Dear all,
   
  Mirisnya suara ratusan para TKW itu dianggap angin lalu oleh pemerintah kita. 
Bangsa ini memang sudah kehilangan harga diri sebagai sebuah bangsa yg 
bermartabat. Kasus seperti itu sudah begitu sering kita dengar, kasus kekerasan 
oleh majikan kepada para tkw sudah tak terhitung jumlahnya. Tapi apa yg sudah 
diperbuat oleh pemerintah untuk meresponi hal tsb.
   
  Apakah regulasi perlindungan terhadap para TKW sudah diperbaiki? Apakah sudah 
disosialisaikan dengan benar sehingga para TKW tahu kemana harus mengadu jika 
mengalami kekerasan? Bagaimana kesepakatan tentang jam kerja yg manusiawi? 
Apakah sudah dipahami dengan benar oleh agen PJTKI, para TKW dan majikannya? 
Semuanya serba tidak jelas alias membingungkan.
   
  Jangan heran kalau kemudian para majikan Arab beranggapan bahwa para TKW asal 
Indonesia itu bisa diperlakukan semau gue termasuk melayani nafsu bejadnya. 
Melihat fakta bahwa pemerintah kita tidak bisa berbuat banyak, mungkin saja 
para majikan Arab merasa bahwa lebih nyaman mempekerjakan TKW asal Indonesia 
karena bisa sekaligus "ditiduri" dibandingkan dengan TKW asap Filipina misalnya 
yg pemerintahnya lebih berani menyuarakan perlindungan terhadap TKW nya. 
   
  Katanya para TKW/TKI adalah pahlawan devisa dan apa pepatah yg mengatakan 
bahwa bangsa yg besar adalah bangsa yg tidak melupakan jasa para pahlawannya. 
Mungkin bangsa ini sudah menjadi bangsa yg kerdil sehingga begitu mudah 
mengabaikan nasib para pahlawan devisa kita ( TKW/TKI ).
   
  Salam prihatin/Roy

"[EMAIL PROTECTED]" <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
          Dear All,

Dalam perjalanan ke London, saya transit di Abu Dhabi. Ketemu dengan 
ratusan TKW. Ada yang baru berangkat dan ada pula yang akan pulang. 
Saya hampiri mereka. Secara umum, cerita dan penampilan mereka: 
menyedihkan. Cerita paling umum dari mereka adalah pelecehan seksual 
dari majikan. Jika mau "melayani" majikan, mereka bisa kerja lama 
sampai kontrak berakhir. Kalau nggak, baru 2 minggu udah dipulangin. 
Mau tau gaji mereka? 1.200.000 rupiah kira - kira. Tak lebih dan tak 
kurang seperti budak belian. 

Hardi Baktiantoro


         

 
---------------------------------
Now that's room service! Choose from over 150,000 hotels 
in 45,000 destinations on Yahoo! Travel to find your fit.

Kirim email ke