Dear All, Mungkin informasinya berguna, siapa tau kena ke diri sendiri maupun keluarga kita
---------- Forwarded message ---------- From: <> Date: May 2, 2007 9:13 AM Subject: Hati-hati dengan ATM Mandiri dan Bank Mandiri cabang Rawa Belong To: * Kita semua harus lebih berhati-hati dari sekarang, ada berita lagi soal pengambilan data kartu ATM. Berikut ceritanya : ---------------------------- Original Message ---------------------------- Subject: [str00m] Hati-hati dengan ATM Mandiri dan Bank Mandiri cabang Rawa Belong Date: Tue, May 1, 2007 7:50 pm To: [EMAIL PROTECTED] -------------------------------------------------------------------------- Hati-hati dengan ATM Mandiri dan Bank Mandiri cabang Rawa Belong Biasa mendapat email dengan judul seperti ini, tak menyangka kali ini adalah giliranku yang menulisnya. Hal ini terjadi pada Bapakku di awal bulan April ini. Bapakku terakhir mengambil uang di ATM Rawa Belong tanggal 5 April 2007, namun pada rekeningnya, tercatat dia mengambil uang melalui ATM Rawa Belong tanggal 9 April 2007 sebesar Rp. 2,500,000 dengan cara 3 kali menarik uang dari ATM sebanyak 1 juta, 1 juta, dan 500 ribu sekaligus. Padahal pada tanggal tersebut beliau sedang ada meeting di Puncak, kartu ATM pun ada di dalam dompetnya, jadi mana mungkin orang yang sedang berada di Puncak pada saat yang bersamaan bisa mengambil uang di ATM Rawa Belong? Memang hati nurani orang jaman sekarang sudah mulai dipertanyakan…. Sang pelaku mungkin tidak memikirkan bagaimana susahnya mendapatkan uang sebanyak itu, dengan seenak udelnya main ambil saja. Pihak Bank Mandiri juga seakan-akan tidak peduli ketika Bapakku ingin mengklarifikasi hal ini, memberi kesan pada kita bahwa hal ini adalah hal yang biasa terjadi dan tidak ingin menindaklanjuti lebih lanjut. Hanya berkata, "Kami tidak bisa berbuat apa-apa Pak, karena faktanya uang bapak ada yang mengambil." Orang bego juga tahu kalau uangnya ada yang mengambil! Kalau ngga ngapain ngelapor ke pihak bank, bahkan meraka tidak berusaha berbasa-basi meminta maaf atau apalah gitu?! Sebenarnya kalau mereka niat membantu, at least mereka bisa memperlihatkan kapan waktu transaksi terjadi (pagi, siang, sore, atau malam? Tepatnya pukul berapa?). Bahkan bisa juga memperlihatkan hasil rekaman kamera CCTV yang biasanya ada di bank-bank atau ATM. Atau setidaknya menanyakan satpam, apakah ada orang yang mencurigakan pada tanggal tersebut. Mungkin uang Bapakku tidak akan kembali, tapi jika usaha yang dilakukan pihak bank sudah maksimal, kami juga akan maklum. Hal ini juga jadi memicu kita untuk mencurigai pihak bank, seakan-akan pelakunya adalah orang dalam (Karyawan Bank Mandiri Cabang Rawa Belong). Karena setahuku, sabotase kartu ATM yang memanfaatkan buffer memory pada mesin ATM, seharusnya terjadi pada tanggal yang sama dengan hari terakhir Bapakku mengambil uang di ATM, yaitu tanggal 5 April 2007. Jika Bapakku adalah korban hipnotis, seharusnya pengambilan uang yang terjadi adalah di ATM Mandiri di Puncak, cabang mana pun. Lagipula, biasanya korban penghipnotis akan diperas habis uangnya, namun ini diambil sebesar Rp. 2,500,000, sebesar banyak orang rata-rata mengambil uang di bank, seakan-akan agar orang yang memiliki rekening tidak menyadari atau lupa apakah pada tanggal tersebut dia memang mengambil uang. Namun yang terjadi adalah pengambilan melalui ATM pada tanggal yang berbeda dengan hari terakhir Bapakku mengambil uang melalui ATM dan perbedaan lokasinya pun terlalu jauh, Puncak dan Rawa Belong (Jakarta). Wajar saja jaman sekarang banyak orang yang menutup rekeningnya di bank, karena banyak bank yang sudah mulai tidak dapat dipercaya jaman sekarang ini, ditambah lagi pelayanannya buruk. Semoga hal-hal seperti ini tidak terjadi lagi pada orang lain. Berhati-hatilah jika ingin mengambil uang di ATM, terutama ATM Mandiri Cabang Rawa Belong dan Bank Mandiri Cabang Rawa Belong. Aku berharap pihak Bank Mandiri juga lebih berhati-hati dan mengantisipasi hal-hal seperti ini, juga menindaklanjuti dan memberikan solusi apabila hal-hal seperti ini terjadi, jika tidak, mungkin para nasabah juga akan kabur! Silakan forward jika menurut anda orang lain berhak tahu. Thanks and Best Regards, Nalanda Catumorli OSS Engineer - Sub Region Indonesia Internet: http://www.nokiasiemensnetworks.com
