betul saya setuju sekali dengan cara yang arif dan bijak dalam menyikapi
sebuah maslah...

silakan hina, cerca, caci maki dan jangan tersinggung bila dikritisi...pakai
akal sehat dan hati nurani dalam menindaklanjuti sebuah maslah.

PKS, sebagai partai dengan akar tidak kuat di lapangan sebaiknya lebih
bersikap hati-hati dalam bertindak.
Label partai dakwah sebaiknya dipertimbangkan lagi, sepertinya sudah saatnya
mengganti predikat dengan beralih (baca: mengaku) sebagai partai politik.

toh, setiap langkah yang dilakukan sekarang betul-betul nyata hanya
mengarah ke politik saja, tidak ada bau dakwah sedikitpun, walaupun basis
terbesar partai ini adalah aktivis masjid sekolah, masjid kampus.

silakan pelajaran berharga ini menjadi sebuah peringatan dini untuk
bermuhasabah, sehingga tidak terjadi yang lebih parah (baca: ditinggal kader
dan simpatisan) kedepan.

kejadian ini di depok, saya sendiri sering ke daerah depok...mungkin diantara 
masyarakat depok, tetua di depok, yang dulu berharap besar dengan mencoblos 
walikota depok yang sekarang agar terjadi perubahan signifikan
dikarenakan berlatar belakang (baca: mereka pikir) islami, ternyata depok
semakin semrawut lalu lintasnya, depok semakin banyak kriminalitas, 
jalanan/infrastruktur depok semakin rusak, dll

silakan tanggapi dengan hati bersih dan akal sehat.




On 5/22/07, arif fuadi <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
>
>  Salam Pak Made
>
> Kalau menurut saya apapun motif dan tujuannya aksi pelemparan bom molotov
> merupakan tindakan pengecut dan melanggar hukum. Kalau toh seandainya PKS
> dinilai salah, mestinya bukan cara tidak terpuji mirip preman dalam
> mengingatkan. Bukankah ada ruang diskusi dan dialog atau cara lain yang
> lebih baik. Lagipula menyimpulkan sebuah lembaga atau partai politik salah
> juga harus jelas ukurannya. Kalau alasan itu yang diapaki apa bedanya dengan
> ulah sekelompok orang yang melakukan pengeboman di Bali atau
> pembakaran tempat ibadah lainnya. Kalau begitu berarti mereka yang
> menggunakan tempat ibadah yang dibakar itu harus instropeksi diri karena
> melakukan kesalahan. Apa begitu Pak Madeee
>
> Peace Indonesia
> arifcahbagus
>
> *imcw <[EMAIL PROTECTED]>* wrote:
>
> salam Wido Q Supraha,
>
> menurut hukum fisika, ada yang namanya hukum aksi reaksi...kalo tidak
> ada aksi nggak mungkin ada reaksi...jadi, jangan buru buru menyalahkan
> si pelempar bom dan pengirim sms provolatif...mulailah mengaca dan
> melihat ke dalam diri sendiri, mengapa orang sampai berbuat seperti
> itu kepada kita...apanya yang salah dengan perilaku kita, selanjutnya
> anda akan berterima kasih kepada orang yang melempar bom dan pengirim
> sms itu karena mereka telah mengingatkan tentang kesalahan kita...
> --
> i made cock wirawan
> http://dekock.wordpress.com
>
> Wido Q Supraha quotes,
>
> WQS> Jakarta - Kantor DPD PKS Depok dilempar bom molotov. Meski tidak
> pernah
> WQS> mendapat ancaman, namun PKS Depok mengaku pernah mendapat SMS
> provokatif.
> WQS> Apa isinya?
>
> WQS> "Ada SMS yang isinya kira-kira begini, PKS itu manusia-manusia yang
> haus
> WQS> seks, kedudukan, harta, dan gila perempuan. Mereka manusia biasa
> bukan
> WQS> nabi," ujar Ketua DPD PKS Depok DR. Prihandoko menyebut isi SMS
> tersebut.

Kirim email ke