Teman-teman,
Teater Garasi mengundang Anda pada pementasan Monolog "LELAKI ITU MENGAKU
SEBAGAI JAMAL" oleh Jamaluddin Latif pada:
Hari : Kamis - Jumat
Tanggal : 3-4 Mei 2007
Waktu : 20.00 wib
Tempat : Lembaga Indonesia Perancis (LIP-Sagan)
HTM : Rp. 10.000
Jamal mencari Jamal
Sejak kita menentukan kapan alarm jam weker itu akan berdering dan lalu
membangunkan kita, sejak saat itu pula lah kita mulai memasuki sistem nilai.
Nilai-nilai itu terus ada karena kita pertahankan keberadaannya, karena kita
memilihnya sebagai ukuran atas tindakan-tindakan kita. Maka kita harus bangun
jam 7 pagi, mandi, sarapan, memilih baju yang pantas untuk kerja, jam 9 harus
sudah di kantor, hari ini harus mendapatkan 100 ribu, bertemu orang-orang dan
lain-lain. Kita harus menempuh risiko untuk nilai-nilai kita pertahankan
tersebut. Juga nilai-nilai di luar diri kita, "nilai-nilai bersama" yang kita
ukur bersama juga. Kita bertindak karena nilai-nilai yang kita pilih.
Nilai-nilai (yang kita pertahankan) dan tindakan-tindakan (yang kita ambil)
membawa kita berada di luar Diri kita. Kita asing dengan Diri kita sendiri.
Kita ada tapi juga tak ada.
Kegelisahan tersebut yang membawa Jamaluddin Latif memasuki proses "Lelaki itu
Mengaku Sebagai Jamal" karya Andri Nur Latif sebagai pementasan monolog yang
akan dimainkannya pada tanggal 3-4 Mei 2007 di Lembaga Indonesia Prancis.
Mengambil ruang di mana identitas bisa berganti dengan mudahnya karena
penampilan, yaitu ruang ganti di pertokoan, Jamal menyodorkan
pertanyaan-pertanyaan, pernyataan-pernyataan, kebingungan-kebingunannya atas
identitas. Pertanyaan dan kebingungan yang mungkin sama seperti yang kita alami
di tengah hiruk-pikuk yang terjadi dalam hidup kita.
Pertunjukan monolog ini adalah bagian dari Seri Solo 9 Aktor Teater Garasi;
Laboratory of Theatre Creations, sebuah proyek yang diberadakan dalam usaha
menggagas otonomi keaktoran. Dalam mewujudkan pementasan monolog ini,
Jamaluddin Latif melibatkan Banjar Tri Andaru sebagai penata cahaya, Ananto
"Manteb" Prasetyo untuk menggarap imaji visual, Risky Summerbee sebagai
penata suara dibantu oleh Safrudin "Gombloh" Haryanto, Johan didik, M.
Qomaruddin dan Nur Kholis "Brekele" sebagai stage manager dan kru.
Jamaluddin Latif adalah aktor senior Teater Garasi. Sebelum menggarap monolog
ini, dia terlibat dalam beberapa pementasan antara lain "Prism" di Tokyo,
Singapore, Manila, Bangkok, Kuala Lumpur dan Jakarta, "Waktu Batu #3" di Yogya,
Jakarta, Singapore, Berlin dan Tokyo, "Repertoar Hujan" di Tokyo, dan "Mnem[
a]syne" di Tokyo.
Pertunjukan ini akan digelar pada hari Kamis dan Jumat, 3-4 Mei 2007 di
lembaga Indonesia Prancis Yogyakarta pukul 20.00 WIB. Monolog "Lelaki itu
Mengaku Sebagai Jamal" ini diproduksi oleh Teater Garasi melalui kerjasama
dengan Culturel & Development Programme Kedutaan Belanda dan didukung oleh
Mes 56 Stock Photo, Jogja National Museum dan Lembaga Indonesia Prancis.
Reni Karnila Sari (Pimpinan Produksi)
HP: 0815.687.3328
Teater Garasi
Jl. Bugisan Selatan No 36 A Tegal Kenongo, Yogyakarta
Telp/Fax : 0274 415844
E-mail: [EMAIL PROTECTED]
Homepage: www.teatergarasi.org
---------------------------------
Ahhh...imagining that irresistible "new car" smell?
Check outnew cars at Yahoo! Autos.