Siaran Pers:
  #1 Raditya Helabumi, Pameran Foto Tunggal
   
   
  Dinamika alam dan peristiwa kehidupan manusia seringkali luput dari 
pengamatan kita. Seakan sudah menjadi sesuatu yang lumrah terjadi dan tidak ada 
kesan yang berarti. Tidak demikian bagi seorang Raditya Helabumi, fotografer 
yang mampu menuangkan obyek dan peristiwa ke dalam karya-karya foto yang 
memikat. Pameran foto tunggal pertamanya ini bertema #1 (number one) akan 
berlangsung di Galeri Seni House of Sampoerna mulai tanggal 17 hingga 29 Mei, 
dari pukul 09:00 - 22:00. 
   
  “....Tapi apa yang terjadi... Manusia yang tak bisa mencipta, tak mampu untuk 
menjaganya... dengan angkuh justru melukainya.”  Begitu sekelumit coretan 
Raditya menyertai sebagian karya fotonya yang mengangkat tentang bencana lumpur 
di Sidoarjo. Sedangkan “Survival”, “Temani aku pulang”, “Bebas Lepas” adalah 
sebagian judul-judul lain dari 28 karya foto yang akan ditampilkan. Dengan 
pameran ini Raditya berharap agar bisa berbagi indahnya karya agung anugerah 
Tuhan serta menggugah kita untuk dapat menjaga dan melestarikannya. 
   
  Berawal dari ketertarikannya terhadap kamera SLR (Single Lense Reflect)semasa 
kuliah di UK Atmajaya, Yogyakarta, fakultas Komunikasi tahun 1996, Raditya 
akhirnya memutuskan untuk lebih mendalami dunia fotografi dengan bergabung di 
Modern School of Design, Yogyakarta. ”Ternyata chemistery nya lebih nyambung 
dengan teman-teman fotografi dari pada teman-teman di Komunikasi” begitu 
pendapatnya. Dari memotret otodidak, Raditya terus belajar dari setiap karya 
dan pengalamannya. Obsesinya ingin menjadi seorang fotografer yang menghasilkan 
karya-karya berkelas. Baginya tidak ada karya foto yang sempurna, yang 
terpenting adalah tercapainya citra dan makna sesuai pesan yang ingin 
disampaikan.  
   
  Kemauan keras membawanya menjadi juara pada berbagai lomba foto, antara lain 
juara 1 kategori foto berita sosial, ”Anugrah Adhiwarta Sampoerna” (December 
2006). Juara 1 lomba foto ”Thanks to Police” (February 2006), 3 putaran 64 & 
Juara 1 babak final lomba foto berita ”Copa Dji Sam Soe” (October 2006). 
”Membuat foto tidaklah sulit, tetapi menghasilkan sebuah karya fotografi 
membutuhkan kejelian dan kemampuan tersendiri. Keindahan alam ataupun 
peristiwa-peristiwa yang ada di sekitar kita menjadi terlihat lebih bermakna 
setelah tertangkap oleh mata fotografer melalui sebuah kamera. Hal tersebut 
terlihat dari karya-karya Raditya yang membawa tema ”Alam dan Peristiwa.” jelas 
Ina Silas, General Manager House of Sampoerna. 
   
  Kegiatan pameran-pameran yang mengangkat segala aspek seni, budaya dan 
pariwisata ini akan secara kontinyu diadakan oleh House of Sampoerna yang saat 
ini sudah menjadi icon pariwisata Surabaya dan setiap bulannya dikunjungi 
sekitar 9000 orang yang terdiri dari berbagai kalangan. Selain Museum dan 
Galeri Seni yang dapat dikunjungi secara cuma-cuma, tersedia pula sebuah Kafe 
dengan sentuhan art deco, kilau kreativitas bebas serta taburan sejarah, siap 
menawarkan suatu pengalaman bersantap yang unik dan Kios yang menyajikan 
berbagai macam kenang-kenangan untuk segala usia.
   
  Kontak:
  Rani Anggraini
  Marketing Manager, House of Sampoerna
  Taman Sampoerna 6, Surabaya 60163
  Tel. 081 833 4409
  
 
---------------------------------
The fish are biting.
 Get more visitors on your site using Yahoo! Search Marketing.

Kirim email ke