Inilah akibatnya kalau manusia ingin "playing god". Ujung2nya ya kembali ke
ucapan, "Polisi Syariah juga manusia".

Salam,
Dewono

On 4/20/07, Sunny <[EMAIL PROTECTED]> wrote:

HARIAN KOMENTAR
20 April 2007


*Mesum, Polisi Syariah NAD Diciduk*




*Aceh - Polisi Syariah (Wilayatul Hisbah/WH) dari Dinas Syariah Islam
Propinsi Nanggroe Aceh Darussalam, seharusnya menjadi pamong pencegah
perbuatan mesum dari warganya. Tapi anehnya, Polisi Syariah berinisial Ra
(27), malah diduga melakukan perbuatan mesum dengan seorang wanita, Ma (17),
di Desa Ie Masen, Kecamatan Ulee Kareng, Banda Aceh, Kamis dini (19/04)
hari.*


*Informasi yang diperoleh dari masyarakat di desa tersebut, kedua insan
yang bukan muh-rim itu diciduk warga di kamar mandi, cuci dan kakus (MCK)
umum sekira pukul 01.30 WIB. Peristiwa memalukan itu sempat menghebohkan
warga setempat, karena kedua pelaku dikenal sangat baik dan alim, bahkan
wanitanya disebutkan sebagai lulusan pendidikan pesantren.*


*"Kami tidak menyangka mereka berbuat seperti itu, karena selama ini yang
laki-laki selalu ke masjid," kata seorang ibu yang tidak bersedia disebutkan
namanya. Namun, bagi para remaja di desa itu menilai Ra selaku petugas WH
sering bersikap arogan dalam pergau-lannya. "Kalau teman kami da-tang ke
rumah, dia selalu menegur dengan marah-marah. Bahkan, ada tamu laki-laki
ditempeleng, karena datang ke rumah teman wanitanya," ujar seorang gadis di
desa itu.
*

*Kasus pelanggaran syariat Islam itu kini sudah ditangani tokoh masyarakat
desa dan pihak Musyawarah Pimpinan Kampung (Muspika) Ulee Kareng. Ra yang
ditanya warta-wan menolak untuk menceritakan kronologis kejadian tersebut.
Tetapi, ia mengakui perbuatan melanggar syariat Islam itu. Ia juga
menyatakan, akan bertanggung jawab atas perbuatannya itu, dan bersedia
menikahi Ma. *


*Pasangan tersebut pada hari itu juga dikabarkan akan dinikahkan di masjid
desa se-tempat. Pasangan itu sejak tadi malam diamankan di rumah Kepala
Dusun Desa Ie Masen, Ismail.(ihc*


Kirim email ke