Pak Manneke,

Memang kebudayaan mendengar & membaca masih harus terus didorong agar 
terus berkembang. Termasuk sayapun masih lemah dan saat ini terus 
berjuang utk mau belajar mendengar & membaca.

Juga budaya "Negative Thinking" masih harus kita dorong menjadi 
budaya "Positive Thinking"

Bagaimana menurut Pak Manneke.

salam
Doyo

--- In [email protected], manneke <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
>
> 
> Ini memperlihatkan bahwa Anda tak pernah betul-betul membaca surat-
surat Kartini. Dalam surat-surat buat sahabat-sahabatnya, jelas 
sekali sikap Kartini: ia bahkan lebih suka tidak menikah daripada 
menjalani poligami. 
> 
> Kesediaannya untuk diperistri oleh seorang duda lebih karena 
tekanan ayahnya. Kecintaan Kartini kepada ayahnya yang sakit-
sakitanlah yang memaksa dia untuk akhirnya menuruti kemauan ayahnya. 
Ini dinyatakan jelas baik kepada Ny. Rosa Abendanon maupun Stella 
Zeehandelaar.
> 
> Namun, keinginan Kartini yang sesungguhnya adalah menempuh 
pendidikan lebih tinggi dan membuka sekolah bagi wanita Jawa agar 
mereka menjadi terdidik dan terbebas dari belenggu poligami. Coba 
baca surat-suratnya kepada sahabat penanya di Belanda, Stella 
Zeehandelar. Ini dinyatakan secara sangat eksplisit.
> 
> manneke
> 


Kirim email ke