Mba Timoer... itu FH artinya Fahcry Hamzah dung...kalu ga salah ketua
SMUI/BEm UI setelah era Rama sekitar tahun 99-2000....wah junior gw....tapi
ternyata manuver politiknya ganas banget....
Tapi saya pribadi ga yakin ini ide dia...paling titipan dari pembesar PKS
laiinya...seperti Anis Matta mungkin....... atau jangan-jangsn titipan orang
Malaysia... yang jika RUU PM berhasil akan dukung habis-habisan PKS dengan
segalan daya dan upaya....uang tentunya.....
Dik Wido.....gimana penjelasan PKS dalam hal ini...atau seperti biasa akan
berkata politis dan ngeles.......atau mendingan seperti Rama yang udah jadi
politikus asli (Bukan lagi anak rohis Mesjid UI dulu, yang idealis n taat
hukum agama).... INI POLITIK BUNG..........he..he..he... ketauan
belangnya......
Lucunya PKS mengagungkan dirinya sebagai Partai Islam (Agama) yang jujur,
bersih n adil)............ Wah emang dunia udah terbalik.......
Besok Gubernur DKI, Adang mau maju....wah PKS bakal dapat banjir dana
neh...... emangnya PKS dapat konsesi apa aja yah? jadi penasaran......
4a. di balik pembahasan ruu penanaman modal
Posted by: "poetry timoer" [EMAIL PROTECTED] poetry_timoer
Date: Fri Mar 30, 2007 6:16 am ((PDT))
Seorang kawan mengirimkan cerita kepada saya mengenai ragam cerita di balik
RUU Penanaman Modal. Atas ijinnya saya ingin berbagi cerita dengan
kawan-kawan semua, tentu dengan memotong bagian-bagian tertentu yang tidak
layak dikemukakan pada publik. Karenanya, saya berrela-hati untuk menyadur
ulang ceritanya.
Kisahnya :
Sebenarnya poet (panggilannya kepada saya), dalam RUU itu mulanya tidak ada
pasal mengenai HGU. Bunyi pasalanya hanya soal fasilitas bagi penanam modal,
salah satunya adalah hak atas tanah. Waktu pembahasan di panja (panitia
kerja) Komisi VI, salah seorang anggota panja dari PKS (namanya ia
rahasiakan) yang mula-mula yang mengusulkan HGU-nya 100 tahun, mengambil
contoh Malaysia.
Bersambutlah itu oleh partai-partai lain terutama partai pemerintah, P
Demokrat, P Golkar, dll.
PDIP, dari seorang anggota bilang kalau itu ultra petitum...alias melebihi
dari apa yang diminta pemerintah.
------------------
Kawan saya menyela ceritanya dengan mengatakan PKS...diancuuukkk (makiannya
dalam kosakata jawa timuran yang khas)...
Saya merasa harus mengungkapkan makian ini untuk menggambarkan betapa ia
kesal pada partai ini.
Berkali-kali partai ini bersikap munafik, sok bersih.....sok membela
rakyat...
tapi di belakang itu sangat anti rakyat.
Ya Tuhanku...katanya....Ternyata yang namanya ....(PKS...berinisial FH...dan
bekas aktivis kemahasiswaan itu)...ternyata sangat liberal...Gila....
Ooooo
---------------------
Cerita lainnya soal HGU adalah, statemen berkali-kali oleh pakar ahli hukum
pemerintah yaitu (ia merahasiakan namanya...tapi belakangan setelah
membaca-baca berita saya tahu, itu adalah Erman Rajagukguk),....berkali-kali
dia menggunakan kosakata 'akrobat politik..."
Berkali-kali poet, kata 'akrobat politik itu dikatakannya....
Saya jadi menghubung-hubungkan angka, PKS bilang 100 th, mungkin Erman lalu
cari pembenaran, di dapatlah angka 95 tahun). (5 tahun itu didapat dari 35
tahun plus perpanjangan 25 tahun, berasal dari ketentuan UUPA...sisa
pembenarannya di dapat dari PP No 40 tahun 1996, kira-kira 35 tahun).
Dasar ilmu akrobat yah...isi dari PP 40 tahun 1996 sendiri sesungguhnya
hanya 35 plus 25 tahun...total jumlah 60 th. Jadi cara me'mistik' angka-nya
Erman ya ngawur.
Udah gitu, mana ada PP jadi konsideran UU, wong tingkatannya lebih rendah.
Kesalahan FATAL. Nah itu terungkap waktu uji publik-nya PDIP.
Udah gitu, banyak juga yang hari itu gugat bareng RUU PM, di acaranya PKB
juga digugat.
------------------------
Gosip lain JK phone-phone terus si Didik loh....
....
Saya terpaksa menghentikan dulu cerita ini, sebab keponakan saya sudah
memanggil tantenya tercinta...
udah dulu ya....
Mungkin ada yang mau berbagi cerita...
timoer