God bless America.

Salam,
Sensei Deddy Mansyur
University of Houston
www.uh.edu/shotokan
www.houstonshotokan.com 

Tamsil kagak perlu mencak-mencak sama Kedubes AS.
Anda bersama 11 anggota DPR yang lain harus minta ma'af sama tuhan atas 
perbuatan dan tingkah laku anda-anda yang sangat rusak, menghina rakyat kecil 
Indonesia yang sangat sengsara.
  ----- Original Message ----- 
  From: Bagus Gedeetana 
  To: [email protected] 
  Sent: Saturday, March 24, 2007 2:51 AM
  Subject: Re: [mediacare] Diduga anggota Jama'ah Islamiyah, Tamsil Linrung 
dari PKS dicekal AS dan Kanada


  Bukan dituding tanpa bukti karena pernah ditangkap membawa bahan peledak di 
Philipina, supaya tidak kecolongan yah mending dicegah supaya tidak terjadi. 
Yang heran kok bisa pernah ditangkap malah menjadi anggota DPR.

  radityo djadjoeri <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
    Makanya, kalau mau jalan-jalan ke Timur Tengah saja, pasti tidak kena cekal.
    Lagipula anggota DPR kok hobinya jalan-jalan ke luar negeri, sementara 
nasib rakyatnya nggak dipikirin.

    salam,

    rd

    Tamsil Linrung (FPKS) Dicekal AS karena Dituding Anggota JI 
        
    23/03/2007 12:16 WIB
    Tamsil Dicekal, 11 Anggota DPR Tetap 'Jalan-jalan' ke Kanada
    Muhammad Nur Hayid - detikcom

    Jakarta - Sebanyak 11 anggota DPR kembali 'jalan-jalan' ke Kanada dengan
    dalih studi banding untuk RUU pengelolaan wilayah dan pulau-pulau kecil.
    Seharusnya yang berangkat ke luar negeri sebanyak 12 anggota DPR, namun
    karena 1 anggota DPR dicekal Kedubes Amerika Serikat (AS), hanya 11 yang
    berangkat.

    'Jalan-jalan' dengan dalih studi banding ini terungkap ketika salah satu
    anggota rombongan, Tamsil Linrung (FPKS), gagal berangkat akibat dicekal
    oleh Kedubes AS.

    Rombongan studi banding ini dipimpin oleh Bomer Pasaribu dari Fraksi Partai
    Golkar. Anggotanya adalah Syafri A Leluasa (FPG), Djumat CW (PDIP), Idham
    (PDIP), Wowo I (FPDIP), Faqih Chaeruddin (FPPP), I Wayan Sugiono (FPD),
    Nurhadi Musawir (FPAN), Arifin Djunaedi (FKB), Tamsil Linrung (FPKS), Hilman
    Indra (FPBB), Rusman Ali (FPBR), Apri (FPDS) dan 2 staf dari Komisi IV DPR.
    Rombongan ini berangkat dari Bandara Soekarno-Hatta, Cengkareng, menuju
    Kanada pada 21 Maret 2007. Diperkirakan pada 29 Maret 2007 mereka akan tiba
    kembali di Tanah Air.

    Belum diketahui berapa anggaran yang disediakan dalam studi banding ini.
    Namun seperti biasa kunjungan ke luar negeri selalu mendapatkan tiket pulang
    pergi dan uang harian. "Kalau biayanya saya nggak tahu. Karena saya baru
    kali ini mengambil tiket ke luar negeri tapi itupun gagal karena dilarang
    oleh AS," kata Tamsil saat dihubungi detikcom, Jumat (23/3/2007). (mar/nrl)
    Source :

    
http://www.detiknews.com/index.php/detik.read/tahun/2007/bulan/03/tgl/23/time/121637/idnews/757795/idkanal/10

    23/03/2007 11:55 WIB
    Tamsil Linrung Dicekal AS karena Dituding Anggota JI 
    Muhammad Nur Hayid - detikcom
    mpr.go.id
    Tamsil Linrung (mpr.go.id)

    Jakarta - Anggota DPR dari FPKS Tamsil Linrung tidak tinggal diam mendapat
    perlakuan tidak mengenakkan dari pemerintah Amerika Serikat (AS). Salah satu
    alasan AS mencekalnya, karena dirinya dituding sebagai anggota Jamaah
    Islamiyah (JI). 

    Terhadap pencekalan AS ini, Tamsil mencoba menelusurinya. Ternyata informasi
    yang diperolehnya, larangan terbang ke luar negeri oleh Kedubes AS
    didasarkan tiga alasan. 

    Pertama, dia pernah ditahan di Filipina beberapa tahun lalu, karena diduga
    membawa bahan peledak. Kedua, Tamsil dituding terkait Jamaah Islamiyah (JI).
    Dan ketiga, dia diduga terkait kerusuhan di Sulawesi Tengah mengingat Tamsil
    memimpin sebuah lembaga di bawah Dewan Dakwah Indonesia. Diduga anak buah
    Tamsil terkait kerusuhan di sana.

    "Saya tahu informasi ini setelah mendapat penjelasan dari staf Kedubes
    Kanada bernama Cindy. Lebih gila lagi saya dilarang ke luar negeri. Apa hak
    mereka!" cetus Tamsil dengan nada tinggi kepada detikcom, Jumat (23/3/2007).
    Atas tindakan tersebut, dia menganggap wajah parlemen dan pemerintah secara
    umum telah dipermalukan. Karena keberangkatannya ke Kanada bukan untuk
    kepentingan pribadi tapi mengemban amanat negara.

    "Ini penghinaan, tidak hanya pada parlemen tapi juga pemerintah," tandasnya.
    (umi/asy)

    Source :
    http://www.detiknews.com/index.php/detik.read/tahun/2007/bulan/ 
03/tgl/23/time/115541/idnews/ 757775/idkanal/10


    23/03/2007 11:49 WIB
    AS Cekal Tamsil Linrung ke Kanada Jelang Masuk Pesawat
    Muhammad Nur Hayid - detikcom
    Jakarta - Polisi dunia, AS, menunjukkan taringnya. Korbannya kali ini
    anggota DPR dari FPKS Tamsil Linrung. AS melarang Tamsil melawat ke Kanada
    karena diduga terlibat jaringan teroris.
    Tragisnya, pembatalan keberangkatan Tamsil hanya sesaat sebelum dia menaiki
    pesawat Cathay Pacific Airways yang akan membawanya ke Kanada pada pukul
    08.00 WIB, Rabu 21 Maret 2007. 
    Di Kanada, bersama sejumlah anggota dewan lainnya, Tamsil seyogianya akan
    melakukan studi banding RUU Pengelolaan Wilayah dan Pulau-pulau Kecil.
    Saat akan menjejakkan kaki ke dalam pesawat, Tamsil mengaku tiba-tiba
    dipanggil petugas bagian counter penerbangan. Petugas melarang Tamsil naik
    pesawat karena instruksi dari Kedubes AS.
    "Beberapa menit saya dilakukan cek fisik pada tanggal 21 Maret pukul 08.00
    WIB. Paspor saya dicek, pihak counter bilang, katanya saya dilarang
    bepergian oleh Kedubes AS. Padahal saya sudah dapat izin dari Kedubes
    Kanada," tutur Tamsil dengan nada kecewa kepada detikcom, Jumat (23/3/2007).
    Petugas counter akhirnya meminta waktu selama 10 menit untuk berkoordinasi
    dengan Kedubes AS. "Akhirnya visa saya dibatalkan," kata Tamsil
    lirih.(umi/asy)
    Source :
    http://www.detiknew s.com/index. php/detik. read/tahun/ 2007/bulan/ 
03/tgl/23/ tim
    e/114907/idnews/ 757765/idkanal/ 10

     




----------------------------------------------------------------------------
    Get your own web address.
    Have a HUGE year through Yahoo! Small Business.




------------------------------------------------------------------------------
  Now that's room service! Choose from over 150,000 hotels 
  in 45,000 destinations on Yahoo! Travel to find your fit.


------------------------------------------------------------------------------
  We won't tell. Get more on shows you hate to love
  (and love to hate): Yahoo! TV's Guilty Pleasures list.  

Kirim email ke