Pre JakJazz di Jajan Jazz
Jajan Jazz yang diselenggarakan tiap Kamis pertama saban bulan, bakal jadi
ajang resmi seleksi awal untuk grup yang tertarik main di Jak Jazz 2007. Berita
ini diucapkan sendiri oleh biangnya JakJazz, Ireng Maulana, di acara Jajan
Jazz, Kamis, 5 April 2007 di Taman Jajan BSD, Tangerang.
Malam itu, bukan cuma berita bagus yang bisa didengar oleh penonton dan
beberapa grup anak muda yang tampil di Jajan Jazz, tapi juga permainan
jam-session pemain keyboard senior, Abadi Soesman, yang bermain bersama Jeffrey
Tahalele (sang pelopor Jajan Jazz), Eman (gitar), Rudi Subekti (drum), Ireng
Maulana (gitar) dan Aska Daulika bertindak sebagai vokalis.
Alsa, drummer perempuan yang baru berusia 13 tahun, selain tampil dengan
grupnya, juga berkesempatan jam session dengan Jeffrey Tahalele dan Abadi
Soesman, mengiringi Aska Daulika di awal acara malam itu.
Jajan Jazz memang dimaksudkan tidak sekedar jadi cara kita memperdengarkan
musik jazz ke orang-orang yang tidak biasa dengar musik jazz, tapi juga memberi
kesempatan buat grup-grup band anak muda yang mau bermain jazz, begitu
penjelasan Jeffrey Tahalele.
Di Jajan Jazz, musisi muda juga bisa berjam session dengan pemusik senior.
Bisa tanya-tanya cara bermain, bisa minta tips. Pokoknya banyak yang bisa
didapat di Jajan Jazz, tambah Jeffrey.
Aska Daulika mengatakan, Konsep tempatnya memang kaki lima, jadi penonton
bisa makan minum dengan murah. Jazz itu nggak perlu mahal kok. Tapi Jajan Jazz
memberikan kesempatan bagi perkembangan musisi muda supaya bisa bermain musik
dengan mutu yang baik. Caranya main lebih sering dan menimba pengalaman dan
pengetahuan dari musisi senior.
Gagasan awal acara Jajan Jazz memang dari kebiasaan kongkow Jeffrey Tahalele
dengan tetangga sekitar rumahnya. Dari awalnya cuma ngobrol, lama-lama main
musik bareng. Lalu muncullah ide buat event yang regular buat public BSD dan
sekitarnya.
Karena dimulai dengan pemikiran yang sederhana, jadi penyelenggaraan acara
Jajan jazz juga tidak rumit. Semua modal sendiri, keluar duitnya juga dari
kantong sendiri. Belakangan ini pihak pengelola BSD memberi dukungan, Mas Abadi
Soesman juga membantu sound system, jadi lumayan lah, swa dananya bisa agak
lebih ringan, jelas Jeffrey Tahalele.
Sekarang dengan kita dilibatkan dalam pra penyelenggaraan Jak Jazz, dan
band-band itu bisa menjajal kemampuan untuk layak tampil di event jazz besar
seperti itu, saya dan teman-teman yang mengurusi Jajan Jazz senang. Berarti
yang kita kerjakan tidak sia-sia. Orang mulai menengok Jajan Jazz. Dan Jajan
Jazz berguna lebih dari sekedar tontonan, sambung Jeffrey lagi.
Jeffrey Tahalele, Aska Daulika, dan teman-teman Jajan Jazz mengundang anda
datang di Jajan Jazz di Kamis pertama bulan Mei (3 Mei 2007).
---------------------------------
Yahoo! Mail is the world's favourite email. Don't settle for less, sign up for
your freeaccount today.