Kaligrafi Multikultural Tidak Haram Jakarta, gusdur.net Presiden Republik Indonesia ke-4 KH. Abdurrahman Wahid (Gus Dur) menyambut baik kehadiran Kaligrafi Multikultural yang diusung Jauhari Abdul Rosyad (34 tahun). Kaligrafi ini menampilkan seni menulis islami (khath) dari latar belakang beragam tulisan etnis; Arab, China, Jepang, Jawa Kuno, dan sebagainya.
"Kalau kita lihat arsitektur jaman Sunan Kudus, itu sudah pakai budaya lokal. Dengan demikian jelas, tidak ada larangan menggunakan budaya atau kekhasan etnis lokal tertentu." Demikian dikatakan Ketua Dewan Syura DPP PKB itu saat menjadi narasumber pada acara Kongkow Bersama Gus Dur di Radion 68 H Jl Utan Katu Jakarta Timur, Sabtu (19/05/2007). Selain Gus Dur, hadir juga penulis kaligrafi multikultural Jauhari Abdul Rosyad. http://www.gusdur.net/indonesia/index.php?option=com_content&task=view&id=2680&Itemid=1
