> How Waleed Shaalan saves a classmate's life
> Waleed was a dedicated and passionate student of
> Civil Engineering. Waleed at that instant made a
> movement to distract the murderer's attention and was
> shot for the second time. At that time Waleed died
> and the murderer left the narrator to search for
> other victims."

Tidak benar bahwa Waleed menyelamatkan teman kelasnya, karena Waleed
itu ditembak oleh pembunuh karena dia bergerak, sedangkan teman
kelasnya yang katanya diselamatkan sama sekali tidak bergerak.
Bagaimana anda bisa menganggap hal itu sebagai menyelamatkan???  Tentu
saja tidak bisa.  Karena kalo teman si Waleed ini juga bergerak, maka
yang ditembak itu adalah dua2nya.  Si Waleed itu orang Arab jadi kalo
disuruh tiarap biasanya suka rikuh atau kadang2 gatel sehingga
terpaksa bergerak, tentu sial, ketahuan si  pembunuh kalo Waleed cuma
pura2 mati, jadi dia ditembak lagi sampai mati betulan.  Kalo memang
si Waleed mau membela menyelamatkan temannya, kenapa dia harus pura2
mati???  Harusnya dia berdiri dan mengejar penembaknya itu untuk
digeluti direbut pestolnya meskipun resikonya dia sendiri ketembak
mati, tapi cara ini membuat dia menjadi hero yang berusaha
menyelamatkan kawan2nya, bukan tidak mungkin si pembunuh malah jadi
takut dan lari.


Tetapi saya percaya bahwa Waleed adalah seorang muslim yang baik,
buktinya, dia bisa mendapatkan visa untuk
sekolah di Amerika, padahal tidak mungkin bisa dapat visa kalo tidak
lulus screening.

Saya ikut berduka cita dengan se-dalam2nya atas jatuhnya korban2 ini
termasuk tentunya kematian Waleed ini.


Ny. Muslim binti Muskitawati.








Kirim email ke