Bung Amartien, Sip sip, titik koma ludas dibaca. Impresif. Tapi tidak menjawab pertanyaan di kepala sebagian dari kita; lalu dari mana asalnya kulit membusuk itu, dong? Apa ikan asin yang ditempel kayak tukang minta-minta gaya kusta yang dilalerin di perempatan jalan? Tabel kimia itu tak hanya merkuri arsenik doang. Lagian saya masih prejudis kok, kekuatan kapital itu sangat besar untuk intervensi di tengah proses WHO ini. Perusahaan Amrikiyah pula. Btw, UN = United Nothing.
Indra Razak (cuma nonton Al Jazeerah waktu Sept 11) --- In [email protected], amartien <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > > Sdr. Indra Razak, > (yang asli orang Indonesia, bukan penggiat NGO) - sama dong dengan saya > > > Berikut adalah url laporan dari Minamata Institute:: silahkan baca dengan kepala dingin hingga titik komanya. > > http://www.buyatbayfacts.com/pdfs_docs/who_report.pdf >
