Maaf, karena email Anda sekait ternyata telah "menguap" entah kemana jadi saya 
jawab lewat email nya
Pak Peter Liem ini. Saya kira itu betul juga tanggapan Anda, betul jitu dalam 
menjelaskan hal-hal yang subtle penuh nuances. Seperti yang ditulis oleh Pak 
Peter, walau Anda tidak bermukim di Canada (he3).

Yg saya mengerti bahwa Kissinger mengakui kubunya memang beranggota demikian, 
dan
parahnya kelugasannya yang meninggalkan tatakrama diplomatik mengungkap bahwa 
ia dan kubunya memang tidak segan memakai segala "bastards" demi meraih 
tujuannya. Waktu itu katanya para
wartawan sampai jadi bengong.

Jadi moralnya adalah tujuan menghalalkan cara, yang memang cukup biasa di 
perpolitikan sesuai
petunjuk dan nasehat Niccolo Machiavelli, tetapi dengan mengakibatkan begitu 
banyak korban jiwa 
sejak usai PD II menurut hemat saya sangat bertolak belakang dengan moralitas 
kemanusiaan yang 
lazim dan universal. Salah satu dictum Machiavelli memang bhw politik adalah 
upaya bathin yang tidak tergantung pada moral. Padahal kebanyakan orang kini 
mendambakan adanya political morality, juga
moral politics dan political ethics, yang semuanya saya yakin dilandasi oleh 
ajaran agama. Ruwet,
memang, Mbak ... 

Salam, Bismo DG


  ----- Original Message ----- 
  From: idakhouw 
  To: [EMAIL PROTECTED] 
  Sent: Sunday, May 06, 2007 8:33 PM
  Subject: [HKSIS] #sastra-pembebasan# Re: [nasional-list] U.S. troop death 
toll in Iraq over 100 f


  Aduh, Pak Liem ini kok demikian sekali menilai yang tinggal di
  Indonesia. Jangan salah lho, saya banyak belajar dari orang2 Indonesia
  baik yg di LN maupun yg tinggal di Indonesia. 

  Semoga suatu saat saya punya kesempatan dan cukup dana melihat gunung2
  dan lembah2 Canada, lalu melintasi Niagara supaya bisa ketemu Pak Liem :)

  Ida Khouw.

  --- In [EMAIL PROTECTED], peter liem <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
  >
  > Dear Mbak Ida:
  > 
  > Anda cukup piawai untuk menerangkannya.
  > Dimana sih anda bermukim? Saya taksir di Canada karena
  > orang yang tinggal di Indonesia kurang cangih
  > (sophisticated)
  > Salam,
  > Peter Liem
  > 
  > --- idakhouw <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
  > 
  > > "Oh yes, they're bastards. But they're OUR 
  > > > bastards!" Lha yg ini moral apalagi? 
  > > 
  > > Komentar 'sinis' agak2 'bercanda' seperti di atas
  > > itu biasa di
  > > kalangan politisi, Pak Bismo.
  > > Sulit juga saya menjelaskan apa yang saya mengerti
  > > ini, kira2 begini:
  > > 'joke' atau 'sinisme' seperti itu dilontarkan
  > > politisi bila mereka
  > > sudah tersudutkan. Maksudnya "ya ya ya, kami tahu
  > > ada bastards
  > > diantara kami, tapi bagaimanapun kami satu kubu."
  > > 
  > > Maaf, saya tidak piawai menjelaskan yang
  > > subtil-subtil dalam perpolitikan
  > > Ida Khouw



   

Kirim email ke