Jalan - jalan ke Orchad. Biasa banget denger omongan lu gue. Tabrakan juga ama orang - orang Indonesia. Turis Indonesia biasanya sedikit saltum alias salah kostum atau salting alias salah tingkah. Keliatan banget kalau atas biaya dinas. Kayaknya sih liburan ,tapi kalau ngomong di HP seperti sedang memberi instruksi bawahan - bawahannya.

BTW, Singapore adalah 3 dari KBRI paling sibuk yang mengurus kunjungan dinas studi banding, selain KBRI Thailand dan KBRI Malaysia. Yuk, wisata studi banding.


HB.


On May 25, 2007, at 6:40 PM, yuri aladdin wrote:


Singapura ternyata kebanjiran turis Indonesia. Data Singapore Tourism Board menyatakan bahwa 20 persen dari total kunjungan wisatawan asing ke negeri itu selama 2006 berasal dari Indonesia. Lebih hebat lagi, diperkirakan rata-rata wisatawan Indonesia bisa menghabiskan uangnya sebesar 800 dolar Singapura per orang per hari selama di negeri itu. Jadi, siapa bilang orang Indonesia miskin ???

Salam,
Y.A

WISATAWAN RI KE SINGAPURA TAHUN 2006 CAPAI 1,92 JUTA ORANG

Jakarta, 24/5 (ANTARA)- Jumlah kedatangan turis asing ke Singapura selama tahun 2006 mencapai 9,7 juta wisatawan, termasuk turis dari Indonesia yang mencapai 1,92 juta wisatawan atau sekitar 20 persen dari total wisatawan asing yang berkunjung ke negara kota itu, demikian menurut data Singapore Tourism Board (STB). Regional Director ASEAN International Operation Singapore Tourism Board (STB), Chooi Yee Choong pada jumpa pers mengenai peluncuran program "The Great Singapore Sale" (GSS) 2007 di Jakarta, Kamis, mengatakan bahwa selama tahun 2006 total pengeluaran turis asing selama berwisata di Singapura mencapai 12,4 miliar dolar Singapura (SGD). Nilai tukar saat ini untuk satu dolar AS setara dengan 1,53 SGD. "Jadi untuk pengeluaran turis asal Indonesia selama tahun 2006 di Singapura diperkirakan sekitar 20 persen dari 12,4 miliar SGD. Karena itu, Indonesia adalah pasar potensial buat turisme Singapura," kata Chooi. Program wisata-belanja murah di Singapura atau populer dengan sebutan "The Great Singapore Sale" (GSS) 2007 digelar dari tanggal 25 Mei hingga 22 Juli 2007 dengan menargetkan kenaikan kedatangan wisatawan Indonesia penggemar belanja (shopaholic) sekitar 3-4 persen dibanding tahun lalu yang berjumlah 360 ribu orang. "Tahun lalu, program wisata-belanja GSS selama dua bulan , Juni dan Juli, berhasil menjaring 360 ribu wisatawan Indonesia. Kami targetkan tahun ini ada kenaikan antara tiga hingga empat persen," kata Chooi Yee Choong. GSS 2007 merupakan program tahunan di bidang pariwisata Singapura .Dikatakan bahwa Indonesia merupakan pasar potensial bagi program GSS sejak program itu pertama kali digelar tahun 1994 , karena rata-rata wisatawan Indonesia dapat menghabiskan uangnya hingga sekitar 800 dolar Singapura (SGD) per orang per hari selama berlibur di Singapura. Program GSS yang berlangsung selama delapan pekan itu menjanjikan akan memberikan diskon besar-besaran hingga 70 persen untuk semua jenis barang. "Bahkan untuk turis Indonesia, kami memberikan perlakuan istimewa, yakni dengan menunjukan paspor Indonesia , Anda dapat membeli barang-barang tertentu di toko-toko tertentu dengan harga yang lebih murah lagi," kata Hoe Teck Wei, Area Director Eastern Indonesia STB, pada kesempatan sama. Sementara itu, Manager Tourism Business Eastern Indonesia STB Hassan Kassim pada kesempatan sama mengatakan bahwa ribuan toko di seluruh wilayah Singapura telah menjadi partisipan regular untuk acara tahunan GSS tersebut. Dikatakan bahwa beberapa acara akan mengisi rangkaian program GSS, yakni Singapore Arts Festival yang digelar dari tanggal 25 Mei-24 Juni, Singapore Food Festival dari tanggal 29 Juni-31 Juli, serta Great Singapore Shopping Challenge pada 26 Mei 2007.
(T.Y006/B/F004/F004) 24-05-2007 18:05:02
NNNN

Back

Database Acuan Dan Perpustakaan LKBN ANTARA




Kirim email ke