Pertunjukan satwa liar atau sirkus satwa (termasuk topeng monyet)
dianggap sebagai bentuk kekejaman (cruelty) di berbagai negara yang
telah beradab.
Kenapa?
Untuk dapat menuruti instruksi pelatihnya, binatang harus dipukul,
disundut rokok atau tidak diberi makan. Kalau teman - teman jeli, di
setiap pertunjukan lumba - lumba atau kuda nil di Ancol, binatangya
selalu diberi makan di sela - sela pertunjukan. Misalnya setelah
sukses melompat lingkaran api. ya itulah saat makan. Selebihnya
mereka akan kelaparan.
Sungguh, dibalik gemerlapan, tepuk tangan dan kegembiraan sirkus
satwa, tersimpan penderitaan dan kekejaman yang luar biasa.
YOUR CRIME IS PAYING MONEY TO KEEP THEM IN PRISON.
Stop berkunjung ke Kebun Binatang, Taman Safari atau Ancol.
HARDI BAKTIANTORO
On May 30, 2007, at 12:08 PM, ramdanmalik wrote:
Sinopsis `Jendela' Episode "Topeng Monyet"
(TPI, Sabtu, 2 Juni 2007, 12.00 WIB)
Hardi Baktiantoro
[EMAIL PROTECTED]