salam,
pak hardi, apabila ada keluhan tentang materi tersbut bisa juga disampaikan
kepada Komisi Penyiaran Indonesia Pusat [www.kpi.go.id] atau [Komisi Indonesia
penyiaran daerah propinsi setempat, [misalnya : KPID Kalimantan], mari kita
dukung regulatory body penyiaran ini bekerja secara maksimal, KPI Pusat punya
peralatan rekam dan monitoring siaran2 tv yang bekerja 24 jam,
mereka juga punya form pengaduan via elektronik mail.
semoga cukup membantu
salam
@dam
Hardi Baktiantoro <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
Kepada Yth.
Direktur Televisi Pendidikan Indonesia
di
tempat.
Dengan hormat,
Saya sangat terkesan dengan cara TPI mendidik masyarakat dan anak - anak
Indonesia dengan tayangan sinetron (Rahmat Ilahi 2: Tergencet tanah kubur) pada
sekitar jam 20.30 tanggal 1 Mei 2007. Dalam tayangan yang sangat religius itu,
para penonton terutama anak - anak bisa belajar bunuh diri dengan minum racun
serangga bila sudah putus asa menghadapi masalah.
Saya sangat berterima kasih bila TPI bersedia mempelopori trend penghentian
gerakan pembodohan masyarakat dan pelecehan agama melalui sinetron. Rasanya,
cukup sudah pencitraan keluarga Indonesia yang suka main tampar, tendang dan
pukul sesamanya. Saya sangat sedih menyaksikan bagaimana para perempuan di sini
(pedesaan dan pedalaman Kalimantan) meniru bagaimana para perempuan sinetron
memposisikan diri dalam kehidupan sehari - hari: tidak perlu sekolah tinggi,
yang penting cantik dan pintar menangis. Enough is enough.
Terima kasih.
Salam.
Hardi Baktiantoro
---------------------------------
Ahhh...imagining that irresistible "new car" smell?
Check outnew cars at Yahoo! Autos.