To: all valuable member of media care Rasanya sudah kita cukupkan sampai disini saja permasalahan mukjijat dari Allah atau dari Tuhan Jesus atau dari Sang Yang Widhi. Kalau lah kita semua mengakui adanya Sang Pencipta tentunya kita semua akan mengakui semua ciptaan-Nya, entah itu Pohon, entah itu Batu, entah itu Tsunami sekalipun kita harus juga percayai sebagai ciptaan-Nya. (meskipun manusia juga bisa mencari penyebab dari Tsunami, namun rasanya akan susah jika mencari dari mana datang "keajaiban" terlepas dari adanya keajaiban hasil karangan manusia). Ada baiknya kita kembalikan saja arah ini ke kiblat masing-masing; umat Islam ada rukun islam dan rukun iman yang harus kita yakini dengan bersumber Al Qur'an; umat nasrani ada Injil, umat Buda pun juga punya pedoman sendiri. Entah siapa yang menista dan yang dinista, janganlah merusak ukhuwah dan kerukunan antar umat beragama dengan saling menghujat dan menistakan, sebagai umat Islam saya mempercayai adanya mukjijat yang ditunjukkan ke Bumi hanya saja paling saya akan berucap Subhanallah dan tidaklah saya harus menunjukan bahwa "agamaku neh punya keajaiban, agama mu nda punya kan??" tidak harus demikian saya juga percaya bahwa umat beragama yang lain juga mempunyai apa yang kita sebut sebagai keajaiban ini, entah itu berupa apa dan melalui apa. Sebagai umat yang percaya Tuhan YME berarti semua itu datang dari Sang Pencipta. Mengenai lafal2 Allah SWT yang sering kita dengar atau yang beruntung bisa melihat keajaiban ini dipohon, ditelur, dilumpur lapindo ataupun ditsunami aceh itupun juga merupakan keajaiban yang ditunjukan dan hanya mampu dihasilkan oleh Tuhan Sang Pencipta. Entah apa maksud dan tujuan Tuhan menujukkan itu semua rasanya kita sebagai manusia yang juga salah satu keajaiban ciptaan-Nya tak kan pernah mampu mengetahui anggap saja itulah bagian dari Kebesaran Tuhan kita masing2. Akhirnya mohon maaf apabila kurang berkenan karena khilaf dan salah merupakan bagian dari sifat manusia dan kesempurnaan hanyalah milik Tuhan semata.
Wassalam, Dee-Bumi Borneo semakin gundul... Re: Fw: Re: [mediacare] Lafal Allah pada Sebuah Telur Posted by: "Paulus Tanuri" [EMAIL PROTECTED] p_tanuri Tue May 15, 2007 9:17 pm (PST) Di Indonesia, setiap kali ada muncul tulisan apa pun pada tempat yang tidak seharusnya, hampir selalu tempat atau benda tempat munculnya tulisan tersebut seakan akan menjadi keramat. Orang berbondong-bondong datang untuk melihat, dan bahkan tidak sedikit yang berkeyakinan benda-benda tersebut memiliki tuah. Tidakkah kita semua sadar bahwa terlepas dari benar atau tidaknya semua kejadian tersebut. Dan terlepas dari apakah benar itu terjadi dengan sendirinya atau ternyata hanya buatan tangan manusia. SATU-SATUnya tempat dimana kita mengatupkan tangan, memejamkan mata dan menghaturkan doa adalah di bawah kaki SANG PENCIPTA. (setidaknya inilah yang aku yakini dan imani) Bila kejadian-kejadian kecil dimana telur berlafal ALLAH kemudian membelokkan pandangan kita semua, apalagi sampai membelokkan HATI kita dari SANG Khalik kepada si telur tak berarti itu, maka terkutuklah kita semua. Karena harus kita semua ingat Selain TUHAN, ada hantu. Dan hantu ini akan mengerahkan segala cara agar kita semua memalingkan muka dari TUHAN. Dan si hantu ini bagaimanapun dia juga punya kekuatan. Hanya memunculkan huruf saja, tentu dia sanggup. Ingat, apapun dia lakukan agar kita meninggalkan TUHAN. Regards, Paulus T.
