IIIHIMsight ed. 6 Mei 2007
HIMailinglist : [EMAIL PROTECTED]
HIMblog! : http://himfiles.blogs.friendster.com
HIMtv
Theres something about a news anchor. Selain kekuatan aktualitas berita,
peran pembaca berita merupakan factor penting pula terlebih kalau ditengah
program berita tersebut ada segmen wawancara segala. Dalam sesi tanya jawab
tersebut akan terlihat adu pintar antara sang presenter dan narasumber.
Kalimat favorit penulis biasanya adalah maaf saya potong komentarnya
. yang
biasa dilontarkan presenter kalau sang narasumber malah nyerocos bunyi tak
menjawab pertanyaan atau memang sang presenter ingin kelihatan dominan di
mata pemirsanya ( jadi sang narasumber tak diberi kesempatan menjelaskan lebih
dari 15-30 detik, maklum durasi nich durasi
J ).
Penulis mencatat beberapa presenter yang tampaknya menonjol dalam beberapa
segi, setidaknya bagi imej program berita yang dibawakannya. Gaya old fashion
dari RCTI ( Arief Suditomo dan Putra Nababan ), gaya tajam dari SCTV ( Rosiana
Silalahi dan Alfito Deannova ), gaya formal dari MetroTV ( Meutya Hafid, Kania
Sutisnawinata Tommy Cokro ), gaya konvensional dari Trans|7 ( Kemal Ramdan dan
Isyana Bagus Oka ), dan gaya nanggung ala ANTV ( Valerina Daniel dan Indy
Rahmawaty ). Maaf, untuk TransTV, penulis lebih familiar dengan presenter
softnews dan hiburan (gossip) seperti di program Wisata Kuliner ( Bondan
Winarno ) atau Insert ( Cut Tari, Desy Noviyanti, Caroline Zachrie ).
Entah kenapa, justru kehadiran presenter berita sekarang ini kok tidak
sekokoh di era 90an, saat Ira Koesno masih di Liputan6 SCTV, Zsa Zsa
Yusharyahya muncul di Seputar Indonesia RCTI, Monica Desideria menyapa di Lensa
Olahraga ANTV atau Sandrina Malakiano hadir di MetroTV. Mungkinkah itu sebabnya
meskipun sang presenter berpindah stasiun tv, namun secara pencitraan program
berita yang ditinggalkannya tidak langsup jatuh pamornya di mata pemirsa.
Atau entah apakah eranya sudah berganti sehingga presenter seolah tugasnya
hanya plek membaca berita, tidak membawa emosi/empati bagi program berita
yang dilakoninya, sehingga berita2 semacam bencana alam, korupsi, kriminalitas,
politik pemerintahan, beras murah, pengangguran, kecurangan ujian negara, dan
masih banyak lagi seolah sudah dianggap biasa.
HIMmercialbreak
Bohong itu dosa
. Mau ? ( bukan bermaksud menyindir aksi bungkam para praja
dan dosen IPDN, loch J ) Bila slogan ini tidak ada kata penjelasannya mungkin
kita akan bingung, maksudnya itu kita diminta mau bohong atau mau dosa, he
he
.. Yup, iklan operator selular Three yang belakangan sering muncul hanya
menampilkan kalimat saja dengan penonjolan pada informasi 3X lipatnya. Contoh
yang sering diberikan dalam versi iklan di beberapa radio adalah bahwa bila
kita membeli pulsa sejumlah Rp 30.000,- maka nilainya akan menjadi Rp 90.000,-.
Namun tidak berhenti sampai disitu, ternyata nominal Rp 90.000,- tidak berlaku
untuk komunikasi ke semua operator selular lainnya, setengah untuk hubungan ke
sesama pelanggan Three dan sisanya baru bisa dipakai ke pelanggan operator
lain. Jadi apakah iklan ini berkategori bohong itu dosa ? Mohon dikoreksi
kalau asumsi awam ini salah.
Sebenarnya dengan tagline seperti itu, secara tak langsung hendak menohok
gaya jualan operator lainnya yang sering kedengarannya bombastis tapi
realitasnya berbeda ketika pelanggan menggunakannya. Selama ini mungkin kita
sudah kenyang dengan komparasi banting-bantingan antara promosi gratis nelpon
( yang tahunya hanya berlaku untuk sesama pelanggan atau ketika orang sudah
tidur ), tariff hemat ( yang nyatanya hanya terbatas untuk cakupan area
tertentu atau berlaku untuk menit2 selanjutnya ), akses 3G ( yang masih mahal
dan kadang proses koneksinya ternyata belum stabil di beberapa daerah ), dan
isi ulang bonus pulsa/sms ( yang secara tak langsung kita diajak untuk menambah
frekuensi boros ).
Mungkin perlu dipikirkan strategi baru untuk memecah kebuntuan gaya promosi
seperti ini. Ketika konsep bebas abodemen diluncurkan, banyak loch pengguna
prabayar yang beralih ke pascabayar namun belakangan ini mandeg karena tak
adanya sisi eksklusifitas antara pengguna prabayar dengan pascabayar. Bahkan
pengguna prabayar terus dimanjakan dengan berbagai fitur. 3G menjadi mubazir
karena untuk akses saja kena charge, mestinya koneksi digratiskan dan lebih
terfokus pada ketersediaan ragam content. Bayangkan bila untuk masuk mal kita
harus bayar, lalu outlet tenant bagaimana bisa mendapat potensi banyak
pengunjung yang berbelanja ? Mbok, yach para operator mau mensubsidi dulu
gitu untuk tariff koneksinya.
HIMarketing
Perhatian : percaya diri karena tidak berkotembe akan menarik lebih banyak
wanita. Bersiaplah. Biasanya tagline peringatan seperti ini biasanya
terdapat dalam bungkus rokok, namun slogan diatas dapat anda temukan dalam
kemasan varian Clear terbaru. Iklan komersialnya di televisi mungkin belakangan
ini mulai wara-wiri bisa anda lihat, tetapi ketika penulis sempat mudik
beberapa minggu lalu, di dekat alun2 kota sudah ada sebuah billboard yang
mempromosikan produk Clear Men tersebut. Btw, warna kemasannya kok (nyaris)
mirip salahsatu varian shampoo Dove ?
Pertarungan produk shampoo tampaknya tengah mengalami kejenuhan, lihat saja
dari tayangan iklan yang dimunculkan kebanyakan menampilkan model wanita
berambut panjang, entah itu dengan efek rambut terurai, sisir bisa meluncur
mulus diantara rambut, sampai keharuman shampoo tersebut. Hal ini tentu dengan
asumsi bahwa pria tampaknya tak terlalu peduli shampoo apa yang dipakai. Justru
disini musti dibuat diferensiasi bahwa rambut pria berbeda dengan rambut
wanita, sehingga ada kesan eksklusifitas yang pastinya membuat patokan harga
jual menjadi tidak terlalu sensitif lagi.
Dalam milis pemasaran yang penulis ikuti, ternyata ada juga loch produk
shampoo yang secara tidak tegas memang dikhususkan untuk konsumsi kaum
laki-laki. Sering melihat iklan Head&shoulder dengan modelnya Dik Doank ?
Mulanya penulis tidak ngeh akan konsep iklan tersebut. Tapi ketika
memperbandingkannya dengan iklan Pantene yang menyasar kaum perempuan, baru
dech ketahuan ternyata kedua produk keluaran P&G ini memang diposisikan berbeda.
Dulu pernah muncul merek Brisk by Clear yang entah kenapa bermetamorfosis
menjadi cukup Clear Men. Merek Brisk sudah tidak layak jual lagi, entahlah ?
Tokh banyak juga produk2 lain yang tadinya mentargetkan pada kaum hawa, eh
akhirnya juga merilis brand yang serupa namun dikhususkan untuk citarasa ( dan
citra ) pengguna laki-laki, seperti : Rexona Men dan Mens Biore ( plus
penegasan pula : ManMade ).
HIMoments this week :
Next to you ( Jeremaine Jackson )
HIMemo
Terima kasih untuk anda yang telah bergabung dengan milis HIMtertainment yang
telah tembus ke angka lebih dari 100 member. Meski demikian ada beberapa member
yang ternyata berstatus bouncing terutama yang menggunakan email kantor, untuk
itu penulis mohon untuk rajin mengaktivasi status emailnya yang bermasalah
tersebut via yahoogroups agar layanan artikel2 bisa terkirim normal.
Oh, ya untuk mengakses arsip pesan2 milis ini sebelumnya ( yang bisa dilihat
baik member maupun non-member ), silakan klik :
http://groups.yahoo.com/himtertainment
Salam hangat buat mbak Maya Ninditha di ClassyFM103.4 Padang yang telah
menginformasikan chart radionya mulai edisi kali ini dan tentu untuk seterusnya
J. Buat anda yang berminat nama program radionya dan urutan juaranya kami
sajikan dalam tabel diatas, dipersilahkan mengirimkan alamat situs resmi
radionya via email ( [EMAIL PROTECTED] ) atau bisa juga dengan cara meng-sms
penulis untuk info yang lebih update paling lambat setiap hari Senin sudah
diterima data lagu juaranya via sms ke nomor 021-70453690. Terima kasih.
HIMtertainmentSound is provided by :
Retromantic of HardrockFM87.6
Rhytym of love of MustangFM88
Monday Back2back, Wednesday Slow Machine, & Sunday Club 80s of KISFM95.1
One Love of JAKFM101
HIMsight | HIMpersada10 | HIMoments
http://groups.yahoo.com/group/himtertainment/
---------------------------------
Yahoo! Movies - Search movie info and celeb profiles and photos.