Minggu lalu saya bertandang ke Surabaya. Tak seperti kunjungan-kunjungan 
sebelumnya, kini saya banyak mendengar berbagai keluhan tentang panasnya 
ibukota Provinsi Jawa Timur tersebut. Ada serombongan alumnus SMA Negeri 3 
Yogyakarta yang lagi bikin acara reuni di Hotel Garden Palace sepakat, bahwa 
panasnya Surabaya sudah seperti di Arab Saudi. Untung, mereka bikin acaranya di 
ballroom - alias indoor. Sedangkan saya musti mengunjungi Festival Jajanan 
Bango 2007 yang mengambil lokasi di ruang terbuka - alias outdoor. Tepatnya di 
Lapangan Basuki Rachmad, dekat Arca Joko Dolog dan Monumen Gubernur Suryo. 
Memang benar, panasnya Surabaya luar biasa menyengat. Anda yang tak biasa 
berpanas-panas ria, kulit Anda bisa nampak seperti udang rebus.   
   
  Apakah panasnya Surabaya terkait erat dengan lumpur Lapindo? Kini saya lagi 
mengumpulkan opini dari Anda semua. Menurut Anda, apa yang perlu dibenahi dari 
Surabaya?
   
   

              
---------------------------------
Ahhh...imagining that irresistible "new car" smell?
 Check outnew cars at Yahoo! Autos.

Kirim email ke