TANGGAPAN DARI MILIS ZAMANKU
Dear All, Tuhan tidak membedakan siapakah saudara, agama apa, suku Bangsa dan Bahasa serta warna kulit apa !!! "Kasih Tuhan adalah Segalanya" "Love Is Everything !" Mukjizat kesembuhan itu adalah kasih karunia Tuhan, itu diberikan kepada orang2 yang diperkenankan Tuhan sembuh. Jadi kalau ada yang belum saatnya sembuh, coba dan coba lagi.................. Semua itu adalah hak-Nya Tuhan, kita tidak boleh iri hati melihat ada yang sembuh ada yang tidak, bukan kita yang mengatur semau kita termasuk anda, Gus Dur juga saya, tapi kasih dan hak-Nya Tuhan :))) Jadi dapat kita ambil contoh seperti dokter menyembuhkan pasiennya, tidak semua pasien yg datang berobat pasti sembuh semuanya walaupun dokter mau pasiennya sembuh.................. Semoga dengan penjelasan ini, kita semua mampu dan menjadi mengerti....!!! ~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~ tawangalun <[EMAIL PROTECTED]> wrote: Seharusnya Gus Dur perlu dibawa kesana ben bisa memberikan kesaksian bahwa TIDAK SEMBUH.Sebab dulu pernah juga didongani oleh pendeta ndol dari Amerika tapi gagal tetep saja belum bisa melek. Shalom, Tawangalun. - In [EMAIL PROTECTED], "gkrantau" <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > > > Tulisan berikut ini jelas ditulis oleh orang yg tidak punya nyali > bersaing! Banyak orang Islam yg kebakaran jenggot begitu umat lain, > khususnya melakukan dakwah. > > Setidaknya orang spt dia mengakui bhw banyak terjadi mujizat kesembuhan > yg dilakukan oleh orang Kristiani. Aku yakin bhw orang2 yg sakit, yg > buta, yg lumpuh dan yg sakit keras yg disembuhkan tidak peduli siapa yg > menyembuhkan mereka. > > Perlu disadari bhw mereka yg disembuhkan tidak hrs masuk Kristiani, > tidak harus mengucapkan 'syahadah' Kristiani (krn memang tidak ada), > bahklan tidak ditanya namanya atau alamatnya. Mereka bebas untuk terus > tidak beragama, ato beragama apa saja. Tjuan kebaktian kesembuhan ialah > (i) menyembuhkan orang2 yg perlu disembuhkan apapun agamanya. > Menunjukkan secara kongkrit kasih kpd sesama manusia. (ii) untuk > menunjukkan kekuatan luar biasa dari Tuhan. > > Seharusnya umat Islam khususnya para ustadz, kiyai dan imam mengadakan > kebaktian penyembuhan dan menyembuhkan orang2 yg sakit keras yg tidak > mampu berobat dan sama sekali tidak diperhatikan pemerintah R.I. Dan > jangan malah kebakaran jenggot ketika ada orang2 yg menyembuhkan mereka > yg sakit. > > Gabriela Rantau > > > --- In [EMAIL PROTECTED], kids <cibu2rkid@> wrote: > > > > JOGJA FESTIVAL 2007 > > > > Kaum* missionaris* tidak jera-jeranya *merongrong* aqidah ummat Islam. > Hal > > ini dibuktikan dengan digelarnya sebuah festival penyembuhan di > berbagai > > kota, dan yang akan datang adalah Jogja Festival 2007, yang akan > digelar di > > Stadion Mandala Krida pada tanggal 30 Mei - 2 Juni 2007. > > > > Event ini akan menghadirkan artis kafir ibukota, *Adon "Base Jam"* dan > > seorang evangelist terkenal dari Kanada, Dr. Peter Youngren, yang tak > lain > > adalah tukang sihir kelas wahid. Dr.Peter sudah cukup dikenal di > kalangan > > Nasrani sebagai seorang penginjil yang diberkati, sekaligus sudah > berhasil > > memurtadkan (bahasa mereka : membuat orang-orang non Nasrani *ikhlas* > kepada > > mukjizat Tuhan Yesus). Beberapa event sudah digelar oleh Dr. Peter, > antara > > lain Festival Timika Indah (pada tahun 2006), Bali Gospel Festival (19 > Juni > > 2006) dan masih banyak lagi acara serupa di berbagai kota . Di Bandung > belum > > lama ini, acara kristenisasi massal berkedok *penyembuhan* ini > berhasil > > digagalkan dan panitia penyelenggara memindahkan acara ke gereja. > > > > *Beberapa indikasi adanya unsur-unsur kristenisasi pada acara ini > antara > > lain : * > > > > 1. Tidak adanya tulisan "untuk kristen", "untuk nasrani", atau "untuk > > kalangan sendiri" pada publikasi acara. Panitia justru mengundang > semua > > orang , tidak memandang suku agama dan golongan. Undangan ini jelas > sangat > > berbahaya dan mengancam aqidah ummat Islam, karena mereka mengundang > ummat > > berbeda agama pada acara ibadah (pemberkatan) mereka. > > > > 2. Menghadirkan *evangelist* terkenal dari luar negri, Dr.Peter > Youngren, > > yang telah dikenal sebagai seorang penginjil handal yang menyebarkan > agama > > nasrani dengan metode penyembuhan (memasukkan jin kafir ke tubuh > pasien), > > sehingga pasien yang tadinya buta bisa melihat, tuli bisa mendengar > dan > > lumpuh bisa berjalan. > > > > 3. Acara dilaksanakan *menabrak waktu sholat*. Jelas, ini adalah upaya > untuk > > membuat ummat jauh dari masjid dan melalaikan sholat. Acara tanggal 30 > Mei > > 2007 di Mandala Krida dimulai pukul 17.00 WIB. > > > > 4. Adanya protes dari berbagai ormas Islam di Bandung, menunjukkan > acara ini > > bermasalah dan bukan lagi merupakan acara kerukunan, apalagi > perdamaian > > ummat. *Toleransi bukan berarti mengundang ummat beragama lain untuk > hadir > > di sebuah acara pemberkatan. * > > > > Usaha-usaha *kristenisasi massal *ini harus kita waspadai dan sebisa > mungkin > > kita gagalkan. Sekedar informasi, publikasi acara ini ditempel secara > masif, > > antara lain di baliho-baliho kota Jogja (jembatan kewek, perempatan > ringroad > > jalan magelang, pingit, wirobrajan) dan tertempel di berbagai sudut > kota > > Yogyakarta . > > > > Bagi kita yang sudah membaca artikel ini, beritahukan kepada saudara, > teman > > dan tetangga kita untuk tidak menghadiri acara ini. Insya Allah, ormas > Islam > > yang ada akan sebisa mungkin *menggagalkan* acara ini, baik dengan > cara lobi > > politis (melalui kekuatan parlemen), audiensi dengan pejabat kota > Yogya > > (walikota, anggota dewan) dan dengan cara non formal lainnya. > > > > AWAS, KRISTENISASI MASSAL ! GEMPA AQIDAH SIAP MELANDA JOGJA ! > > > > Baca artikel terkait pada link website di bawah ini : > > > > http://www.denpost. net/2006/ 06/20/hiburan1. > > htm<http://www.denpost.net/2006/06/20/hiburan1.htm> > > > > http://bethanygraha .org/pubs/ newsmain. > > > asp?id=108&curpage=5<http://bethanygraha.org/pubs/newsmain.asp? id=108&cu\ > rpage=5> > > * > > *http://www.cenderaw asihpos.com/ Timika/Timika. > > 3.html<http://www.cenderawasihpos.com/Timika/Timika.3.html>
