada orang orang benar, supaya orang orang benar tidak mengulurkan
tangannya kepada kejahatan (Mazmur 125:3)
MARI KITA BERSATU PADU
UNTUK MEMBANGUN BANGSA DAN NEGARA
KESATUAN REPUBLIK INDONESIA
---------------------------------
Don't be flakey. Get Yahoo! Mail for Mobile and
always stay connected to friends.
MARI KITA BERSATU PADU
UNTUK MEMBANGUN BANGSA DAN NEGARA
KESATUAN REPUBLIK INDONESIA
---------------------------------
Finding fabulous fares is fun.
Let Yahoo! FareChase search your favorite travel sites to find flight and hotel
bargains.
---------------------------------
TV dinner still cooling?
Check out "Tonight's Picks" on Yahoo! TV.