Saya pernah baca di surat kabar internasional..
Hanya saja saya lupa medianya dan waktunya....

Soal media dan waktunya tidak terlalu penting, karena
yang terpenting adalah ceritanya....

Seorang pilot tidak berani menerbangkan pesawat, dan
terpaksa minta kepada menara control untuk tidak izin
menunda penerbangan.

Pasalnya,HP yang selama ini menemaninya hilang entah
dimana. Hanya saja yang dia ingat, HP itu dalam
keadaan 'on' karena baru 1 jam yang lalu dia menerima
telepon dari rekannya.

Sang pilot khawatir HP yang dalam keadaan 'on' itu
terselip entah dimana (tapi masih di dalam pesawat).
Daripada dia terbang dengan membawa HP yang sedang
'on', yang bisa membahayan penerbangan dan tentunya
penumpang, sang pilot memilih untuk menunda
penerbangan. 

Dan ternyata, HP itu benar-benar ada di pesawat,
tepatnya terselip di tas miliknya yang juga berada di
dalam pesawat. Disatu sisi sang pilot lalai yang
mengakibatkan tertundanya penerbangan, tapi demi
keselamatan penumpang dan pesawat,Pilot memilih untuk
delay ...

Regard
jual_gosip


--- Yumelda Chaniago <[EMAIL PROTECTED]>
wrote:

> Kalo kita ketemu sama org norak yg lebih galak dari
> kita gimana?
> 
> Soalnya pernah tuh aku negur seorang perempuan yg
> lagi telp ngabarin kalo bentar lagi pswt mo mendarat
> padahal kita masih ribuan kaki di udara. Eh yang ada
> aku dipelototin sama suaminya yang badannya gede dan
> bertampang garang.
> 
> 
> ----- Original Message -----
> From: [email protected]
> <[email protected]>
> To: [email protected]
> <[email protected]>
> Sent: Fri May 25 18:33:11 2007
> Subject: Re: [mediacare] HP dan Penerbangan Pesawat
> 
> Teman saya punya cara efektif dalam menangani
> penumpang yang kampungan kaya gitu.
> Begini:
> bila masih di atas pesawat, segeralah bangkit  dari
> tempat duduk anda, hampiri dan maki - maki dia.
> Kalau perlu pakai ngancam akan pukul mukanya segala.
> Jangan lupa,  TERIAK pakai suara yang jelas untuk
> menarik perhatian para penumpang lain dan pramugari.
>  Jangan lupa pakai bahasa tubuh yang meyakinkan,
> misalnya KEPALKAN TANGAN.
> 
> Dampaknya:
> 1. Penumpang lain akan tahu bahwa apa yang anda
> lakukan itu demi keselamatan bersama.
> 2. Si pemilik handphone tahu bahwa bukan hanya dia
> saja yang jagoan di atas pesawat.
> 3. Si pramugari akan sangat terbantu menghadapi
> penumpang sok punya HP bagus.
> 
> Sepintas nampak katro juga ngadepinnya , tapi
> menghadapi orang - orang kayak gitu memang mesti
> kasar.
> 
> Saya sendiri belum pernah sampai sekeras itu. Tapi
> kalau ngelabrak orang yang nyerobot antrian di
> konter check - in, itu mah sering banget. Lumayan
> lah, selama ini selalu didukung sama calon penumpang
> lain yang merasa dirugikan.
> 
> Ayo kita coba menciptakan babak baru kisah baru
> dalam dunia penerbangan sipil di Indonesia. Kisah
> tentang semakain maraknya pertengkaran di udara
> karena beberapa orang katro pingin tunjukkan ke
> pubik bahwa dia punya HP bagus da orang terpenting
> sedunia. Saya yakin, dengan banyaknya kejadian
> pertengkaran / perkelahian di udara akan memaksa
> pihak perusahaan penerbangan atau pemerintah
> bertindak keras menegakkan aturan.
> 
> Mau coba cara Katro?
> 
> Hardi
> 
> 
> 
> On May 25, 2007, at 4:16 PM, Kaniasari wrote:
> 
> 
> 
>         mudah2an....
> 
>         -------Original Message-------
> 
>         From: yunita
>         Date: 5/25/2007 8:19:32 AM
>         To: Undisclosed-
>
<mailto:%22Undisclosed-Recipient%3A%2C%22%40smtp2.solusi.net.id>
> Recipient:,@smtp2.solusi.net.id
>         Subject: Fw: HP dan Penerbangan Pesawat
> 
>         Yunita Kartini
>         M A T R I X
>         Grha Praba Samanta
>         Jl. Daan Mogot Km.12 No. 9
>         Cengkareng Timur, Jak-Bar 11730
>         Telp : 62 21 544 8720
>         Fax : 62 21 544 8717
> 
>         -----Original Message-----
>         Rakyat High-Class, Tapi KATROG
>         HP dan Penerbangan Pesawat
>         Saya sedih mendengar terbakarnya pesawat
> Garuda, GA 200 pada tanggal 7 Maret
>         2007, pukul 07.00 pagi, jurusan
> Jakarta-Yogyakarta di Bandara Adisucipto.
>         Kejadian itu sungguh menyayat hati dan
> perasaan.
>         Kemudian saya teringat beberapa bulan yang
> lalu terbang ke Batam dengan
>         menggunakan pesawat Garuda juga. Di dalam
> pesawat duduk disamping saya
>         seorang warga Jerman. Pada saat itu dia
> merasa sangat gusar dan terlihat
>         marah, karena tiba-tiba mendengar suara
> handphone tanda sms masuk dari salah
>         satu penumpang, dimana pada saat itu pesawat
> dalam posisi mau mendarat.
>         Orang ini terlihat ingin menegur tetapi
> tidak berdaya karena bukan merupakan
>         tugasnya.
>         Langsung saya tanya kenapa tiba-tiba dia
> bersikap seperti itu, kemudian dia
>         bercerita bahwa dia adalah manager salah
> satu perusahaan industri, dimana
>         dia adalah supervisor khusus mesin turbin.
> Saat dia melaksanakan tugasnya
>         tiba-tiba mesin turbin mati, setelah
> diselidiki ternyata ada salah satu
>         petugas sedang menggunaka HP didalam ruangan
> mesin turbin.
>         Orang Jerman ini menjelaskan bahwa apabila
> frekwensi HP dengan mesin turbin
>         ini kebetulan sama dan sinergi ini akan
> berakibat mengganggu jalannya turbin
>         tersebut, lebih fatal lagi berakibat turbin
> bisa langsung mati.
>         Cerita ini langsung saya kaitkan dengan
> peristiwa diatas, kalau saya tidak
>         salah mendengar mesin pesawat tiba-tiba mati
> pada saat mau mendarat.
>         Mudah-mudahan peristiwa ini bukan akibat HP
> penumpang. Semoga tulisan ini
>         bermanfaat untuk masyarakat yang sering
> bepergian dengan pesawat.(KOMPAS)
>         Rakyat kita ini memang High class..
> Handphone nya Mahal, Transportasi pake
>         pesawat. Tapi bodohnya gk ketulungan. Ada
> yang gk tau kenapa larangan itu
>         dibuat, ada yang tau tapi tetap gk peduli.
> Orang indonesia harus selalu
>         belajar dengan cara yang keras.
>         Buat yang belum tahu, kenapa Gk boleh
> menyalakan Handphone di pesawat,
>         berikut penjelasannya:
>         Sekedar untuk informasi saja, mungkin
> rekan-rekan semua sudah mendengar
>         berita mengenai kecelakaan pesawat yang baru
> "take-off" dari Lanud Polonia
>         -Medan. Sampai saat ini penyebab kejadian
> tersebut belum diketahui dengan
>         pasti.
>         Mungkin sekedar sharing saja buat kita semua
> yang memiliki dan menggunakan
>         ponsel/telpon genggam atau apapun
> istilahnya. Ternyata menurut sumber
>         informasi yang didapat dari ASRS (Aviation
> Safety Reporting System) bahwa
>         ponsel mempunyai kontributor yang besar
> terhadap keselamatan penerbangan
>         Sudah banyak kasus kecelakaan pesawat
> terbang yang terjadi akibatkan oleh
>         ponsel. Mungkin informasi dibawah ini dapat
> bermanfaat untuk kita semua,
>         terlebih yang sering menggunakan pesawat
> terbang.
>         Contoh kasusnya antara lain:
>         Pesawat Crossair dengan nomor penerbangan
> LX498 baru saja "take-off" dari
>         bandara Zurich , Swiss. Sebentar kemudian
> pesawat menukik jatuh. Sepuluh
>         penumpangnya tewas. Penyelidik menemukan
> bukti adanya gangguan sinyal ponsel
>         terhadap sistem kemudi pesawat.
>         Sebuah pesawat Slovenia Air dalam
> penerbangan menuju Sarajevo melakukan
>         pendaratan darurat karena sistem alarm di
> kokpit penerbang terus
>         meraung-raung. Ternyata, sebuah ponsel di
> dalam kopor dibagasi lupa
>         dimatikan, dan menyebabkan gangguan terhadap
> sistem navigasi.
>         Boeing 747 Qantas tiba-tiba miring ke satu
> sisi dan mendaki lagi setinggi
>         700 kaki justru ketika sedang "final
> approach" untuk "landing" di bandara
>         Heathrow, London. Penyebabnya adalah karena
> tiga penumpang belum mematikan
>         komputer, CD player, dan electronic game
> masing-masing (The Australian,
>         23-9-1998).
>         Seperti kita tahu di Indonesia ? Begitu
> roda-roda pesawat menjejak landasan,
>         langsung saja terdengar bunyi beberapa
> ponsel yang baru saja diaktifkan.
>         Para "pelanggar hukum" itu seolah-olah tak
> mengerti, bahwa perbuatan mereka
>         dapat mencelakai penumpang lain, disamping
> merupakan gangguan (nuisance)
>         terhadap kenyamanan orang lain.
>         Dapat dimaklumi, mereka pada umumnya memang
> belum memahami tatakrama
>         menggunakan ponsel, disamping juga belum
> mengerti bahaya yang dapat
> 
=== message truncated ===



       
____________________________________________________________________________________Got
 a little couch potato? 
Check out fun summer activities for kids.
http://search.yahoo.com/search?fr=oni_on_mail&p=summer+activities+for+kids&cs=bz
 

Kirim email ke