Beberapa hari yang lalu saya dihubungi seorang staf redaksi dari sebuah TV swasta, untuk memberi informasi dan diperkenalkan pada pihak yang tahu banyak soal korban etnis Tionghoa pada Peristiwa Mei '98.
Biasanya saya selalu membantunya dengan me-refer kepada pihak yang bersangkutan atau yang kenal dengan ybs. Tetapi kali ini secara tegas saya menolaknya; "Saya tidak bersedia membantu Anda karena saya tidak setuju dengan program peringatan Mei'98". Karena terdengar kaget maka saya jelaskan bahwa, kerusuhan berdarah Mei'98 bukan semata-mata tragedi bagi etnis Cina tetapi merupakan malapetaka bagi seluruh bangsa. Kalau pada setiap peringatan Peristiwa Mei'98 yang diangkat hanya korban dari etnis Cina, bagaimana dengan opini dari keluarga ratusan korban pribumi yang tidak pernah jelas jumlah dan identitasnya? Apakah ini tidak menimbulkan kecemburuan baru, yang efeknya justru kontraproduktif bagi etnis Cina sendiri? Selain banyak cerita-cerita bohong mengenai tragedi Mei'98, ada pihak-pihak yang memanfaatkan exposure ini untuk menjual-belikan suaka politik di AS. Saya bilang, "kalau diperlukan saya siap untuk mendiskusikan hal ini dengan pimpinan redaksi Anda". Kawan saya paham sekali dan akan menyampaikan pada tim redaksi medianya. Wassalam, yhg. --------------
