Ini menunjukkan kebodohan Hafsah dalam sejarah.
Tidak ada catatan sejarah yang menyatakan  tentang kejayaan kerajaan
katolik.
Paus memperoleh hegemoni kekuasaaan karena dukungan secara paksa dari
kerajaan-kerajaan serta penindasan dan pembantaian umat kristen lain yang
tidak mau mengakui kepemimpinanannya.
Buka mata anda..gali sejarah masa-masa awal kepausan tentang Dinasti
Merovingian yang diburu oleh paus dan antek-anteknya karena takut
kekuasaannya digerogoti dari dalam. berapa ribu orang kristen tak berdosa
yang jadi korban?



Pada tanggal 22/04/07, Hafsah Salim <[EMAIL PROTECTED]> menulis:


> Berdasarkan buku "Cross Cultural and Conflicts" oleh Charles Philip
> Issawi, nama wilayah Andalusia berasal dari zaman pendudukan kerajaan
> Romawi jauh sebelum Islam menjajah wilayah ini.
>
> Dimasa jauh sebelum Islam masuk, wilayah ini sudah dilanda
> pemberontakan oleh tiga suku bangsa yang salah satunya adalah suku
> bangsa "Fandalus" yang disebut juga "Vandala", kedudukan kerajaan
> Romawi atas wilayah ini menjadi sangat lemah, karena hal inilah Islam
> berhasil masuk dan menduduki belakangan. Oleh pasukan Islam, wilayah
> ini dikira bernama "Andalus" yang kemudian mereka menyebutnya sebagai
> "Andalusia".
>
> Wilayah ini sebelumnya bukan merupakan wilayah Kristen atau Katolik.
> Barulah setelah diduduki Islam, orang2 Katolik masuk kewilayah ini
> merebutnya dari tangan orang2 Islam Maroko. Orang2 Katolik mengira
> nama wilayah ini berasal dari nama dalam agama Islam sehingga mereka
> menganggap nama "Andalusia" diberikan oleh orang2 Islam.
>
> Jadi tidak benar kalo menganggap bahwa Islam menduduki wilayah ini
> setelah mengalahkan orang2 Katolik. Yang benar, wilayah ini merupakan
> wilayah jajahan kerajaan Romawi yang belakangan menjadi lemah akibat
> pemberontakan suku Fandalus (=Vandala) sehingga akhirnya masuk pasukan
> Islam yang menamakan wilayah ini "Andalus".
>
> Dalam sejarah, tidak pernah terjadi adanya kejayaan Islam, karena
> raja2 Islam yang berjaya baik masuk ke Eropah maupun timur tengah sama
> sekali tidak mewakili agama Islam, melainkan mewakili keserakahan
> masing2 rajanya. Terbukti mereka juga berperang antara sesama raja
> Islam sendiri dalam memperebutkan wilayah kekuasaan. Setiap raja
> Islam membawa aliran agama Islamnya sendiri2 yang berbeda yang tidak
> mewakili agama Islam secara keseluruhan selain mewakili masing2
> rajanya saja.
>
> Pada hakekatnya, setiap pendudukan tentara asing bertujuan merampok
> rakyatnya dan juga kerajaannya, dan ini bukan hanya dilakukan oleh
> raja2 islam, tapi juga oleh raja2 Romawi, china, Arab baik pre-Islam
> maupun dimasa kekuasaan raja2 Islam. Jadi pendudukan Islam bukanlah
> zaman kejayaan Islam melainkan hanya sebatas kejayaan rajanya saja
> semasa hidup, dan ambruk lagi setelah rajanya kalah atau mati untuk
> digantikan dengan penguasa serakah yang baru. Islam tidak pernah
> berjaya, karena Islam bukanlah kerajaan tapi hanya nama sebuah agama
> yang dianut raja meskipun saling berbeda dalam ajaran2nya. Artinya
> setiap raja islam menganut agama Islam yang tidak sama, hanya sama
> dalam namanya saja yaitu Islam. Kenyataannya, kerajaan Zoroaster
> musnah dibantai oleh raja Islam dinasti Samanids, tapi raja Islam
> dinasti Samanids ini juga musnah dibantai oleh raja Islam lainnya dari
> Turki dari dinasti Buyaid yang juga kemudian dibantai lagi oleh raja
> Islam lainnya dari dinasti selanjutnya. Jadi disini bisa kita
> buktikan, kekuasaan raja2 Islam bukanlah kejayaan agama Islam-nya
> melainkan kejayaan sebatas dinasti kerajaannya saja.
>
> Itulah sebabnya, kekuasaan raja2 Islam tidak pernah lama, hanya
> sebatas satu dinasti saja. Sangat berbeda dengan kerajaan2 katolik,
> mereka berjaya dibawah satu kepercayaan kepada gereja Catolic dibawah
> ke Pausan. Namun gereja Catolic inipun akhirnya pecah menjadi
> protestant yang kemudian terpecah belah lagi menjadi ribuan aliran.
> Namun kekuasaan raja2 dibawah pengaruh agama Catolic memang lebih
> solid dan lebih panjang waktunya kalo dibandingkan kekuasaan raja2
> Islam. Itulah sebabnya, pengaruh agama Islam tidak begitu besar
> dibandingkan dengan pengaruh agama Catolics dan Krisen di Eropah.
> Kesemuanya itu terkait hanya kepada kemampuan mengorganisir dari
> masing2 kelompok agamanya saja bukan terkait kepada isi ajaran
> agamanya. Misalnya, bangsa Jepang sekarang menjadi bangsa yang paling
> maju didunia bukan karena mereka beragama Shinto, melainkan karena
> mereka bekerja keras mengejar kemajuan teknologi yang tidak
> membutuhkan kepercayaan Shinto sama sekali.
>
> Ny. Muslim binti Muskitawati.
>
>  
>

Kirim email ke