Undangan Liputan:  Launching Wanagama Bedrock Forest

Mengundang rekan-rekan wartawan untuk hadir pada acara Launcing
Wanagama Bedrock Forest. 
Hari/ Tanggal   : Selasa/ 17 April 2007
Pukul           : 07.00-selesai
Tempat  : Wanagama I; Boulevard UGM; dan Fakultas Kehutanan UGM 
Acara           : 

1. Wanagama I, Banaran, Playen, Gunungkidul.
08.30 – 09.00   : Registrasi (pengisian buku tamu) diiringi kesenian
"gejok lesung"
09.00 – 09.10   : Pengantar disertai Power Point Show tentang Wanagama
Bedrock Forest 
09.10 – 09.20   : Sambutan Dekan FKT UGM
09.20 – 09.30   : Sambutan oleh Gubernur DI. Yogyakarta
09.40 – 09.50   : Sambutan oleh Menteri Kehutanan
09.50 – 10.05   : Hymne Lingkungan oleh paduan suara
10.05 – 10.15   : Laporan direktur WBF
10.15 – 10.30   : Launching WBF dan Fund Raising oleh Rektor UGM
10.30 – 11.30   : Kunjungan ke area WBF (Play Ground, Water Ecosystem,
dan Mini Forest)    disertai penanaman pohon oleh anak-anak SD sekitar
Wanagama.
11.30 – 12.30   : Kunjungan ke petak 5 dan fasilitas Wanagama
12.30 – selesai         : Penutupan dan makan siang

2. Di Boulevard UGM, dan Fakultas Kehutanan UGM
07.00 – selasai : Long march dari fakultas kehutanan ke boulevard 
        Orasi di Boulevard
        Menulis pesan moral, kampanye Hari Bhakti Bagi Bumi (ditandai dengan
penyematan pita, dan mengisi kotak donasi Rp 1000,- )
        Happening Art
        Pernyataan sikap
        Penutupan



Press Release
Pendidikan Lingkungan untuk Anak di Wanagama Bedrock Forest

Beberapa dekade terakhir ini lingkungan yang kita tinggali semakin
memburuk. Berbagai permasalahan lingkungan mulai dari pemanasan
global, kepunahan sumberdaya alam hayati, kekeringan panjang,
kelangkaan air bersih, pencemaran lingkungan, banjir, dan bermacam
bencana terjadi akibat menurunya kualitas lingkungan. Krisis
lingkungan ini terjadi akibat pengelolaan lingkungan yang tidak
beretika. Manusia mengeksploitasi sumber daya alam tanpa memedulikan
norma-norma kehidupan. 
Hal ini bisa ditanggulangi dengan pendidikan lingkungan hidup sejak
dini. Menurut H.R.E. Soeriaatmadja, pakar Pembangunan Berkelanjutan
dan Berwawasan Lingkungan, pendidikan lingkungan hidup adalah upaya
untuk menumbuhkan dan mengembangkan kesadaran dan keakraban terhadap
lingkungan hidup bagi anak (pra-sekolah) usia (4-6 tahun), siswa SD
(6-12 tahun), siswa SLTP (13-16 tahun) dan siswa SMU (17-20 tahun).
Pendidikan ini diterapkan pada rentang usia tersebut karena anak
memiliki sikap keingintahuan yang dapat dibentuk menjadi
tanggungjawab, kebajikan, dan kerjasama.
Masyarakat luas sebenarnya cukup memahami cara menghadapi permasalahan
lingkungan. Namun dari sisi perilaku dan kesadarannya, masyarakat
lebih memilih diam di tempat tanpa melakukan aksi yang berarti. Mereka
belum mau merealisasikan wawasan yang mereka miliki dalam langkah yang
sifatnya aplikatif.
Berdasarkan kenyataan tersebut, Wanagama Bedrock Forest memposisikan
diri sebagai lembaga pendidikan etika lingkungan hidup yang berupaya
meningkatkan kesadaran lingkungan pada anak-anak usia sekolah agar
memiliki sensitivitas terhadap keadaan alam serta lingkungan hidup
yang kian memburuk. Melalui program pendidikan etika lingkungan,
Wanagama Bedrock Forest berniat membangun generasi yang memahami
pentingnya keseimbangan alam dan kelestarian lingkungan. Sehingga
tercipta harmoni di setiap aspek budaya manusia yang juga bagian dari
alam semesta. Itu sesuai motto Wanagama Bedrock Forest: Better
Environment for Better Life.
Wanagama Bedrock Forest memiliki program Forest for Kids, City Forest
dan Fund Raising. Misi pelestarian alam dan perbaikan lingkungan hidup
Wanagama Bedrock Forest ini bersifat jangka panjang dan bekelanjutan.
Membangun kembali lingkungan yang telanjur rusak perlu cukup waktu dan
melibatkan pihak sebanyak mungkin, bukan pekerjaan yang seketika
membuahkan hasil. Ibarat sekarang menanam, anak cucu yang menuai di
masa datang. Tugas kami saat ini adalah menyiapkan generasi yang paham
akan pentingnya melestarikan alam dan memelihara lingkungan. Sehingga
kehidupan di masa datang akan lebih baik. Program ini mengutamakan
pendidikan lingkungan bagi kalangan generasi muda untuk sadar
lingkungan. Forest for Kids bertempat di Hutan Wanagama I di Desa
Banaran, Playen, Gunungkidul, Yogyakarta, 1 jam dari Yogyakarta ke
arah Wonosari yang diperuntukkan bagi siswa sekolah dasar (SD),
sekolah lanjutan pertama (SLP), sekolah lanjutan atas (SLA),
mahasiswa, perusahaan, lembaga pemerintah, lembaga swadaya masyarakat
(LSM), dan masyarakat umum. 
City Forest dilaksanakan di hutan arboretum Fakultas Kehutanan UGM
Bulaksumur Yogyakarta yang diperuntukkan bagi anak-anak peserta
playgroup serta taman kanak-kanak (TK). Program Wanagama City Forest
adalah jembatan bagi anak usia pra-sekolah, sebelum mereka mengikuti
program Forest for Kids di Wanagama Bedrock Forest di kemudian hari.
Fund Raising Day merupakan suatu program Wanagama Bedrock Forest yang
menitikberatkan pada gerakan moral penyadaran masyarakat terhadap
kelestarian lingkungan hidup. Tema dari program ini adalah "Hari Bakti
bagi Bumi" dengan mendonasikan Rp. 1.000,00 sebagai wujud kepedulian
terhadap kelestarian lingkungan. Program ini nantinya akan rutin
dilaksanakan setiap tanggal 17 April di beberapa titik strategis.
Acara perdana Fund raising day ini akan dilakukan pada tanggal 17
April 2007 denngan titik utama di Boulevard UGM Dimulai jam 7 WIB
dengan acara happening art, pesan moral  Dana yang terkumpul dari
program ini nantinya akan digunakan untuk membiayai program pendidikan
lingkungan dengan sistem subsidi bagi peserta program pendidikan
lingkungan Wanagama Bedrock Forest. 

Kontak:

Lutfi: 08170420500
Email [EMAIL PROTECTED]

Eka Kusdiandra
08122753769
Email [EMAIL PROTECTED]

Kirim email ke