29/05/2007 15:46 WIB 

PKS Tak Khawatir Citranya Jatuh karena Fahri Terima Dana DKP

Anwar Khumaini - detikcom

 

Jakarta - Aliran dana DKP mengucur ke sejumlah partai politik, termasuk
salah satunya PKS. Salah seorang kader partai berlambang bulan sabit kembar
itu, Fahri Hamzah menerima aliran 'dana panas' tersebut.

 

PKS yakin, kasus yang melibatkan salah seorang kadernya itu tidak akan
mempengaruhi citranya di masyarakat. Hal itu dikatakan Ketua FPKS Mahfudz
Siddiq, dalam jumpa pers di Gedung DPR, Jalan Gatot Soebroto, Jakarta,
Selasa (29/5/2007).

 

"Saya kira lebih berat citra capres yang mendapat dana DKP daripada PKS,"
kata Mahfudz.

 

Mahfudz mengatakan, pihaknya telah melakukan klarifikasi terhadap kasus yang
melibatkan Fahri. Bahkan menurut Mahfudz, dana DKP diterima Fahri dalam
kapasitasnya sebagai pribadi dan pengurus LSM.

 

"Waktu itu dia dapat bantuan sebelum jadi anggota DPR dan itu terkait dengan
LSM yang dia bentuk. Jadi saya kira itu urusan bisnis," ujar Mahfudz.

 

Mahfudz juga mengatakan, kasus yang menerpa Fahri sebaiknya diserahkan
kepada proses hukum. Menurutnya, jika proses hukum mengharuskan dana
tersebut dikembalikan, maka dana itu akan dikembalikan.

 

"Ya silakan saja dikembalikan," tuturnya.

 

Mahfudz juga mengomentari perdamaian Presiden SBY dan capres 2004 Amien Rais
tidak serta merta dapat menyelesaikan kasus dugaan aliran dana nonbujeter
DKP yang mengucur ke sejumlah pasangan capres 2004.

 

"Ini adalah masalah hukum, jadi harus diselesaikan secara hukum juga agar
masyarakat menjadi jelas permasalahannya," imbuh Mahfudz.

 

Bahkan, kata Mahfudz, kasus DKP yang melibatkan capres 2004 telah
menunjukkan sikap pemerintah yang dapat menimbulkan blunder korupsi.

 

"Kasus ini seksi di media, tapi tidak jelas proses hukumnya," pungkas
Mahfudz. (rmd/sss)

 

Source :
http://www.detiknews.com/index.php/detik.read/tahun/2007/bulan/05/tgl/29/tim
e/154641/idnews/786668/idkanal/10

 


Kirim email ke