Sayang sekali, nama Danny udah cukup familiar di milis ini, walau ada sebagian 
tulisan2 nya yg bikin senyum kecut, tapi itulah manusia dengan kelebihan dan 
kekurangan nya, milis diciptakan bukan utk ring tinju, utk stimulasi otak dan 
latihan mempertajam nalar, saya sendiri sangat menikmati sarana internet ini, 
maklum krn hidup diluar negri jadi informasi dari penulis2 di milis2 sangat 
membantu saya utk cathing up dengan berita ditanah air walau saya bisa saja 
baca koran...intereaksi dengan temen2 di milis adalah sangat intimate, exciting 
dan tentu saja menarik melihat reaksi orang yg ber beda2.
   
  Menghujat si penulis memang tidak adil, itu permainan culas dan tidak 
simpatik, kita boleh saja bersitegang di gelanggang perdebatan, karena memang 
hanya ideology penulis lah yg cuman bisa kita kenal disini bukan orang nya, 
bila sikap bermusuhan sudah nampak dibidik kan kearah si penulis bukan ideology 
nya sudah jelas perdebatan pun akan kehilangan originalitas nya, yg ada 
hanyalah kebencian dan semburan kata2 yg memang sengaja utk menyakiti.
   
  Ohwell, Danny is gone, sayonara meener
   
  salam
  omie
   
   
  

BDG KUSUMO <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
      Pak Mod dan para netter yb.,
  sayang sekali Oom DL "lengser keprabon" dari Media Care, karena cukup banyak 
  pendapatnya yg unik, meskipun terkadang aneh, sepertinya kurang well-informed 
lagi
  tentang keadaan di Indonesia, seperti saya yg telah lama sekali di LN juga.
   
  Sayang Oom DL kurang  "tahan banting" spt banyak sekali kickboxers dari 
Nederland
  yg sangat tangguh, baik yg "bule", Arab maupun yang berwarna lainnya.
  Cooling down yg diisyaratkan oleh Pak Mod disini saya sambut, karena formulasi
  kasar, seperti kekerasan, bukan argumen. 
  Btw, yg ini hari final, besok sudah bisa jadi quarter-final ...
  Salam, bdg
   
    ----- Original Message ----- 
  From: radityo djadjoeri 
  To: [email protected] 
  Sent: Sunday, April 01, 2007 2:32 AM
  Subject: [mediacare] Oom Danny Liem akhirnya keluar gelanggang
  

    Kawans,

Andai Mediacare itu sebuah laga tinju, "jagoan" asal Belanda Oom Danny Liem 
(DL) memutuskan untuk keluar dari ajang jotos-jotosan. Ia sudah pasrah, walau 
tak mau mengaku kalah. Kemarin ia mengirim email kepada saya, bahwa ia tak mau 
lagi posting di milis ini untuk selamanya. Selanjutnya, Oom DL ingin 
berkonsentrasi di milis yang ia kelola: Kincir-Angin.

Lalu apa yang melatar belakangi itu? Ia mengaku tak tahan dengan hinaan, 
cercaan, makian plus kata-kata kasar dari "seterunya". Siapa saja? Ia sebutkan 
beberapa nama, diantaranya Sato Sakaki, Manneke, dan Ida Khouw. Ada nama lain? 
"Yah, ada beberapa nama lainnya, tapi tak perlu saya sebutkan."

Lalu saya tanya: "Oom, apa nanti mereka malah menilai Anda itu kekanak-kanakan?"

"Yah, itu sudah keputusan final dari saya. Saya tidak peduli apa kata orang," 
jawabnya.

Demikian sekilas info dari saya. Sekaligus ingin kasih saran kepada rekan Sato 
Sakaki untuk mengurangi porsi hujatan dan lebih memoles "bahasa kasarnya" biar 
tak terlalu kentara, karena capai juga kalau saya harus menyuntingnya. Daripada 
saya delete kan?



salam,


rd



 

 
---------------------------------
 Get your own web address.
 Have a HUGE year through Yahoo! Small Business.

Kirim email ke